Ushuluddin Mengaji 2025: 1.000 Civitas UIN Jakarta Doakan Negeri– Fakultas Ushuluddin (FU) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sukses menggelar aktivitas akbar tahunan “Ushuluddin Mengaji 2025” nan bertempat di kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Acara nan mengusung semangat kebersamaan spiritual ini sukses menyatukan nyaris 1.000 civitas akademika, mulai dari ketua universitas, para dosen, staf, hingga ratusan mahasiswa dari beragam program studi. Puncak aktivitas adalah suksesnya pengkhataman Al-Qur’an secara simultan nan mencapai 33 kali tamat dalam satu hari penuh.
Rangkaian aktivitas diawali dengan prosesi nan penuh makna, ialah kunjungan berbareng ke makam para pendiri UIN Syarif Hidayatullah Jakarta nan berada di lingkungan sekitar kampus. Prosesi kunjungan ini menjadi penanda dimulainya aktivitas dan corak penghormatan terhadap jasa-jasa para tokoh nan telah mendirikan pondasi keilmuan dan keislaman di UIN Jakarta.
Ziarah dipimpin langsung oleh Rektor UIN Jakarta, Prof. Dr. Asep Saepudin Jahar, M.A., Ph.D., dan diikuti Dekan Fakultas Ushuluddin, Prof. Drs. Ismatu Ropi, M.A., Ph.D., serta jejeran ketua fakultas. Doa unik dipanjatkan untuk para rektor terdahulu dan pahlawan kampus nan telah wafat.
Setelah ziarah, aktivitas dilanjutkan dengan seremoni pembukaan resmi di Aula Utama. Dekan Fakultas Ushuluddin, Prof. Drs. Ismatu Ropi, M.A., Ph.D., dalam sambutannya menekankan bahwa “Ushuluddin Mengaji” bukan sekadar rutinitas akademik, melainkan sebuah tradisi spiritual untuk memperkuat ikatan jiwa antara dosen, mahasiswa, dan Al-Qur’an.
“Banyak sekali kejadian-kejadian, nan berangkaian dengan bencana. Kami minta bisa mendoakan semoga Indonesia bisa keluar dari segala musibah dan bencana. Kita juga mau mendoakan kampus kita, fakultas kita, semoga semakin baik dan semakin baik lagi,” tutur Prof. Ismatu Ropi.
“Di tengah dinamika sosial dan tantangan zaman, Fakultas Ushuluddin datang sebagai tembok ushul (pondasi) keilmuan Islam. Tradisi mengaji dan tamat Al-Qur’an ini adalah upaya kita untuk mengembalikan ruh keilmuan kita kepada sumbernya, sekaligus mendoakan kebaikan bagi bangsa dan negara,” ujarnya.
Sambutan juga disampaikan oleh Rektor UIN Jakarta, Prof. Dr. Asep Saepudin Jahar, M.A., Ph.D., nan memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif Fakultas Ushuluddin. Rektor berambisi aktivitas ini dapat menjadi inspirasi bagi fakultas lain untuk terus menumbuhkan budaya literasi Al-Qur’an di kampus, menjadikan UIN Jakarta sebagai pusat peradaban Islam nan berdasarkan Al-Qur’an.
Khatmil Qur’an 33 Kali Khatam dan Parade Tilawah Lintas Generasi
Puncak spiritual aktivitas adalah pembukaan Khatmil Qur’an secara massal nan melibatkan 1.000 partisipan. Sebelum prosesi membaca Al-Qur’an dimulai, aktivitas diisi dengan pembacaan tahlil dan tawasul untuk mendoakan para pengajar dan staf Fakultas Ushuluddin nan telah wafat, serta memanjatkan angan untuk keselamatan dan kemakmuran bangsa dari beragam musibah nan terjadi dalam waktu dekat.
Dengan pembagian juz Al-Qur’an nan terkoordinasi rapi, para peserta nan terdiri dari pengajar dan mahasiswa dari beragam Program Studi Ushuluddin (Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir/IAT, Ilmu Hadis/IH, Akidah Filsafat Islam/AFI, Studi Agama-Agama/SAA, dan Ilmu Tasawuf/IT) sukses menyelesaikan referensi Al-Qur’an hingga mencapai 33 kali tamat dalam kurun waktu beberapa jam saja. Sebuah pencapaian nan mencerminkan tingginya antusiasme dan komitmen spiritual di lingkungan fakultas.
Kemeriahan aktivitas semakin terasa dengan hadirnya Parade Tilawah Lintas Generasi nan menampilkan para Qari dan Qariah ternama. Bintang utama dalam parade ini adalah Hj. Maria Ulfah, Qariah legendaris Indonesia nan namanya telah wangi di kancah Internasional. Beliau tampil berbareng dosen-dosen pakar, termasuk Dr. Hasani Ahmad Said, M.A, Dr. Wiwi Siti Sajaroh, M.A, dan Dr. Yuminah, M.A.
Yang tak kalah memukau adalah penampilan dari Muhammad Miftah Farid, mahasiswa aktif dari Prodi IAT nan sekarang juga dikenal sebagai influencer Qari di media sosial dengan pengikut IG mencapai 325 ribu. Miftah membawakan tiga lagu salawat sebagai penampilan penutup nan penuh daya dan semangat.
Antusiasme massa mencapai puncaknya ketika Miftah membujuk seluruh mahasiswa nan datang untuk menyalakan lampu senter dari smartphone masing-masing. Ribuan sinar dari lampu flash ponsel menciptakan pemandangan nan bagus dan dramatis di aula, menyimbolkan angan dan sinar Al-Qur’an nan menerangi masa depan.
Acara ditutup dengan Doa Khatmil Qur’an dan Doa untuk Bangsa nan dipimpin oleh Dr. Sandi Santosa, M.Si., Ketua Program Studi Ilmu Hadis. Doa nan intens ini mengakhiri gelaran “Ushuluddin Mengaji 2025” dengan angan agar keberkahan Al-Qur’an senantiasa menyertai seluruh civitas akademika UIN Jakarta dan rakyat Indonesia.
Acar ini terselenggara berkah gotong royong dari beragam pihak, Fakultas Ushuluddin UIN Jakarta, Kemenag RI, dan khususnya orang-orang baik nan berdonasi melalui Kitabisa.com. Acara ini juga didukung oleh Islami.co dan Bincangsyariah sebagai media partner.
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·