Waspada Kebotakan, Ini Dia Penyebab Rambut Rontok

Sedang Trending 21 jam yang lalu

Banyak perihal dapat menjadi penyebab rambut rontok. Kerontokan rambut ini dapat dialami baik pada laki-laki maupun wanita. Tidak jarang sebagian orang menjadi stress andaikan mengalami kerontok rambut terus menerus tanpa tahu penyebabnya.

Rambut nan rontok di luar kelaziman memang perlu menjadi perhatian unik dan dicari penyebabnya agar dapat diatasi. Apabila tidak diatasi, maka rambut dapat terus rontok dan memicu kebotakan dini.

Siklus Pertumbuhan Rambut

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai rambut rontok dan penyebab rambut rontok, perlu dipahami terlebih dulu mengenai siklus pertumbuhan rambut.

Setiap helai rambut di kepala kita mempunyai alias berada di masa alias tahapan siklus nan berbeda satu sama lainnya.

siklus rambut

Ketiga siklus pertumbuhan rambut:

  1. Anagen, ialah fase pertumbuhan aktif. Berlangsung sekitar 2 – 8 tahun
  2. Catagen, masa transisi saat rambut berakhir tumbuh. Berlangsung 4 – 6 minggu
  3. Telogen, masa istirahat, dimana rambut rontok. Berlangsung 2 – 3 bulan

Sebagian besar rambut kita berada pada siklus anagen, sekitar 90 – 95%, sedangkan sisanya berada pada tahapan telogen.

Definisi Rambut Rontok

Mengingat sebagian dari rambut kita berada pada siklus telogen alias siklus dimana rambut rontok, maka ada kalanya rambut bakal rontok secara alami dan dalam jumlah wajar. Umumnya kerontokan akibat siklus telogen bakal melambat seiring dengan beralihnya sebagian rambut ke siklus anagen dan juga catagen.

Penyebab Rambut Rontok

Di luar dari siklus rambut di atas, kerontokan rambut dapat terjadi dikarenakan beragam sebab, dan dapat terjadi secara mendadak alias perlahan. Rambut juga dapat rontok dalam jumlah banyak sehingga memicu kekhawatiran.

penyebab rambut rontok

Adapun beberapa penyebab rambut rontok yaitu:

  1. Sebagian besar rambut berada pada tahap telogen
  2. Hormon, dimana beberapa hormon dalam tubuh tidak seimbang dan memicu kerontokan rambut
  3. Adanya aspek genetis alias keturunan dimana orang tua punya riwayat kebotakan
  4. Penyakit, konsumsi obat – obatan medis juga dapat menyebabkan pengaruh samping rambut rontok
  5. Penyakit autoimun
  6. Adanya luka pada area kepala nan menyebabkan rambut rontok

Sebagian penyebab dari kerontokan rambut dapat diatasi alias diminimalisir efeknya, dimana misalnya kerontokan akibat adanya luka ada area kepala, rambut bakal tumbuh saat area luka sembuh (kecuali ada jejak luka dan mengakibatkan folikel rambut rusak).

Rambut juga bakal berakhir rontok andaikan kerontokan dipicu oleh konsumsi obat saat obat tersebut berakhir dikonsumsi. Kerontokan akibat stress dapat diatasi dengan mengatasi stress itu sendiri.

Namun sayangnya, ada beberapa kondisi kerontokan rambut nan tidak dapat dicegah, misalnya lantaran aspek hormon ataupun lantaran aspek usia.

Involutional Alopecia & Androgenic Alopecia

Salah satu penyebab kerontokan rambut nan tidak dapat dicegah adalah aspek nan disebabkan secara alami lantaran usia dan hormon. Kedua jenis kerontokan ini biasa disebut dengan Involutional Alopecia dan Androgenic Alopecia.

Involutional Alopecia adalah penyebab rambut rontok lantaran masalah usia dimana rambut bakal perlahan menipis seiring pertambahan umur. Ini disebabkan siklus anagen rambut menjadi lebih pendek, dan lebih banyak rambut berada pada siklus telogen.

Dikarenakan siklus anagen nan lebih singkat, rambut bakal lebih banyak nan rontok, dan rambut nan tumbuh (pada siklus anagen) menjadi lebih sedikit dan singkat. Akibatnya rambut bakal menipis dan menjadi lebih pendek.

Androgenic Alopecia adalah kebotakan nan umum terjadi dan dapat terjadi pada laki-laki maupun wanita. Umumnya dikenal juga dengan julukan Male Pattern Baldness pada laki-laki dan Female Pattern Baldness pada wanita.

Androgenic alopecia juga dapat terjadi pada usia muda. Umumnya male pattern baldness pada laki-laki ditandai dengan kerontokan perlahan dimana hairline alias garis rambut mulai menyusut dan muncul kebotakan pada area sekitar crown rambut.

Pada Androgenic Alopecia, umumnya kerontokan dan pola kebotakan lebih terlihat pada laki-laki dibanding wanita. Baik usia remaja juga dapat mulai mengalami Androgenic Alopecia dan akibat nya semakin tinggi seiring bertambahnya usia.

Selengkapnya
Sumber Info Tekno Bhinneka
Info Tekno Bhinneka