Bagaimana Cara Mengikuti Tender?

Sedang Trending 10 bulan yang lalu

Tender adalah proses pengadaan peralatan alias jasa nan dilakukan oleh pihak penyelenggara, biasanya pemerintah alias perusahaan besar, dengan langkah mengundang para penyedia peralatan alias jasa untuk bersaing secara terbuka dalam memberikan penawaran terbaik. Tender bermaksud untuk mendapatkan peralatan alias jasa nan berbobot dengan nilai nan kompetitif dan transparan. Lantas, gimana langkah mengikuti tender? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini!

Cara Mengikuti Tender

Untuk mengikuti tender, ada beberapa langkah nan kudu dilakukan oleh para penyedia peralatan alias jasa, yaitu:

1. Mempersiapkan Dokumen Administrasi dan Teknis

Dokumen manajemen meliputi surat izin usaha, akta pendirian perusahaan, NPWP, SIUP, SBU, dan lain-lain. Dokumen teknis meliputi spesifikasi peralatan alias jasa nan ditawarkan, daftar pengalaman kerja, daftar referensi klien, dan lain-lain. Dokumen-dokumen ini kudu sesuai dengan persyaratan nan ditetapkan oleh pihak penyelenggara tender.

2. Cara Mengikuti Tender, Mengambil Dokumen Lelang

Dokumen lelang adalah arsip nan berisi info tentang tender, seperti ruang lingkup pekerjaan, kriteria penilaian, agenda pelaksanaan, dan lain-lain. Dokumen lelang biasanya dapat diambil di instansi pihak penyelenggara tender alias diunduh dari situs web resmi mereka. Dokumen lelang kudu dibaca dan dipahami dengan baik oleh para penyedia peralatan alias jasa sebelum mengusulkan penawaran.

Baca Juga: Perbedaan Tender dan Lelang, Cek di Sini!

3. Mengajukan Penawaran

Penawaran merupakan arsip mengenai nilai dan kondisi nan ditawarkan oleh para penyedia peralatan alias jasa kepada pihak penyelenggara tender. Penawaran kudu disusun sesuai dengan format dan ketentuan nan ditetapkan oleh pihak penyelenggara tender. Penawaran kudu disampaikan sebelum pemisah waktu nan ditentukan, baik secara langsung ke instansi pihak penyelenggara tender alias melalui sistem elektronik nan disediakan oleh mereka.

4. Mengikuti Proses Evaluasi

Cara mengikuti tender berikutnya adalah evaluasi. Tahapan ini biasanya dilakukan dalam beberapa tahap, seperti pertimbangan administrasi, pertimbangan teknis, pertimbangan harga, dan pertimbangan kualifikasi. Evaluasi bermaksud menentukan penawar nan memenuhi syarat dan memberikan penawaran terbaik sesuai dengan kriteria nan ditetapkan oleh pihak penyelenggara tender.

5. Cara Mengikuti Tender, Menunggu Hasil Pengumuman

Pengumuman dilakukan melalui surat resmi, media massa, alias situs web resmi pihak penyelenggara tender. Pengumuman bermaksud untuk memberitahukan kepada para penawar tentang siapa nan menjadi pemenang tender dan siapa nan menjadi cadangan.

6. Menandatangani Kontrak

Kontrak adalah arsip norma nan mengikat antara pihak penyelenggara tender dan pemenang tender. Kontrak berisi kewenangan dan tanggungjawab masing-masing pihak dalam penyelenggaraan pekerjaan. Kontrak kudu ditandatangani oleh kedua belah pihak setelah adanya kesepakatan mengenai isi dan ketentuan kontrak.

7. Cara Mengikuti Tender dengan Melaksanakan Pekerjaan

Pekerjaan kudu dilakukan dengan profesional, berkualitas, tepat waktu, dan sesuai dengan spesifikasi nan ditetapkan oleh pihak penyelenggara tender.

8. Melakukan Pembayaran

Ini adalah proses pembayaran atas peralatan alias jasa nan telah dikerjakan oleh pemenang tender kepada pihak penyelenggara tender sesuai dengan perjanjian nan telah disepakati. Pembayaran biasanya dilakukan secara berjenjang sesuai dengan kemajuan pekerjaan alias secara lunas setelah pekerjaan selesai dan diterima oleh pihak penyelenggara tender.

Baca Juga: 4 Perbedaan Vendor dan Tender

Syarat Menjadi Tender?

Setelah mengetahui langkah mengikuti tender, apakah Anda tertarik untuk menjadi tender? Jika ya, maka Anda perlu mengetahui syarat-syarat nan kudu dipenuhi untuk menjadi tender nan ahli dan kompetitif. Berikut adalah beberapa syarat nan umumnya diperlukan untuk menjadi tender:

1. Memiliki Pengalaman dan Pengetahuan di Bidang nan Ditawarkan

Anda kudu menunjukkan bahwa Anda mempunyai keahlian dan kredibilitas untuk menyediakan peralatan alias jasa nan sesuai dengan kebutuhan dan angan klien. Anda juga kudu mengetahui pasar, pesaing, dan izin nan bertindak di bagian tersebut.

2. Memiliki Dokumen-dokumen nan Lengkap dan Valid

Anda kudu mempersiapkan dokumen-dokumen nan dibutuhkan untuk mengikuti proses tender, seperti surat penawaran, proposal teknis, proposal komersial, surat pernyataan, surat jaminan, sertifikat, izin, dan lain-lain. Dokumen-dokumen ini kudu sesuai dengan persyaratan pengguna dan patokan tender nan berlaku.

3. Memiliki Kemampuan Komunikasi dan Negosiasi nan Baik

Anda kudu bisa menyampaikan penawaran Anda dengan jelas, tepat, dan meyakinkan kepada klien. Anda juga kudu bisa berbincang dan bermusyawarah dengan pengguna untuk mencapai kesepakatan nan saling menguntungkan. Anda kudu bersikap sopan, profesional, dan kooperatif dalam berkomunikasi dengan klien.

4. Memiliki Sumber Daya nan Memadai dan Terpercaya

Anda kudu memastikan bahwa Anda mempunyai sumber daya manusia, material, peralatan, dan finansial nan cukup dan berbobot untuk melaksanakan proyek nan ditawarkan. Anda juga kudu mempunyai mitra kerja alias subkontraktor nan terpercaya dan berilmu di bagian nan sama.

5. Memiliki Strategi dan Analisis nan Matang

Anda kudu bisa menyusun strategi penawaran nan sesuai dengan kelebihan dan kelemahan Anda, serta kesempatan dan ancaman nan ada di pasar. Anda juga kudu bisa melakukan kajian biaya dan manfaat, akibat dan mitigasi, serta rencana kerja dan agenda penyelenggaraan proyek.

Demikianlah langkah mengikuti tender hingga persyaratanya. Semoga berfaedah dan sukses selalu!

Referensi: 

https://pintek.id/blog/apa-itu-tender/

https://libera.id/blogs/syarat-mengikuti-tender/

Selengkapnya
Sumber Bisnis dan Ekonomi
Bisnis dan Ekonomi