Platform streaming Netflix akhirnya mengumumkan berita terbaru untuk movie sci-fi terbarunya. Proyek nan sebelumnya dikenal dengan titel 11817 sekarang resmi berganti nama menjadi The Last House, komplit dengan tanggal rilis nan sudah ditetapkan, ialah 7 Agustus 2026.
Film ini dibintangi oleh Wagner Moura dan Greta Lee, dua tokoh nan tengah naik daun berkah beragam proyek besar mereka dalam beberapa tahun terakhir.
The Last House menghadirkan premis nan sederhana namun penuh ketegangan. Cerita berfokus pada sebuah family beranggotakan empat orang nan tiba-tiba terkurung di dalam rumah mereka sendiri tanpa jalan keluar.
Situasi semakin mencekam ketika mereka kudu memperkuat hidup dengan sumber daya nan semakin menipis, sembari menghadapi ancaman misterius nan tidak terlihat namun terus menghantui. Tanpa kepastian tentang apa nan sebenarnya terjadi di luar, mereka dipaksa untuk bekerja sama demi memperkuat hidup.
Film ini digarap oleh Louis Leterrier, nan dikenal lewat film-film seperti Now You See Me dan The Incredible Hulk. Naskahnya ditulis oleh Matthew Robinson (Love and Monsters), menjanjikan kombinasi antara ketegangan, drama, dan komponen sci-fi nan kuat.
Selain Moura dan Lee, movie ini juga dibintangi oleh Riley Chung, Emma Ho, Noah Alexander Sosnowski, dan Gabriel Barbosa.
Film ini menjadi proyek besar pertama bagi Wagner Moura setelah kesuksesan The Secret Agent nan membawanya meraih nominasi Oscar pertamanya. Aktor nan juga dikenal lewat serial Narcos ini semakin memperkuat posisinya di industri movie internasional.
Sementara itu, Greta Lee terus memperluas kariernya setelah tampil dalam beragam proyek besar seperti The Morning Show dan film-film terbaru lainnya. Ia juga bakal mengisi bunyi karakter dalam Toy Story 5, nan menjadi salah satu movie animasi paling dinantikan.
Dengan konsep ruang terbatas nan intens dan ancaman misterius nan belum terungkap, The Last House berpotensi menjadi salah satu movie sci-fi thriller paling menegangkan di tahun 2026.
Perubahan titel dari 11817 ke The Last House juga memberi kesan cerita nan lebih individual dan mencekam—seolah menegaskan bahwa rumah nan semestinya menjadi tempat kondusif justru berubah menjadi perangkap mematikan.
12 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·