
Instagram/@safaralles
- Bintik hitam noda jamur di tas sering muncul diam-diam tanpa disadari. Biasanya, jamur tumbuh lantaran tas disimpan di tempat lembap alias jarang dipakai terlalu lama. Akibatnya, tampilan tas berubah kusam dan kurang lezat dipandang.
Yang lebih menyebalkan, noda jamur ini membikin tas terlihat dekil meski bagian lain tetap bersih. Titiknya kecil-kecil, tapi efeknya langsung membikin tas tampak tidak terawat. Apalagi jika warnanya kontras dengan bahan tas, makin jelas terlihat.
Parahnya lagi, noda jamur di tas tidak bisa lenyap begitu saja dengan deterjen biasa. Kadang sudah digosok berkali-kali, tapi titik hitamnya tetap membandel. Karena itu, butuh metode pembersihan unik agar jamur bisa betul-betul lenyap tanpa merusak bahan tas.
Beruntungnya, seorang pengguna IG @safaralles pernah membeberkan langkah membersihkan bintik hitam akibat jamur ini. Melalui salah satu video nan diunggah, dia mengaku hanya menggunakan garam dan 1 bahan rumahan, ialah pemutih pakaian.
Nah, untuk menggunakan kedua bahan ini, simak tutorialnya nan telah BrilioFood rangkum dari IG @safaralles pada Selasa (18/11).
Cara menggunakan garam untuk bersihkan tas.
1. Campur garam dengan pemutih pakaian.

foto: Instagram/@safaralles
Mulailah dengan menyiapkan sedikit garam—secukupnya saja lantaran fungsinya hanya sebagai penguat pembersih. Campurkan dengan pemutih busana lampau kombinasi sampai betul-betul larut agar mudah menempel saat digunakan. Kombinasi ini cukup efektif lantaran garam membantu mengikis jamur sementara pemutih bekerja memudarkan noda hitamnya.
2. Oles dan sikat bagian tas nan berjamur.

foto: Instagram/@safaralles
Setelah larut, langsung oleskan campuran tadi ke bagian tas nan tampak penuh titik-titik jamur. Gosok dengan sikat secara perlahan tapi tetap berkekuatan agar jamur terangkat tanpa membikin bahan tas rusak. Ulangi beberapa kali sampai permukaan tas terlihat lebih bersih dan bintik hitamnya mulai memudar.
3. Cuci dengan sabun untuk menghilangkan sisa bahan.

foto: Instagram/@safaralles
Kalau noda jamurnya sudah hilang, bilas bagian nan dibersihkan lampau cuci tas dengan sabun seperti biasa. Proses ini krusial agar tidak ada sisa pemutih alias garam nan tertinggal dan bisa menimbulkan bau. Setelah itu, keringkan tas di tempat teduh agar warnanya tetap kondusif dan tidak pudar.
Pertanyaan seputar penyebab munculnya bintik hitam di jamur.
Bintik hitam akibat jamur pada tas sering muncul tanpa disadari dan tiba-tiba membikin tas terlihat kusam. Banyak orang bingung lantaran penyebabnya tidak selalu dari air alias kelembapan saja, tapi juga dari kebiasaan sehari-hari nan sering diabaikan.
1. Kenapa tas mudah berjamur meski jarang dipakai?
Tas nan jarang dipakai justru lebih berisiko berjamur lantaran permukaannya tidak pernah terkena udara segar dan condong lembap di bagian dalamnya. Kondisi ini membikin jamur lebih sigap berkembang, terutama jika tas disimpan dalam ruangan nan sirkulasinya buruk. Akhirnya, bintik hitam pun muncul meski tas tidak digunakan sama sekali.
2. Apakah udara lembap bisa jadi penyebab utama munculnya bintik hitam?
Ya, kelembapan adalah pemicu terbesar munculnya jamur lantaran spora jamur sangat suka lingkungan hangat dan lembap. Jika tas disimpan di lemari nan tertutup rapat alias dekat tembok nan lembap, pertumbuhan jamur bisa lebih cepat. Dalam kondisi seperti ini, jamur bisa muncul dalam hitungan hari saja.
3. Apakah tas berbahan sintetis lebih mudah berjamur dibanding bahan lain?
Bahan sintetis seperti kulit imitasi alias PVC lebih rentan berjamur lantaran permukaannya mudah memerangkap minyak, debu, dan sisa kelembapan. Campuran ini menjadi “makanan” bagi jamur untuk berkembang. Sementara bahan kain biasanya lebih mudah kering, tetapi tetap bisa berjamur jika tidak dirawat dengan benar.
4. Apakah sisa noda minuman alias makanan bisa memicu bintik hitam?
Bisa, lantaran noda makanan alias minuman nan tidak dibersihkan tuntas bakal meninggalkan sisa gula alias minyak. Kedua bahan tersebut sangat disukai jamur dan bisa memicu pertumbuhan sigap di area nan terkena. Biasanya jamur muncul di bagian dalam tas alias di sudut-sudut nan susah dijangkau saat dibersihkan.
5. Benarkah tas nan disimpan dalam plastik justru lebih sigap berjamur?
Benar, menyimpan tas dalam plastik menyebabkan udara terperangkap dan membikin kondisi di dalamnya lembap. Lingkungan tanpa ventilasi seperti ini sangat ideal bagi jamur untuk tumbuh. Lebih baik gunakan dust bag berbahan kain agar udara tetap mengalir dan tas tetap kering.
(brl/ola)
6 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·