BANGBARA.COM - transcosmos Indonesia (TCID) memperkenalkan trans-AI Chat, solusi customer engagement berbasis Artificial Intelligence (AI) nan memanfaatkan teknologi Large Language Model (LLM) untuk meningkatkan kualitas jasa pelanggan. Peluncuran ini menjadi bagian dari langkah perusahaan dalam menjawab perkembangan transformasi digital nan semakin sigap di bumi bisnis. Berbeda dari chatbot tradisional nan hanya mengandalkan alur percakapan tetap, trans-AI Chat bisa memahami konteks komunikasi, mengenali kebutuhan pelanggan, serta memberikan respons nan lebih elastis dan menyerupai hubungan manusia. Teknologi ini dirancang untuk membantu perusahaan menghadirkan pengalaman pengguna nan lebih personal, cepat, dan efisien.
Kehadiran trans-AI Chat menawarkan beragam fitur pandai nan mendukung perusahaan dalam mengelola hubungan dengan pengguna secara lebih optimal. Melalui AI Follow-up Message Automation, perusahaan dapat mengirimkan pesan otomatis seperti info status transaksi, pembaruan layanan, maupun rekomendasi produk berasas riwayat hubungan pelanggan. Selain itu, fitur AI Evaluation membantu memastikan jawaban nan diberikan tetap jeli dan sesuai dengan info perusahaan, sementara Unknown Keyword Detection memungkinkan sistem mengenali pertanyaan baru nan belum tersedia dalam pedoman pengetahuan sehingga perusahaan dapat terus melakukan pengembangan layanan. Dengan keahlian tersebut, perusahaan dapat membangun sistem customer service nan semakin adaptif dan berbasis data.
General Manager IT Solution transcosmos Indonesia, Dimas Aditama, menjelaskan bahwa penemuan ini dikembangkan untuk mengatasi beragam keterbatasan chatbot konvensional nan tetap sering menghadapi kesulitan dalam memahami kebutuhan pengguna secara mendalam. Melalui trans-AI Chat, perusahaan tidak hanya memperoleh solusi otomatisasi layanan, tetapi juga sistem nan bisa terus berkembang dan menghasilkan komunikasi lebih natural. Salah satu fitur unggulannya adalah intelligent escalation, ialah keahlian AI untuk mengalihkan percakapan kepada pemasok manusia ketika pengguna memerlukan penanganan khusus, empati, alias solusi nan lebih kompleks. Riwayat percakapan bakal diteruskan secara otomatis sehingga pengguna tidak perlu menjelaskan ulang persoalan mereka dari awal.
Dengan elastisitas penggunaan nan luas, trans-AI Chat dapat diterapkan pada beragam sektor industri seperti perbankan, telekomunikasi, retail, FMCG, dan otomotif. Teknologi ini dapat membantu beragam kebutuhan bisnis, mulai dari jasa info pelanggan, pengelolaan akun, simulasi jasa finansial, hingga proses identifikasi calon pelanggan. Vice President Director transcosmos Indonesia, Ardi Sudarto, menyampaikan bahwa AI bakal menjadi komponen krusial dalam perkembangan customer experience modern. Melalui penemuan ini, TCID mau menghadirkan ekosistem jasa berbasis AI nan bisa bekerja berbareng manusia, terintegrasi dengan proses bisnis, serta terus berkembang mengikuti kebutuhan pasar. Peluncuran trans-AI Chat juga menjadi bagian dari perjalanan 13 tahun transcosmos Indonesia dalam memperkuat transformasi digital berbareng mitra upaya melalui jasa customer experience dan business process outsourcing nan inovatif.
Sumber: VRITIMES
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian alias keseluruhan tulisan
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Editor: Abdul Kholilulloh
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·