– Harga Bitcoin (BTC) kembali menjadi sorotan setelah analis mata uang digital ‘Doctor Profit’ merilis pembaruan strategi trading terbarunya. Dalam laporan terbarunya di media sosial X, dia memprediksi Bitcoin tetap berpotensi naik dalam jangka pendek, sebelum mengalami penurunan besar.
Doctor Profit mengungkapkan, posisi long nan dibuka di area US$ 71.000 tetap dipertahankan. Namun, dia mengubah strategi pengambilan profit.

Sebelumnya, sasaran keuntungan berada di kisaran US$ 79.000 hingga US$ 84.000. Kini, dia memilih untuk mengamankan sebagian untung lebih awal di level US$ 76.200.
“Ini lantaran probabilitas nilai mencapai US$ 76.000 menurut saya lebih tinggi dibandingkan menembus area US$ 79.000 – US$ 84.000,” ungkap Doctor Profit.
Setelah mencapai US$ 76.200, dia bakal menutup separuh posisi untuk mengunci profit. Selain itu, dia bakal memindahkan stop loss ke titik masuk (break-even), dan sisa posisi tetap dibiarkan untuk potensi kenaikan lanjutan.
Menurut analisanya, ada dua skenario utama:
- Skenario 1: Bitcoin naik ke kisaran US$ 76.000 lampau turun.
- Skenario 2: Bitcoin lanjut ke US$ 79.000 – US$ 84.000 sebelum koreksi.
Baca Juga: 8 Game NFT Ini Bisa Bikin Kamu Cuan di 2026
Namun, dia menilai skenario pertama mempunyai probabilitas lebih tinggi saat ini.
“Saya belum membuka posisi short di US$ 76.000. Saya hanya bakal menambah posisi short jika nilai mencapai area US$ 79.000 – US$ 84.000, di mana FOMO pasar lebih tinggi,” ujarnya.
Meski bullish dalam jangka pendek, Doctor Profit justru mempunyai pandangan bearish untuk jangka menengah.
Ia memperkirakan bakal terjadi penurunan besar dalam beberapa minggu ke depan, apalagi menyebut kemungkinan Bitcoin turun ke area US$ 50.000.
“Pasar berpotensi menciptakan bull trap sebelum nilai betul-betul turun,” kata Doctor Profit.
Pandangan ini juga didukung oleh proyeksi makro nan cukup ekstrem. Doctor Profit memperkirakan indeks saham AS, S&P 500, bisa mengalami penurunan lebih dari 35 persen dalam dua bulan ke depan.
Jika skenario ini terjadi, dampaknya bisa merembet ke pasar mata uang digital dan mempercepat penurunan nilai Bitcoin.
Sementara itu berasas info terbaru dari Coingecko, Bitcoin pada Senin (13/4/2025) berada di nomor US$ 71.197. Level ini mencerminkan penurunan sebesar 2,7 persen dalam 24 jam terakhir.
#Bitcoin – What’s Next?
The Big Sunday Report: All We Need to Know
🚩 TA / LCA / Psychological Breakdown: A few days ago, I gave a long at the 71k region and mentioned targets of the 79–84k region, and I am now changing something in the plan! I previously said that between… pic.twitter.com/uwKkTHzKSc
Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.
Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·