Sistem oli pelumas menyuplai oli industri ke kompresor dan bearing penggerak serta ke roda gigi dan kopling. Oli industri diambil dari reservoir oleh pompa dan dialirkan di bawah tekanan melalui pendingin dan filter ke bearing. Setelah keluar dari bearing, oli industri mengalir kembali ke reservoir.
Reservoir dirancang untuk memungkinkan sirkulasi seluruh volume cairan antara 8 hingga 12 kali per jam. Reservoir oli industri sering kali mempunyai sensor termal untuk memantau tingkat suhu selama start-up dan pengoperasian konstan.
Reservoir juga sering kali mempunyai pengatur suhu oli industri nan menyediakan pemanasan awal selama kondisi start-up dingin dan pendinginan untuk mencegah panas berlebih selama siklus pengoperasian puncak. Reservoir mungkin bertekanan alias berventilasi.
Pada saat beroperasi, oli industri kompresor biasanya disirkulasikan oleh pompa oli utama. Pompa auxiliary berfungsi sebagai pompa siaga. Kedua pompa ini umumnya mempunyai jenis penggerak alias sumber tenaga nan berbeda.
Panas nan dihasilkan oleh gesekan pada bearing dipindahkan ke media pendingin di dalam oil cooler.
Pendingin oli berpendingin udara dapat digunakan sebagai pengganti pendingin oli berpendingin air. nan pertama telah lama digunakan di wilayah nan kekurangan air. Katup pengatur tekanan dikontrol oleh tekanan di bagian hilir filter dan mempertahankan tekanan oli industri konstan dengan mengatur jumlah oli industri nan dilewati.
Sakelar tekanan mengaktifkan pompa oli auxiliary. Jika tekanan oli industri turun di bawah pemisah nan telah ditetapkan, sakelar tekanan kedua bakal mematikan rangkaian kompresor. Filter membersihkan oli pelumas sebelum mencapai titik pelumasan dan pengukur tekanan diferensial memantau tingkat pengotoran (pembatasan aliran) pada filter.
Aliran oli industri ke masing-masing bearing diatur secara perseorangan oleh orifice, khususnya krusial untuk titik pelumasan nan memerlukan tekanan berbeda. Oli industri sebagai penggerak dan komponen mekanis lainnya diambil dari jalur cabang. Misalnya, ketika parameter posisi poros hidrolik digunakan, parameter tersebut disuplai dengan oli industri dari sistem pelumasan.
Baca juga : Perubahan Viskositas dan Risiko pada Kompresor
Suhu dan tekanan diukur di semua letak krusial dalam sistem, termasuk suhu dari wadah oli industri, saluran kembali dari bearing, gear, dan komponen mekanis lainnya. Suhu dan tekanan sering kali dicatat pada sisi hisap dan pelepasan setiap tahap kompresi untuk memberikan gambaran kepada operator tentang kesehatan sistem. Pembacaan dapat dilakukan secara lokal alias dikirim ke stasiun pemantauan.
2 tahun yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·