Pengambilan sampel oli industri nan tepat sangat krusial untuk program kajian oli industri nan efektif. Tanpa sampel nan representatif, upaya kajian oli industri lebih lanjut bakal sia-sia. Botol sampel nan cerah dan sangat bersih dianggap nan terbaik lantaran bersih dan mudah diperiksa.
Ukuran botol sampel kudu didasarkan pada jenis cairan sampel serta jumlah dan jenis pengetesan nan bakal dilakukan. Untuk sebagian besar tes kajian oli industri standar, sampel oli industri diambil dalam botol berukuran 100 alias 120 mL. Untuk pengetesan lanjutan alias pengetesan pengecualian, mungkin diperlukan botol berukuran 200 mL alias lebih besar.
Saat memilih botol sampel oli industri, bicarakan terlebih dulu dengan laboratorium kajian oli industri Anda. Tanyakan apakah laboratorium menyediakan alias merekomendasikan botol sampel. Selain itu, cari tahu apakah botol tersebut kudu diuji, sesuai ISO 3722.
Ada beragam pendapat tentang seberapa bersih botol sampel itu perlu. Sebagian besar peralatan pengetesan oli industri cukup sensitif untuk mendeteksi perbedaan antara botol ISO clean (100 partikel lebih besar dari 10 mikron/mL), superclean (10 partikel lebih besar dari 10 mikron/mL), dan ultraclean (1 partikel lebih besar dari 10 mikron/mL).
Untuk mengetahui tren tentang apa nan terjadi di dalam peralatan, konsistenlah dengan peralatan nan digunakan untuk mengambil sampel serta letak pengambilan sampel. Misalnya, jika Anda mengumpulkan sampel dengan botol bersih (100 partikel), sampel berikutnya kudu diperoleh dengan jenis botol nan sama.
Baca juga : Jangan Menunda Setelah Pengambilan Sampel Oli Industri
Ingat, perangkat keras nan digunakan untuk mengekstrak sampel oli industri tidak boleh mengganggu kualitas sampel namun kudu bersih, mudah digunakan, kokoh, dan irit biaya. Dengan jenis botol dan tingkat kebersihan nan tepat, Anda dapat membantu memastikan diperolehnya sampel nan representatif.
1 tahun yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·