Tanya Ustadz: Kenapa Shalat Jenazah Tanpa Doa Iftitah?

Sedang Trending 4 jam yang lalu
 Kenapa Shalat Jenazah Tanpa Doa Iftitah?Tanya Ustadz: Kenapa Shalat Jenazah Tanpa Doa Iftitah?

Tanya Ustadz

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Ustadz, saya mau bertanya. Dalam shalat lima waktu kita dianjurkan membaca angan iftitah setelah takbiratul ihram. Namun ketika melaksanakan shalat jenazah, angan iftitah tidak dibaca. Kenapa shalat jenazah tidak membaca angan iftitah? Apakah ada dasar dari ustadz mengenai perihal tersebut? Mohon penjelasannya. Terima kasih.

Jawaban

Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh. Doa iftitah merupakan salah satu sunnah dalam shalat nan dibaca setelah takbiratul ihram sebelum membaca surat Al-Fatihah. Namun para ustadz menjelaskan bahwa kesunnahan membaca angan iftitah tidak bertindak dalam semua jenis shalat.

Dalam ajaran Syafi’i, salah satu syarat disunnahkannya membaca angan iftitah adalah bahwa shalat nan dikerjakan bukan shalat jenazah. Syekh Abu Bakar Syatha Ad-Dimyati dalam kitab I’anathut Thalibin, Jilid 1, laman 170 dia berbicara bahwa shalat jenazah merupakan pengecualian sehingga tidak dianjurkan membaca angan iftitah.

والحاصل أن دعاء الافتتاح إنما يسن بشروط خمسة مصرح بها كلها في كلامه: أن يكون في غير صلاة الجنازة، وأن لا يخاف فوت وقت الأداء، وأن لا يخاف المأموم فوت بعض الفاتحة، وأن لا يدرك الإمام في غير القيام فلو أدركه في الاعتدال لم يفتتح – كما في شرح الرملي – وأن لا يشرع المصلي مطلقا في التعوذ أو القراءة

Artinya: “Kesimpulannya, angan istiftah hanya disunnahkan dengan lima syarat nan telah disebutkan secara tegas, yaitu: shalat tersebut bukan shalat jenazah, tidak dikhawatirkan habisnya waktu penyelenggaraan shalat, makmum tidak cemas tertinggal sebagian referensi Al-Fatihah, tidak mendapati pemimpin dalam keadaan selain berdiri, dan orang nan shalat belum memulai ta’awudz ataupun referensi Al-Qur’an.”

Kenapa shalat jenazah tidak membaca angan iftitah?

Para ustadz Syafi’iyah menjelaskan bahwa karakter shalat jenazah berbeda dengan shalat pada umumnya. Shalat jenazah tidak mempunyai rukuk, sujud, tasyahud, maupun duduk di antara dua sujud. Shalat ini dibangun di atas prinsip ringkas dan sederhana agar segera dapat mendoakan jenazah.

Imam An-Nawawi menjelaskan dalam kitab Al-Majmu’ Syarh Al-Muhadzdzab:

قال عامة أصحابنا : لا يأتي به لأنها مبنية على الحذف والاختصار فلا تحتمل التطويل والإكثار

Artinya: “Mayoritas ustadz ajaran Syafi’i beranggapan bahwa angan iftitah tidak dibaca dalam shalat jenazah, lantaran shalat jenazah dibangun atas dasar pengurangan dan penyederhanaan sehingga tidak layak diperpanjang dengan tambahan bacaan.”

Dengan kata lain, tujuan utama shalat jenazah adalah mendoakan mayit. Oleh karena itu hukum menghendaki pelaksanaannya secara ringkas tanpa tambahan sunnah-sunnah nan dapat memperpanjang shalat.

Hikmah Tidak Membaca Doa Iftitah

Sejatinya, terdapat beberapa hikmah di kembali tidak dibacanya angan iftitah dalam shalat jenazah:

  1. Mempercepat penyelenggaraan kewenangan jenazah untuk segera didoakan dan dimakamkan.
  2. shalat jenazah nan memang singkat dan sederhana.
  3. Memberikan kemudahan bagi jamaah nan banyak datang dalam prosesi takziyah.

Untuk itu, Kenapa shalat jenazah tidak membaca angan iftitah?Sebab halat jenazah merupakan shalat nan dibangun atas dasar keringkasan (ikhtishar) dan penyederhanaan (takhfif). Oleh karena itu, bacaan-bacaan sunnah tambahan seperti angan iftitah tidak dianjurkan untuk dibaca.

Sertifikasi Halal

Selengkapnya
Sumber Info Seputar Islam bincangsyariah
Info Seputar Islam bincangsyariah