Doa Pelunas Utang

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Doa Pelunas UtangDoa Pelunas Utang

– Doa pelunas utang. Sejatinya, angan ini bukan sekadar rangkaian kalimat untuk dibaca selepas salat alias ketika hati sedang gelisah. Ia adalah pengakuan seorang hamba bahwa hidup tak selalu mudah, kadang rezeki terasa sempit, utang menumpuk, sementara kebutuhan terus datang silih berganti.

Dalam keadaan seperti itu, Nabi mengajarkan agar manusia tidak putus angan dan tetap meminta kecukupan hanya kepada Allah.

Sa’id bin Ali bin Wahf Al-Qahthani dalam kitab Hisnul Muslim menuliskan sebuah angan pelunas utang nan masyhur dibaca ketika seseorang sedang dihimpit kesulitan ekonomi alias mau dilapangkan dari beban utang:

اللَّهُمَّ اكْفِنِي بِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ، وَأَغْنِنِي بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي بِنِعْمَتِهِ تَتِمُّ الصَّالِحَاتُ، الْحَمْدُ لِلَّهِ عَلَى كُلِّ حَالٍ

Allāhumma ikfinī biḥalālika ‘an ḥarāmika, wa aghninī bifaḍlika ‘amman siwāk, wal-ḥamdu lillāhilladzī bini‘matihī tatimmuṣ-ṣāliḥāt, al-ḥamdu lillāhi ‘alā kulli ḥāl.

Artinya: “Ya Allah, cukupkanlah saya dengan rezeki-Mu nan legal sehingga saya terhindar dari nan haram. Kayakanlah saya dengan karunia-Mu agar saya tidak berjuntai kepada selain-Mu. Segala puji bagi Allah nan dengan nikmat-Nya segala kebaikan menjadi sempurna. Dan segala puji bagi Allah dalam setiap keadaan.”

Doa ini mengajarkan bahwa ukuran kaya bukan semata banyaknya harta, melainkan hati nan merasa cukup. Sebab tak sedikit orang bergelimang duit tetapi hidupnya tetap dikejar kegelisahan. Karena itu, Islam tidak hanya mengajarkan langkah mencari rezeki, tetapi juga etika menjaga diri agar tidak menghalalkan segala langkah ketika keadaan sedang sulit.

Di tengah hidup nan serba mahal dan tekanan ekonomi nan makin berat, angan ini menjadi pengingat bahwa jalan legal mungkin terasa lebih lambat, tetapi di situlah keberkahan tumbuh dan ketenangan hidup dipelihara.

Sertifikasi Halal

Selengkapnya
Sumber Info Seputar Islam bincangsyariah
Info Seputar Islam bincangsyariah