Pahami Bedanya Understeer dan Oversteer

Sedang Trending 2 tahun yang lalu

Saat sedang berkendara mobil relatif kencang, ada kemungkinan kita berjumpa situasi understeer alias oversteer. Situasi ini berpotensi membahayakan jika pengemudi tidak bisa mengendalikan mobil. Sebelum membahas lebih jauh, yuk Simak sama-sama nan dimaksud dengan understeer dan oversteer.

Sejatinya, indikasi ini umum terjadi pada mobil saat sedang melaju dengan kecepatan nan cukup tinggi. Pada indikasi understeer adalah situasi di mana mobil tidak bisa belok. Padahal pengemudi sudah memutar kemudi namun mobil tetap melangkah lurus.

Understeer umumnya ditemukan pada mobil berpenggerak roda depan alias Front Wheel Drive (FWD). Pada mobil FWD, roda depan berfaedah untuk pembelok roda sekaligus sumber penggerak. Saat ban berputar dengan kencang, traksi ke permukaan aspal jadi berkurang. Ketika pengemudi memutar kemudi, mobil tetap melangkah lurus lantaran traksi nan berkurang tadi.

Bila mengalami understeer, pengemudi bisa mengurangi kecepatan agar setir tidak sampai mengunci sehingga mobil bisa segera dikendalikan lagi. Namun jangan langsung melepas pedal gas lantaran berat bakal langsung beranjak ke depan. Hal ini membikin pengendalian lebih sulit.

Sedangkan untuk indikasi oversteer adalah situasi di mana ban belakang mobil kehilangan traksi, sehingga bagian belakang mobil tergelincir namalain nge-drift. Umumnya perihal ini terjadi lantaran mobil terlalu kencang masuk ke tikungan. Gejala ini sering terjadi pada mobil berpenggerak roda belakang alias Rear Wheel Drive (RWD).

Baca Juga : Pahami Perbedaan Sistem Penggerak Depan dan Belakang Mobil

Penyebab terjadinya oversteer umumnya lantaran ban belakang nan sudah aus alias botak. Ban nan sudah botak membikin bagian belakang mobil terlempar ke samping seperti mau mendahului bagian depan.

Untuk mengatasi indikasi oversteer, sama seperti understeer ialah mengurangi kecepatan secara gradual agar bisa sepenuhnya mengendalikan mobil dan traksi mobil berangsur pulih. Dibarengi dengan counter putar kemudi ke arah berlawanan alias sedikitnya lurus Kembali.

Selengkapnya
Sumber Informasi Otomotif Deltalube
Informasi Otomotif Deltalube