Wisata, BANGBARA.COM – Momen libur panjang sekolah menjadi berkah bagi area wisata Stone Garden di Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Salah satu destinasi wisata geologi unggulan di Jawa Barat itu mengalami lonjakan kunjungan nan cukup signifikan, terutama dari kalangan mahasiswa dan visitor luar daerah.
Selama musim liburan, Stone Garden tidak hanya dipadati visitor nan mau menikmati pemandangan alam, tetapi juga menjadi tujuan utama aktivitas kuliah lapangan bagi sejumlah perguruan tinggi ternama di Indonesia.
Berdasarkan info pengelola, sebanyak 60 mahasiswa Universitas Padjadjaran (Unpad), 200 mahasiswa Universitas Pertamina, dan 150 mahasiswa Universitas Lampung (Unila) melakukan kunjungan edukatif untuk mempelajari sejarah pengetahuan bumi serta susunan batuan purba nan menjadi ikon area tersebut.
Baca Juga: Bak Hujan Salju, Debu Kapur di Gunungmasigit Ancam Kesehatan Warga! Dinkes KBB Turunkan Tim Surveilans
Keunikan bentang alam karst Rajamandala menjadikan Stone Garden sebagai laboratorium alam nan banyak dimanfaatkan untuk penelitian, observasi lapangan, hingga praktik pembelajaran geologi.
Tak hanya rombongan mahasiswa, visitor umum juga mengalami peningkatan cukup signifikan. Sebagian besar berasal dari Sukabumi dan Cianjur nan memanfaatkan jalur kereta api Sukabumi–Cipatat sebelum melanjutkan perjalanan menuju Stone Garden menggunakan pikulan umum.
Pengelola Stone Garden, Suryadi, mengatakan peningkatan kunjungan tersebut tidak lepas dari kerja sama nan dibangun berbareng para pengemudi pikulan kota (angkot) di wilayah Cipatat.
Menurut laki-laki nan berkawan disapa Yadi itu, para pengemudi angkot ikut mempromosikan paket wisata kepada para penumpang dengan menawarkan kunjungan ke dua destinasi sekaligus, ialah Stone Garden dan Sanghyang Kenit.
Sebagai corak apresiasi, pihak pengelola menyediakan beragam akomodasi bagi para pengemudi angkot, salah satunya kopi gratis.
"Kerja sama ini cukup efektif membantu meningkatkan kunjungan visitor ke Stone Garden sekaligus mendukung perekonomian masyarakat sekitar," ujar Yadi saat ditemui wartawan, Selasa (7/7/2026).
Baca Juga: Viral Disebut Dibangun di Tengah Hutan, Danramil Cipatat Tegaskan Koperasi Desa Merah Putih Gunungmasigit Berdiri di Area Parkir Wisata
Harga Tiket Tetap Ramah di Kantong
Meski jumlah visitor meningkat selama musim liburan, pengelola memastikan tarif masuk Stone Garden tidak mengalami kenaikan.
Harga tiket untuk visitor umum tetap sebesar Rp14.000 per orang, sedangkan pelajar dikenakan tarif Rp8.000.
Sementara bagi rombongan nan datang menggunakan pikulan kota, pengelola memberikan nilai unik sebesar Rp10.000 per orang sebagai corak support terhadap program wisata berbasis transportasi lokal.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·