Sudah 1 Bulan Sampah Menggunung dan Berbelatung di Depan Kantor Desa Ngamprah, Warga Mulai Resah

Sedang Trending 5 jam yang lalu

NGAMPRAH, BANGBARA.COM – Pemandangan tidak sedap sekarang menghiasi wajah pusat instansi pemerintahan Desa Ngamprah, Kecamatan Ngampah, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Tumpukan sampah nan dibiarkan menumpuk selama kurang lebih satu bulan terakhir di depan Kantor Desa Ngamprah, serta di area Lapang Voli RT01 dan RT02 RW03, telah menimbulkan aroma busuk nan menyengat dan menakut-nakuti kesehatan lingkungan penduduk sekitar.

​Tidak hanya merusak estetika lingkungan, tumpukan limbah rumah tangga tersebut sekarang menjadi sarang bagi ulat nan mulai merayap hingga ke badan jalan.

Kondisi ini membikin penduduk nan melintas, terutama para siswa SD Ngamprah nan lokasinya berdekatan, merasa sangat terganggu dan cemas bakal potensi penyebaran penyakit.

Baca Juga: Saat Disambangi KPU, Ketua DPD PKS KBB Sentil Target Tambah Kursi DPRD,  Siapkan Strategi Jitu

Kondisi tumpukan sampah nan berdekatan dengan instansi pelayanan Desa Ngamprah, dan SD Ngamprah di RT01 sudah 1 bulan menumpuk

Kondisi tumpukan sampah nan berdekatan dengan instansi pelayanan Desa Ngamprah, dan SD Ngamprah di RT01 sudah 1 bulan menumpuk (Foto: Addien Bangbara)

​Keluhan Warga: Dari Aroma Busuk hingga Ancaman Kesehatan

​Salah seorang penduduk setempat, Mak Ami (47), mengungkapkan kepada Bangbara.com tentang keresahannya atas kondisi nan sudah berjalan selama empat minggu ini.

Menurutnya, area tersebut sejatinya difungsikan sebagai Tempat Penampungan Sementara (TPS). Namun, sejak sebulan lalu, ritme pengangkutan sampah nan biasanya dilakukan secara rutin sekarang terhenti total.

​"Harusnya seminggu sekali diangkut dari tempat penampungan sementara ini, tapi ke sininya sudah tidak ada lagi petugas nan datang. Sampahnya sudah menumpuk tinggi dan baunya luar biasa, apalagi belatungnya sudah mulai melebar sampai ke jalanan. Kami betul-betul tidak nyaman," ujar Mak Ami saat ditemui Bangbara di lokasi, Jumat (22/5/2026).

​Lebih lanjut, Mak Ami menuturkan bahwa rumor nan beredar di masyarakat mengenai penyebab terhentinya pengangkutan adalah akibat hambatan teknis pada armada pengangkut sampah.

Baca Juga: Tantang Kepemimpinan Tobias di KONI KBB, Yacob Anwar Lewi: Harus Bisa Kembalikan Kejayaan Olahraga Bandung Barat

​"Kabarnya truk pengangkut sampah mengalami kecelakaan, jadi tidak bisa beroperasi. Tapi sejujurnya kami tidak tahu pasti kelanjutan dan gimana solusinya, penduduk hanya mau sampah ini segera diangkut lantaran sudah sangat mengganggu aktivitas sehari-hari," tambahnya.

Penampakan tumpukan sampah juga berada di RT02 RW03 Desa Ngamprah di titik nan berbeda

Penampakan tumpukan sampah juga berada di RT02 RW03 Desa Ngamprah di titik nan berbeda (Foto: Addien Bangbara)

​Ancaman di Lingkungan Pendidikan

Selengkapnya
Sumber Informasi Berita Bangbara
Informasi Berita Bangbara