Untuk memastikan oli industri nan Anda gunakan tidak menyebabkan pemolesan kimiawi nan parah, periksa lembar info teknis pelumas untuk mengetahui hasil pengetesan ASTM D130, nan dikenal sebagai uji korosi strip tembaga. Kinerja oli industri pada pengetesan ini bakal memberi tahu Anda seberapa korosif pelumas dan bahan tambahan terhadap logam nan lebih lunak.
Tes ini mengambil sepotong tembaga nan baru dipoles dan mengarahkannya ke oli industri. Setelah dipanaskan, strip diperiksa apakah ada korosi. Hasilnya dilaporkan dalam skala mulai dari 1A (hampir tidak ada korosi) hingga 4C (korosi parah). Jika Anda mempunyai paduan logam lunak di mesin Anda (roda gigi cacing, beberapa gulungan katup hidrolik, dll.), pilih oli industri dengan ranking 1A. Jika mesin tidak mempunyai logam nan lebih lunak, Anda dapat memilih oli industri nan lebih garang dan tetap mempunyai akibat lebih mini terhadap pemolesan kimiawi nan ekstrem.
Ada kemungkinan untuk mengetahui keausan poles sebelum menjadi masalah. Mungkin salah satu langkah termudah untuk menentukan apakah pemolesan sedang dilakukan adalah dengan melakukan inspeksi visual terhadap bagian-bagian mesin. Inspeksi ini dapat dilakukan dengan borescope. Periksa permukaan untuk memandang pantulan cahaya, nan biasanya merupakan tanda keausan poles.
Jika Anda tidak dapat memeriksa permukaan mesin secara visual, pelajari laporan kajian oli insutri Anda. Periksa sisa-sisa keausan dan tentukan apakah trennya linier, mendukung pola keausan normal, alias apakah mesin mulai menghasilkan lebih banyak serpihan dibandingkan sebelumnya. Meskipun mungkin susah untuk menyimpulkan dari laporan apakah sistem keausan merupakan keausan poles, perihal ini bakal memberi Anda beberapa indikasi potensi masalah sebelum menimbulkan kebutuhan bakal penggantian mesin alias pembangunan kembali.
Untungnya, kondisi keausan ini dapat dicegah dengan memastikan oli industri Anda bersih. Menyaring oli industri bakal mengurangi jumlah partikel nan menyebabkan pemolesan dan mengurangi alias menunda terjadinya keausan poles. Untuk menghalangi pemolesan kimia, pilih paket pelumas dan aditif nan tepat. Jika Anda tidak tahu oli industri mana nan kudu dipilih, hubungi produsen peralatan, pemasok oli industri, alias konsultan untuk membantu Anda dalam proses ini.
Baca juga : Kekurangan Keausan Poles
Penggunaan oli industri nan salah dapat berakibat buruk, sedangkan oli industri nan betul dapat memberikan masa pakai bertahun-tahun tanpa gangguan. Terakhir, perlu diingat bahwa meskipun keausan poles dapat menimbulkan akibat baik dan buruk, biasanya nan terbaik adalah menghindari mode keausan apa pun, lantaran ini bakal membantu mesin Anda memperkuat lebih lama dan mengurangi waktu henti.
2 tahun yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·