Peristiwa, BANGBARA.COM – Sebuah kejadian kecelakaan maut nan melibatkan mobil operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG) di area Bekasi Timur, Kota Bekasi, menjadi sorotan tajam publik.
Kecelakaan nan terjadi pada Selasa (12/5/2026) ini mengakibatkan seorang pedagang kaki lima meninggal bumi setelah sempat berjuang melewati masa kritis di rumah sakit.
Lapak UMKM nan sehari-hari menjadi tempat mencari nafkah terlihat porak-poranda setelah dihantam kendaraan tersebut. Kabar duka ini dikonfirmasi setelah korban berjulukan Sanoeri (41) menghembuskan napas terakhirnya.
Kepergian Sosok Pencari Nafkah Keluarga
Pria nan berkawan disapa Owi ini merupakan pedagang tahu krispi dan otak-otak nan biasa mangkal di letak kejadian. Setelah tertabrak, dia langsung dilarikan ke RS Siloam Sentosa, Bekasi Timur. Namun, akibat luka parah nan dideritanya, nyawa Sanoeri tidak tertolong.
Baca Juga: Outing Class Berujung Tragedi: Santriwati Asal Banyumas Meninggal Dunia Usai Terpeleset di Curug Kanesia Baturraden
Kepergian Owi menyisakan duka nan sangat mendalam bagi keluarga, terutama bagi istri dan seorang anaknya nan tetap berumur balita. Sanoeri dinyatakan meninggal bumi pada Selasa (12/5/2026) sekitar pukul 14.25 WIB.
Sempat Alami Koma Akibat Luka Berat
Kakak korban, Sunendar (51), menjelaskan bahwa adiknya dalam kondisi tidak sadarkan diri sejak pertama kali tiba di rumah sakit. Berdasarkan keterangan tim medis, luka nan paling fatal berada pada bagian kepala akibat hantaman keras kendaraan.
"Korban tetap belum sadar. Tadi master sudah bicara sama saya, kondisinya koma. Luka paling parah di bagian kepala. Saya hanya minta doanya saja," ungkap Sunendar dengan nada sedih saat ditemui di RS Siloam Sentosa sebelum sang adik berpulang.
Kronologi: Mobil Melaju Kecepatan Tinggi
Menurut keterangan saksi mata di letak kejadian, kecelakaan bermulai saat mobil operasional MBG dengan nomor polisi B 9007 TXZ melaju di Jalan Pulau Kalimantan Raya dari arah Jalan Nusantara menuju Duren Jaya.
Baca Juga: Sempat 'Menghilang' Usai Dihujat Netizen, MC LCC MPR Kalbar Akhirnya Muncul dan Akui Khilaf Soal Ucapan 'Hanya Perasaan'
Rudi, seorang penduduk nan berada di tempat kejadian, menyebut bahwa mobil tersebut melaju dengan kecepatan nan cukup tinggi sebelum akhirnya lenyap kendali.
"Mobil kenceng banget dari arah sana. Saya lihat lajunya memang sangat cepat," kata Rudi.
Mobil pertama kali menghantam lapak milik Sanoeri, kemudian terus melaju hingga menabrak lapak ayam goreng milik seorang pedagang wanita berinisial NA (33).
Sopir Mengaku Kaget dan Banting Setir
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani, mengungkapkan hasil pemeriksaan sementara terhadap pengemudi mobil berinisial WS (57). Kepada penyidik, WS mengaku kehilangan kendali lantaran aspek kejutan di jalan raya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian alias keseluruhan tulisan
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Editor: M Syachruddien
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·