Wisatawan Bilang Aneh! Gedung Kopdes Merah Putih Disebut Tutupi Panorama Ikonik Stone Garden

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

BANDUNG BARAT, BANGBARA.COM – Polemik pembangunan Gedung Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di area bawah Gunung Masigit, Desa Gunungmasigit, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB), terus menjadi perhatian publik.

Kali ini, sorotan datang dari pengelola lokasi wisata Stone Garden nan menilai keberadaan gedung tersebut telah mengurangi daya tarik utama lokasi wisata pengetahuan bumi tersebut lantaran menutupi panorama Gunung Masigit nan selama ini menjadi ikon favorit wisatawan.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Jawa Barat sekaligus Pengelola Wisata Stone Garden, Suryadi alias nan berkawan disapa Yadi, mengatakan sebelum gedung koperasi dibangun, visitor dapat menikmati hamparan pemandangan Gunung Masigit secara utuh dari area Stone Garden.

Baca Juga: 5 Program Unggulan Baznas KBB Terus Bergulir, Iing Noerdin: Pendidikan, Kesehatan hingga Kemanusiaan Jadi Prioritas Umat

Kini, menurutnya, perspektif pandang terbaik tersebut tidak lagi bisa dinikmati secara maksimal lantaran tertutup gedung koperasi.

"Selama ini visitor dari beragam wilayah datang ke Stone Garden untuk mengabadikan momen dengan latar Gunung Masigit. Sebelum ada gedung Kopdes, pemandangannya sangat indah. Sekarang banyak ahli foto dan visitor nan mengeluhkan lantaran view-nya tertutup bangunan," ujar Yadi kepada Bangbara.com, Selasa (7/7/2026).

Menurut Yadi, pengelola wisata sebenarnya memahami bahwa lahan nan digunakan merupakan aset Tanah Kas Desa (TKD) sehingga keputusan pemanfaatannya menjadi kewenangan pemerintah desa.

Namun dari perspektif pandang pengembangan pariwisata, dia menilai pembangunan tersebut memberikan akibat terhadap nilai estetika area wisata.

"Sebagai pengelola kami tidak mempunyai kewenangan menolak keputusan desa. Tetapi dari sisi pariwisata tentu sangat berpengaruh lantaran ikon utama Stone Garden justru tertutup bangunan," katanya.

Sempat Usulkan Lokasi Alternatif

Yadi mengungkapkan, pihak pengelola sempat beberapa kali diundang dalam pembahasan rencana pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.

Baca Juga: Libur Sekolah Bikin Stone Garden Meledak! Ratusan Mahasiswa Kampus Ternama Serbu Wisata Purba Bandung Barat

Dalam kesempatan tersebut, dirinya apalagi sempat mempertanyakan kepantasan letak pembangunan lantaran berada di area wisata.

Ia mengaku sempat menawarkan beberapa pengganti lahan Tanah Kas Desa lain nan dinilai lebih sesuai.

"Kami pernah menyampaikan apakah memang tepat dibangun di letak wisata. Bahkan kami menawarkan pengganti lahan desa lainnya. Namun akhirnya diputuskan tetap di letak sekarang lantaran dianggap aset desa nan paling memungkinkan," jelasnya.

Parkir Bus Berkurang, Event Wisata Terancam

Selain memengaruhi pemandangan alam, pembangunan gedung koperasi juga disebut berakibat terhadap kapabilitas area parkir Stone Garden.

Selengkapnya
Sumber Informasi Berita Bangbara
Informasi Berita Bangbara