Viral MC LCC MPR RI Kalbar 'Hanya Perasaan Adik-adik Saja' Akhirnya Minta Maaf, MPR Nonaktifkan Juri dan MC

Sedang Trending 51 menit yang lalu

Nasional, BANGBARA.COM – Gelaran Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat nan dilaksanakan pada 9 Mei 2026 lampau berhujung dengan kegaduhan di jagat maya.

Hal ini dipicu oleh respons kontroversial dari juri dan MC saat menghadapi protes dari siswa SMAN 1 Pontianak.

MC wanita dalam aktivitas tersebut, Shindy Lutfiana, menjadi sasaran kemarahan warganet lantaran dinilai melakukan gaslighting serta tidak memvalidasi keberatan nan diajukan peserta.

Kalimatnya nan menyebut keraguan peserta hanya sekadar "perasaan" viral dan dianggap sangat tidak profesional.

Akui Kesalahan dan Meminta Maaf Secara Terbuka

Menyadari ucapannya telah memicu gelombang kecaman, Shindy Lutfiana akhirnya mengunggah pernyataan permintaan maaf melalui akun IG pribadinya pada Selasa (12/5/2026).

Ia mengakui bahwa pilihan kata nan digunakannya dalam forum resmi tersebut sangat tidak patut.

Baca Juga: Kuota Haji Bandung Barat 2026 Anjlok drastis, Hanya 89 Jemaah Diberangkatkan ke Tanah Suci

“Baik adik-adik, keputusan di majelis juri lantaran majelis juri nan datang hari ini sudah sangat berkompeten... Mungkin itu hanya emosi adik-adik saja,” demikian quote kalimat Shindy nan memicu kontroversi.

Dalam klarifikasinya, Shindy menyatakan penyesalan nan mendalam. “Dengan segala kerendahan hati, saya menyampaikan permohonan maaf nan sebesar-besarnya... Pernyataan tersebut telah menimbulkan kekecewaan, ketidaknyamanan, apalagi melukai emosi beragam pihak,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf unik kepada para siswa dan pembimbing pembimbing dari SMAN 1 Pontianak, serta masyarakat Kalimantan Barat secara umum. Shindy berkomitmen menjadikan peristiwa ini sebagai pertimbangan diri agar lebih bijak dalam memilih diksi di ruang publik ke depannya.

Kronologi Kontroversi: Jawaban Sama, Nilai Berbeda

Kericuhan ini bermulai saat babak tanya jawab mengenai pemilihan personil Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Siswa dari SMAN 1 Pontianak memberikan jawaban:

Baca Juga: Grand Opening Mitra10 Imam Bonjol Bali: Promo Menarik untuk Rumah

“Anggota-anggota Badan Pemeriksa Keuangan dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah dan diresmikan presiden.”

Namun, juri Dyastasita Widya Budi justru memberikan nilai -5 (minus lima). Pertanyaan tersebut kemudian dilempar ke Grup B (SMAN 1 Sambas), nan memberikan jawaban dengan susunan kata dan substansi nan identik.

Manusia di Balik Proyek Konstruksi Waringin Megah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian alias keseluruhan tulisan
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: M Syachruddien

Tags

Selengkapnya
Sumber Informasi Berita Bangbara
Informasi Berita Bangbara