Tips Mencegah dan Mengatasi Karat pada Mesin

Sedang Trending 2 tahun yang lalu

Karat adalah salah satu musuh pada komponen otomotif, tidak terkecuali di area mesin. Meskipun sebenarnya potensi karat pada komponen mesin tidak terlalu tinggi. Mengapa? Karena kebanyakan material mesin saat ini menggunakan material aluminium nan tidak mudah terserang karat. Ditambah suhu mesin nan tinggi membikin bercak air mudah sekali menguap sehingga meminimalkan potensi karat.

Meski begitu, karat tetap saja bisa menyerang komponen pada mesin. Pada bagian eksterior, biasanya komponen berbahan besi seperti clamp, connecting banjo tetap saja berpotensi terserang karat. Penyebab karat pada komponen eksterior umumnya bukan air, melainkan tumpahan alias leleran air aki. Asam sulfat pada air aki berkarakter sangat korosif, sehingga bisa merontokkan cat dan menimbulkan karat.

Untuk mencegahnya, pastikan semua katup pada aki tertutup dengan rapat. Untuk aki jenis basah, pastikan juga selang pernapasan tersambung dan diarahkan ke area nan aman. Periksa juga kutub aki, lantaran endapan kerak pada kutub aki juga bisa menyebabkan karat pada komponen disekitarnya.

Karat pada komponen internal mesin juga bisa terjadi. Penyebab utamanya adalah air nan merembes masuk ke dalam mesin. Air biasanya masuk melewati selang pernapasan crankcase nan pecah alias terlepas. Air juga bisa masuk akibat dari gasket nan sudah rusak, sehingga celah antar komponen jadi tidak rapat.

Baca juga : Waspada 5 Bagian Ini di Mobil Rawan Karat

Air nan masuk ke ruang mesin menyebabkan oli mesin menjadi seperti warna putih susu. Jika kalian mendapat oli mesin berubah warna seperti itu, sebaiknya cek segera sumber kebocoran. Jika dibiarkan, kandungan air pada oli bisa menyebabkan komponen metal jadi karatan dan membuatnya rapuh. Yuk kita jaga mesin kita dari karat.

Selengkapnya
Sumber Informasi Otomotif Deltalube
Informasi Otomotif Deltalube