FOMC alias komite operasi pasar terbuka dari Bank Sentral Amerika, dikabarkan bakal melaksanakan publikasi hasil rapatnya pada pukul 02.00 WIB pada 22 November 2023.
Dalam rapat ini bakal dipublikasi pandangan kebanyakan personil FOMC mengenai kemungkinan penetapan suku kembang referensi pada bulan depan nan berpotensi mengubah pergerakan kebanyakan aset keuangan, termasuk Bitcoin.

Waspada FOMC Besok
Pasar finansial bersiap menghadapi pergerakan volatilitas nan kemungkinan bakal datang pada besok hari. Hal ini disebabkan adanya pengumuman hasil rapat FOMC nan kemungkinan besar bakal menentukan pandangan kebanyakan penanammodal dan trader terhadap perekonomian Amerika dan secara langsung terhadap Dolar Amerika.
Jadwal FOMC

Dolar Amerika hingga saat ini tetap mempunyai pengaruh nan signifikan terhadap kebanyakan aset finansial di dunia. Hal ini disebabkan Dolar Amerika tetap menjadi mata duit dengan volume terbesar untuk perdagangan kebanyakan aset keuangan, terutama aset berisiko.
Saat Dolar Amerika bergerak naik, maka aset berisiko bakal bergerak turun, dan begitu juga sebaliknya. Hal ini disebabkan Dolar Amerika dianggap sebagai aset pengaman oleh penanammodal sehingga saat kondisi Dolar Amerika kurang baik, mereka bakal pindah ke aset berisiko.
Bersama berita FOMC ini ada dua kemungkinan, ialah suku kembang referensi bakal tetap alias bakal naik. Dua kemungkinan ini diambil dari pidato terakhir dari Jerome Powell nan menyatakan bahwa saat ini suku kembang referensi sudah berada di kondisi nan tinggi dan optimal namun tetap mempunyai kemungkinan untuk bergerak naik.

Berita Bitcoin: Analis Ini Beberkan Ringkasan Analisa Perkembangan Pasar Kripto, Simak Selengkapnya!
Pernyataannya nan rancu ini membikin banyak spekulasi bahwa suku kembang referensi bakal naik alias tetap. Namun dari pidato Powell, tetap belum ada spekulasi bahwa suku kembang referensi bakal bergerak turun.
Hal ini disebabkan inflasi nan tetap relatif tinggi, jadi kemungkinan besar suku kembang referensi belum bakal bergerak turun. Jika suku kembang referensi bergerak turun, maka ada kemungkinan inflasi bakal naik, lantaran suku kembang nan turun bakal mempercepat perputaran uang.
Walau ada potensi perputaran duit bakal mendorong kembali perekonomian, saat ini kebijakan Amerika dari sisi fiskal alias pemerintah tetap memperkeruh nilai Dolar Amerika, sehingga kemungkinan suku kembang referensi turun tetap sangat kecil.
Oleh lantaran itu, narasi mengenai perubahan suku kembang referensi saat ini untuk Amerika tetap berputar di antara suku kembang referensi tetap alias naik.
Dampak untuk Bitcoin
Ketidakpastian ini bakal dibuat jelas oleh hasil rapat FOMC dimana anggota-anggota FOMC, nan berisi dari Kepala-Kepala Cabang Bagian Negara Bank Sentral Amerika, bakal memberikan pendapat-pendapatnya mengenai langkah Amerika ke depan mengenai suku bunga.
Oleh lantaran itu, hingga muncul kepastian ada kemungkinan kebanyakan aset berisiko bakal bergerak turun, termasuk aset crypto terutama Bitcoin nan terikat kuat dengan Dolar Amerika.
Volume Long vs Short Futures Bitcoin
Menjelang pengumuman ini, kebanyakan trader juga terlihat mulai membuka posisi short di pasar futures, menandakan banyak nan memprediksi bahwa saat ini ada kemungkinan Bitcoin bakal bergerak turun.
Volume transaksi nan juga mulai menurun menandakan banyaknya penanammodal dan trader nan mempunyai pandangan bahwa Bitcoin bakal bergerak turun nan kemungkinan bakal mempengaruhi kebanyakan crypto lainnya.
Grafik Harian BTCUSD
Dari sisi teknikal, ada kemungkinan saat ini pergerakan koreksi menjadi pergerakan nan bakal terjadi dengan adanya publikasi info FOMC. Kemungkinan besar jika bergerak turun, Bitcoin bakal kembali berkonsolidasi di area pemisah bawahnya nan berada pada sekitar $34.000.
Potensi pergerakan ini ditunjukkan oleh adanya pola head and shoulders nan umumnya menandakan potensi koreksi, berbareng dengan candlestick hari ini nan terbuka merah dan volume transaksi nan bergerak turun.
Oleh lantaran itu, saat ini trader dan penanammodal diharapkan untuk selalu waspada dan menjaga manajemen risiko, lantaran meski banyak tanda nan menunjukan potensi koreksi, tetap ada kemungkinan Bitcoin tidak bergerak turun jika berita FOMC berbeda dari prediksi.
Iqbal Maulana
Penulis nan senang mengawasi pergerakan dan pertumbuhan cryptocurrency. Memiliki pengalaman dalam beberapa kategori penulisan termasuk sosial, teknologi, dan finansial. Senang mempelajari perihal baru dan berjumpa dengan orang baru.
2 tahun yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·