Zikir yang Dianjurkan Saat Cemas Berlebihan

Sedang Trending 6 jam yang lalu
Zikir nan Dianjurkan Saat Cemas BerlebihanZikir nan Dianjurkan Saat Cemas Berlebihan

– Berikut ini ibadah zikir saat dilanda cemas. Kecemasan merupakan bagian dari kehidupan manusia. Terkadang seseorang merasa cemas terhadap masa depan, pekerjaan, keluarga, kesehatan, alias beragam persoalan lainnya.

Dalam kondisi seperti ini, Islam mengajarkan umatnya untuk tidak tenggelam dalam kegelisahan, melainkan mendekatkan diri kepada Allah melalui angan dan zikir.

Salah satu zikir nan dianjurkan untuk dibaca ketika seseorang dilanda resah dan ketakutan adalah angan berikut:

أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ غَضَبِهِ وَعِقَابِهِ وَشَرِّ عِبَادِهِ، وَمِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِينِ وَأَنْ يَحْضُرُونِ

A‘ūdzu bi kalimātillāhit-tāmmāti min ghaḍabihī wa ‘iqābihī wa syarri ‘ibādihī, wa min hamazātisy-syayāṭīni wa an yaḥḍurūn.

Artinya: “Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah nan sempurna dari kemurkaan-Nya, dari hukuman-Nya, dari kejahatan hamba-hamba-Nya, dari bisikan-bisikan setan, dan agar mereka tidak mendatangiku alias menyertaiku.”

Doa ini diriwayatkan dalam sejumlah kitab hadis. Dalam riwayat tersebut dijelaskan bahwa Rasulullah saw. mengajarkan angan ini sebagai referensi perlindungan ketika seseorang merasakan ketakutan alias kegelisahan. Karena itu, para ustadz memasukkan angan ini ke dalam rangkaian zikir nan dianjurkan untuk memohon keamanan dan ketenangan kepada Allah.

Kalimat pembuka angan ini, “A‘ūdzu bi kalimātillāhit-tāmmāt” (aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah nan sempurna), menunjukkan pengakuan seorang hamba bahwa perlindungan sejati hanya berasal dari Allah.

Sementara itu, permohonan agar dijauhkan dari kemurkaan dan balasan Allah mengandung pesan bahwa ketenangan hati tidak hanya berangkaian dengan urusan dunia, tetapi juga keselamatan di akhirat.

Doa ini juga memuat permohonan perlindungan dari kejahatan manusia dan gangguan setan. Dalam banyak keadaan, kekhawatiran muncul lantaran pengaruh lingkungan, tekanan sosial, konflik, alias bisikan-bisikan negatif nan melemahkan hati.

Oleh karena itu, Rasulullah saw. mengajarkan agar seorang muslim senantiasa memohon perlindungan kepada Allah dari segala sumber keburukan tersebut.

Di samping membaca angan ini, Islam juga mengajarkan agar seseorang memperbanyak zikir, membaca Al-Qur’an, menjaga salat, serta bertawakal kepada Allah. Al-Qur’an menegaskan:

أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

“Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.” (QS. Ar-Ra‘d: 28).

Ayat ini menunjukkan bahwa ketenangan jiwa sejatinya lahir dari kedekatan seorang hamba dengan Tuhannya. Semakin kuat hubungan seseorang dengan Allah, semakin besar pula kemampuannya menghadapi beragam tekanan hidup.

Karena itu, ketika rasa resah berlebihan datang menghampiri, jangan biarkan diri larut dalam kegelisahan. Bacalah doa-doa nan diajarkan Rasulullah saw., perbanyak zikir, dan serahkan segala urusan kepada Allah. Dengan pertolongan-Nya, hati nan resah bakal memperoleh ketenangan, dan jiwa nan resah bakal menemukan ketenteraman.

Sertifikasi Halal

Selengkapnya
Sumber Info Seputar Islam bincangsyariah
Info Seputar Islam bincangsyariah