Apa itu kosakata?
Oxford Learner’s Dictionary menjelaskan bahwa kosakata (vocabulary) adalah "semua kata nan diketahui alias digunakan seseorang".
Cara Menambah Kosakata
1. Membaca! Membaca merupakan salah satu metode termudah, terbaik, dan paling menyenangkan untuk menambah kosakata. Berbagai jenis referensi menyediakan banyak istilah baru. Kamu bisa membaca koran, biografi, alias novel.
2. Carilah makna kata nan tidak Anda ketahui. Setiap kali menemukan kata nan tidak dikenal, luangkan waktu untuk mencari artinya. Carilah kata-kata tersebut di kamus, internet, alias apalagi menanyakannya kepada Alexa!
3. Mainkan game kata-kata. Siapa bilang belajar itu tidak bisa menyenangkan? Cobalah memainkan game seperti Boggle, Scrabble, dan Cranium, isilah TTS (teka-teki silang), alias cobalah berlangganan email harian "Word of the Day". Kosakata Anda lambat laun bakal bertambah.
4. Manfaatkan tesaurus. Tesaurus berisi daftar sinonim, alias kata nan mempunyai makna mirip. Selain berfaedah untuk memahami makna kata, tesaurus juga menyediakan istilah pengganti nan bisa Anda gunakan untuk memperluas kosakata kamu.
5. Buatlah flashcard (sejenis kartu catatan). Apabila Anda mempelajari kosakata untuk menghadapi ujian alias kuis, metode nan bagus adalah membikin flashcard. Cukup tuliskan kata tersebut pada salah satu sisi kartu (atau lembaran kertas) dan artinya di sisi nan lain.
Sepuluh Kosakata nan Perlu Diketahui Semua Orang
-
Acquiesce (kata kerja): menerima sesuatu dengan enggan.
- Contoh: "She will acquiesce her employer’s request to work late." (Dia menerima dengan enggan permintaan bosnya untuk bekerja lembur).
-
Colloquial (kata sifat): informal alias untuk dipakai sehari-hari, nan pada umumnya merujuk pada bahasa.
- Contoh: "He avoided colloquial expressions in his college essay." (Dia tidak menggunakan istilah informal dalam skripsinya).
-
Eloquent (kata sifat): berbincang alias mengekspresikan diri dengan lancar, jelas, alias meyakinkan (singkatnya adalah fasih).
- Contoh: "Her acceptance speech was eloquent." (Dia menyampaikan pidato penyambutan dengan fasih).
-
Juxtaposition (kata benda): penyatuan 2 perihal nan kontras.
- Contoh: "The song was a juxtaposition of classical and rock." (Lagu ini merupakan perpaduan dari musik klasik dan rock).
-
Keen (kata sifat): jelas, tajam, alias berkembang dengan baik.
- Contoh: "Dogs have a keen sense of smell." (Anjing punya penciuman nan tajam).
-
Obtain (kata kerja): mendapatkan, mengamankan, alias memperoleh sesuatu.
- Contoh: "He planned to obtain a Bachelor’s degree in Biological Sciences." (Dia berencana mendapatkan gelar sarjana dalam pengetahuan biologi).
-
Presume (kata kerja): menduga, mengasumsikan.
- Contoh: "I don’t presume to know how you feel." (Aku tidak mau berasumsi mengetahui perasaanmu).
-
Scarce (kata sifat): langka alias tidak mencukupi.
- Contoh: "Good restaurants were scarce in that part of town." (Restoran nan bagus sudah langka di kota itu).
-
Usurp (kata kerja): mengambil alih secara paksa.
- Contoh: "The Joker planned to usurp the throne." (Joker berencana mengambil alih tahta dengan paksa).
-
Zeal (kata benda): antusiasme alias energi.
- Contoh: "You have zeal for learning new vocabulary words." (Kamu sangat antusias mempelajari kosakata baru).
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·