
cara menajamkan gunting | foto ilustrasi: Gemini AI
- Gunting termasuk perkakas nan nyaris selalu ada di setiap rumah, mulai dari urusan dapur seperti memotong bahan makanan, sampai membuka bungkusan plastik nan susah disobek pakai tangan. Saking seringnya dipakai, wajar saja jika lama-kelamaan mata pisaunya jadi tumpul dan kedua sisinya mengendur sehingga hasil potongannya tidak lagi rapi.
Selain tumpul, gunting nan sudah lama dipakai juga rawan berkarat, apalagi jika sering terkena air alias bahan basah lampau disimpan begitu saja tanpa dikeringkan lebih dulu. Karat ini bukan hanya bikin tampilannya kusam, tapi juga ikut menurunkan keahlian gunting untuk memotong dengan baik.
Karena dianggap sudah tidak layak pakai, banyak orang akhirnya memilih membuang gunting lama lampau menggantinya dengan nan baru. Padahal, selama bilahnya belum rusak parah, gunting semacam ini sebenarnya tetap bisa "dihidupkan" kembali asal tahu caranya.
Kenapa Gunting Bisa Tumpul dan Berkarat?
Secara alami, mata pisau gunting terbuat dari logam nan lama-kelamaan bakal aus lantaran gesekan saat memotong barang keras alias berserat, seperti kardus, plastik tebal, alias bahan makanan bertekstur kasar. Gesekan berulang inilah nan membikin sisi tajam logam berangsur-angsur menumpul.
Karat sendiri muncul dari reaksi oksidasi antara logam dan kelembapan udara alias air. Itu sebabnya gunting nan sering basah, misalnya lantaran dipakai memotong bahan makanan lampau langsung disimpan tanpa dilap kering, jauh lebih mudah karatan dibandingkan gunting nan selalu kering setiap selesai dipakai.
Jangan Buru-Buru Dibuang, Begini Solusinya
Salah satu pembuat YouTube dengan nama kanal TUKANG AB pernah membagikan langkah mengembalikan ketajaman gunting lama nan sudah tidak nyaman dipakai memotong apa pun. Di awal video, dia memperlihatkan kondisi gunting nan tampak betul-betul tidak layak pakai, komplit dengan bercak karat dan sisi bilah nan sudah longgar.

foto: YouTube/TUKANG AB
Menurutnya, gunting seperti ini umumnya langsung dianggap rusak total oleh kebanyakan orang. Padahal dengan beberapa langkah sederhana memakai bahan nan mudah ditemukan di rumah, gunting tersebut bisa tajam kembali dan layak dipakai.
Cara Menajamkan Gunting Tumpul dan Berkarat, Langkah demi Langkah
1. Rendam Gunting di Air Panas dan Sabun Cuci Piring

foto: YouTube/TUKANG AB
Langkah pertama, rendam gunting di dalam air panas nan sudah dicampur sedikit sabun cuci piring selama kurang lebih 5–10 menit. Air panas membantu melunakkan kotoran dan sisa karat nan menempel, sementara sabun cuci piring berfaedah mengangkat lemak alias noda membandel di permukaan logam.
2. Bersihkan Karat dengan Silet

foto: YouTube/TUKANG AB
Setelah direndam, angkat gunting lampau keringkan dengan kain bersih. Berikutnya, kerok bagian nan karatan menggunakan silet secara perlahan. Agar kerak lebih mudah lepas, celupkan gunting sesekali ke air panas tadi sembari terus dikerok hingga permukaannya kembali bersih.
3. Asah Mata Pisau dengan Leher Botol Kaca
Tahap selanjutnya adalah mengasah kedua sisi mata pisau menggunakan leher botol kaca bekas, misalnya botol sirup. Caranya, gerakkan gunting seolah-olah sedang menggunting tutup botol dengan posisi bilah sedikit dimiringkan. Ulangi aktivitas ini acapkali sampai mata pisau mulai terasa tajam.
4. Rapatkan Gunting nan Longgar

foto: YouTube/TUKANG AB
Gunting nan sudah lama dipakai biasanya kendor di bagian sambungannya, sehingga susah memotong rapi meski mata pisaunya sudah tajam. Untuk mengatasinya, tarik kedua sisi gunting secara berlawanan arah agar sambungannya kembali rapat.
5. Asah Ulang dan Uji Ketajamannya

foto: YouTube/TUKANG AB
Sebagai sentuhan akhir, asah kembali gunting menggunakan leher botol kaca secara perlahan. Setelah itu, gunting siap diuji coba, misalnya dengan memotong plastik kresek. Kalau kresek bisa langsung terpotong mulus tanpa robekan kasar, tandanya gunting sudah betul-betul tajam dan siap dipakai kembali.
Ringkasan Bahan dan Fungsinya
| 💧 Air panas | Melunakkan karat & kotoran | Gunakan air hangat hingga panas, bukan air mendidih, agar tetap kondusif saat dipegang. |
| 🧴 Sabun cuci piring | Mengangkat lemak & noda | Cukup gunakan beberapa tetes, tidak perlu terlalu banyak. |
| 🪒 Silet | Mengerok karat pada bilah | Kerjakan secara perlahan dan hati-hati agar tangan tidak tergores. |
| 🧻 Kain kering | Mengeringkan gunting | Pilih kain nan bersih agar tidak meninggalkan serat pada bilah. |
| 🍾 Leher botol kaca bekas | Mengasah mata gunting | Gunakan botol dengan ukuran leher nan sesuai dengan bukaan gunting agar proses mengasah lebih efektif. |
Tips Tambahan Supaya Gunting Tetap Awet dan Tajam Lebih Lama
Selain trik mengasah di atas, ada beberapa kebiasaan nan bisa membantu gunting tidak sigap tumpul dan karatan lagi setelah diperbaiki.
Pertama, selalu keringkan gunting setelah dipakai, terutama jika sebelumnya terkena air, cairan makanan, alias bahan basah lainnya. Kelembapan nan dibiarkan menempel adalah pemicu utama munculnya karat baru.
Kedua, sebisa mungkin pisahkan kegunaan gunting sesuai kebutuhannya. Gunting nan biasa dipakai untuk bahan makanan sebaiknya tidak dipakai bergantian untuk memotong kawat, kertas tebal, alias membuka bungkusan keras, lantaran beban kerja nan kombinasi campur ini mempercepat tumpulnya mata pisau.
Ketiga, beri sedikit minyak pada bagian sambungan alias engsel gunting sesekali. Cara ini membantu aktivitas kedua bilah tetap lancar dan mengurangi gesekan logam nan bisa mempercepat keausan.
Keempat, simpan gunting di tempat kering, idealnya dalam laci alias wadah khusus, bukan dibiarkan tergeletak di area nan lembap seperti dekat wastafel.
Pilihan Lain Selain Cara DIY Pakai Botol Kaca
Trik botol kaca ini cocok untuk solusi sigap dan irit biaya di rumah, tapi bukan satu-satunya langkah untuk mengembalikan ketajaman gunting. Berikut komparasi beberapa metode lain nan bisa dipertimbangkan.
| 🍾 Botol kaca jejak (DIY) | 🟢 Mudah | Hampir tanpa biaya | Karat ringan dan ketumpulan ringan–sedang. |
| 🪨 Batu asah (Whetstone) | 🟡 Sedang | Terjangkau | Hasil lebih presisi dan ketajaman memperkuat lebih lama. |
| ⚡ Sharpener gunting elektrik | 🟢 Mudah | Menengah | Pemakaian rutin dengan hasil nan konsisten. |
| 👨🔧 Jasa tukang asah / profesional | 🟢 Mudah | Bervariasi | Gunting berbobot tinggi, gunting favorit, alias kerusakan nan lebih rumit. |
Kapan Sebaiknya Gunting Diganti, Bukan Diasah Lagi?
Tidak semua gunting lama layak diselamatkan. Jika bilahnya sudah retak, gompal, alias karatnya sampai menggerogoti bagian dalam logam hingga tipis dan rapuh, mengasah ulang biasanya hanya solusi sementara dan berisiko membikin gunting patah saat dipakai.
Begitu juga jika bagian pegangan plastiknya sudah pecah alias sekrup penyambung kedua bilah sudah aus parah sehingga tidak bisa dikencangkan lagi meski sudah ditarik berlawanan arah. Pada kondisi seperti ini, mengganti dengan gunting baru jauh lebih kondusif dan efisien dibandingkan terus memaksakan gunting lama.
Dengan memahami kapan kudu memperbaiki dan kapan kudu mengganti, gunting di rumah bisa dipakai lebih lama tanpa mengorbankan keamanan saat digunakan.
FAQ Seputar Cara Menajamkan Gunting
1. Apakah semua jenis gunting bisa diasah dengan langkah ini?
Cara ini paling cocok untuk gunting rumah tangga alias gunting dapur berbahan logam biasa. Untuk gunting unik seperti gunting rambut, gunting jahit presisi, alias gunting bedah, sebaiknya gunakan jasa ahli agar perspektif dan ketajamannya tetap sesuai standar.
2. Apakah kondusif menggunakan silet untuk mengerok karat?
Aman selama dilakukan dengan hati-hati dan perlahan. Pegang silet dengan mantap, jaga jarak jari dari sisi tajamnya, dan hindari menekan terlalu keras agar tidak melukai tangan maupun merusak permukaan logam gunting.
3. Berapa lama hasil asahan gunting bisa bertahan?
Tergantung seberapa sering gunting dipakai dan jenis bahan nan dipotong. Untuk pemakaian rumah tangga normal, hasil asahan biasanya bisa memperkuat beberapa minggu hingga beberapa bulan sebelum perlu diasah ulang.
4. Selain botol kaca, adakah pengganti lain untuk mengasah gunting di rumah?
Ada, misalnya menggunakan amplas halus, batu asah kecil, alias bagian dasar mangkuk keramik nan kasar. Prinsipnya sama, ialah menciptakan gesekan terkontrol pada sisi tajam bilah.
5. Bagaimana langkah mencegah gunting sigap karatan lagi setelah diasah?
Selalu keringkan gunting setelah dicuci alias terkena air, simpan di tempat nan tidak lembap, dan sesekali olesi bagian engsel dengan minyak agar tidak mudah teroksidasi.
(brl/tin)
16 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·