Niat Puasa Arafah dan Keutamaannya dalam Islam

Sedang Trending 1 hari yang lalu
Niat Puasa Arafah dan Keutamaannya dalam IslamNiat Puasa Arafah dan Keutamaannya dalam Islam

– Berikut ini adalah niat puasa Arafah dan keutamaannya dalam Islam. Puasa Arafah merupakan salah satu ibadah sunnah nan sangat dianjurkan bagi umat Islam, khususnya bagi mereka nan tidak sedang menunaikan ibadah haji.

Puasa ini dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah, tepat sehari sebelum Hari Raya Idul Adha. Keutamaan Puasa Arafah begitu besar lantaran berangkaian dengan hari nan mulia di sisi Allah SWT.

Rasulullah SAW menjelaskan sungguh agungnya Hari Arafah melalui sabdanya:

مَا مِنْ يَوْمٍ أَكْثَرَ مِنْ أَنْ يُعْتِقَ اللَّهُ فِيهِ عَبْدًا مِنَ النَّارِ مِنْ يَوْمِ عَرَفَةَ، وَإِنَّهُ لَيَدْنُو ثُمَّ يُبَاهِى بِهِمُ الْمَلاَئِكَةَ فَيَقُولُ: مَا أَرَادَ هَؤُلاَءِ؟

Artinya, “Tidak ada hari dimana Allah membebaskan hamba dari neraka lebih banyak daripada Hari Arafah, dan sungguh Dia mendekat lampau membanggakan mereka di depan para malaikat dan berkata: ‘Apa nan mereka inginkan?’” (HR Muslim).

Hadis tersebut menunjukkan bahwa Hari Arafah adalah momentum penuh rahmat, ampunan, dan pembebasan dari api neraka. Karena itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah seperti doa, dzikir, istighfar, dan puasa sunnah Arafah.

Niat Puasa Arafah

Sebelum menjalankan puasa sunnah Arafah, seorang Muslim dianjurkan membaca niat. Berikut referensi niat Puasa Arafah:

نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma arafata sunnatan lillâhi ta’âlâ.

Artinya: “Saya niat puasa sunnah Arafah lantaran Allah ta’âlâ.”

Niat merupakan bagian krusial dalam ibadah puasa lantaran menjadi penegas tujuan ibadah hanya untuk Allah SWT. Meski demikian, dalam puasa sunnah terdapat keringanan mengenai waktu berniat.

Waktu Niat Puasa Arafah

Mayoritas ustadz menjelaskan bahwa niat puasa sunnah dapat dilakukan pada malam hari maupun di pagi hari sebelum waktu zuhur, selama seseorang belum melakukan hal-hal nan membatalkan puasa, seperti makan, minum, alias hubungan suami istri.

Karena itu, bagi seseorang nan lupa beriktikad pada malam hari, dia tetap diperbolehkan beriktikad puasa Arafah di pagi alias siang hari sebelum mentari tergelincir. Ketentuan ini menjadi corak kemudahan dalam hukum Islam agar umat tetap bisa meraih keistimewaan puasa sunnah.

Selain menjadi hari pembebasan dari neraka, Puasa Arafah juga mempunyai keistimewaan besar lainnya. Dalam sabda riwayat Muslim, Rasulullah SAW menyebut bahwa puasa Arafah dapat menghapus dosa setahun nan lampau dan setahun nan bakal datang. Hal ini menunjukkan sungguh besar kasih sayang Allah kepada hamba-Nya nan bersungguh-sungguh dalam beribadah.

Dengan memahami niat Puasa Arafah beserta keutamaannya, semoga umat Islam semakin semangat menghidupkan ibadah di bulan Dzulhijjah dan meraih pembebasan Allah SWT.

Sertifikasi Halal

Selengkapnya
Sumber Info Seputar Islam bincangsyariah
Info Seputar Islam bincangsyariah