– Analis mata uang digital di platform X nan dikenal dengan nama ‘Minga’, dalam pembaruannya menyebut bahwa pergerakan Bitcoin (BTC) saat ini tetap berada dalam fase retest area resisten besar di timeframe harian.
Berdasarkan pengamatannya, struktur pasar belum betul-betul menunjukkan tanda bullish meskipun nilai BTC sukses pulih dari dasar lokal di area US$ 59.000.

Dalam kajian terbarunya, Minga menyoroti bahwa penurunan dari all-time high hingga titik terendah terbaru terjadi sangat agresif, di tandai dengan lima candle bearish bulanan berturut-turut. Tekanan jual tersebut menciptakan area imbalance alias ketidakseimbangan nilai di kisaran US$ 79.400 hingga US$ 83.000.
“Kini, area tersebut akhirnya kembali disentuh setelah Bitcoin menghabiskan beberapa bulan bergerak sideways di area bawah,” ungkap Minga.
Reli Bitcoin Dinilai Baru Pullback Dalam Bear Market
Ia menjelaskan, kenaikan nilai Bitcoin saat ini belum cukup kuat untuk dianggap sebagai awal bull market baru.
“Reli nan terjadi lebih menyerupai pullback besar pertama selama fase bearish berlangsung,” ujarnya.
Minga juga mengatakan bahwa dalam bear market, nilai bisa tetap naik untuk sementara sebelum melanjutkan penurunan lebih dalam.
Pergerakan seperti itu dinilai normal lantaran pasar selalu mencari keseimbangan ketika tren mulai kehilangan momentum alias likuiditas mulai menipis.
“Upside move biasanya hanya sementara, sementara kesempatan terbesar justru sering muncul di sisi downside,” kata Minga.
Baca Juga: Banyak nan Salah Baca Chart Bitcoin, Kata Analis Ini
Dia mengingatkan, bear market Bitcoin secara historis sering mencapai titik bottom sekitar 12 bulan setelah puncak nilai tercipta. Jika dihitung dari ATH terakhir, saat ini pasar baru memasuki sekitar tujuh bulan fase bearish.
Artinya, tetap ada kemungkinan sekitar lima bulan lagi sebelum bottom besar betul-betul terbentuk.
Area US$ 79.000 Jadi Kunci Arah Bitcoin
Meski narasi pasar mulai kembali bullish, Minga menilai struktur nilai belum mendukung optimisme berlebihan. Ia menegaskan bahwa Bitcoin perlu merebut kembali area US$ 79.400 sebagai support sebelum membuka kesempatan kenaikan lebih tinggi.
Jika level tersebut sukses direclaim, BTC berpotensi melanjutkan reli menuju area US$ 84.000 hingga US$ 87.000. Namun untuk saat ini, skenario tersebut tetap dianggap spekulatif dan belum terkonfirmasi oleh price action.
Selama resisten tersebut belum ditembus dengan kuat, resiko koreksi lanjutan tetap tetap terbuka.
“Narasi sedang bullish dan semua orang mengharapkan nan lebih tinggi, tetapi struktur belum betul-betul mengonfirmasinya. Hanya pemulihan US$ 79.400 nan bakal membuka ruang untuk kelanjutan naik lebih lanjut menuju wilayah US$ 84.000 – US$ 87.000, tetapi itu tetap spekulasi sampai dibuktikan oleh PA itu sendiri,” pungkas Minga.
$BTC | Monthly
We are currently retesting a major resistance / bearish continuation level on the HTF.
Looking back at the structure from the all-time high down to the current local bottom at 59k, we can see it was almost a straight move down, consisting of 5 bearish monthly… pic.twitter.com/5khjv9QN70
Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.
Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.
11 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·