Rupiah Volatil, BRI-MI Tawarkan Diversifikasi

Sedang Trending 4 hari yang lalu

BANGBARA.COM - Volatilitas nilai tukar rupiah terhadap dolar AS kembali menjadi perhatian pelaku pasar, dipengaruhi oleh beragam aspek eksternal seperti kebijakan moneter Federal Reserve nan tetap ketat, penguatan indeks dolar AS, serta arus modal nan keluar dari pasar negara berkembang. Kondisi ini mendorong penanammodal domestik untuk kembali mengevaluasi strategi alokasi aset, khususnya mengenai eksposur mata duit dalam portofolio mereka.

Dalam konteks tersebut, diversifikasi kurs sekarang dipandang bukan sekadar respons terhadap pelemahan rupiah, melainkan bagian dari perencanaan finansial jangka menengah dan panjang. Investor semakin mempertimbangkan aset berdenominasi dolar AS sebagai pengganti untuk menjaga stabilitas portofolio, terutama bagi mereka nan mempunyai kebutuhan finansial dalam mata duit tersebut. Instrumen investasi berbasis dolar nan dikelola secara ahli menjadi salah satu opsi nan banyak dilirik.

Kepala Divisi Corporate Secretary & Communication PT BRI Manajemen Investasi (BRI-MI), Bagus Setyawan, menyatakan bahwa volatilitas nilai tukar dapat menjadi momentum pertimbangan portofolio, bukan hanya akibat pasar. Menurutnya, penanammodal sekarang lebih aktif mencari keseimbangan antara akibat dan kesempatan melalui diversifikasi nan lebih terukur. Ia juga menekankan bahwa eksposur terhadap dolar AS semakin dipahami sebagai strategi jangka panjang, bukan sekadar spekulasi jangka pendek terhadap pergerakan kurs.

BRI-MI merespons kebutuhan tersebut melalui produk BRI Seruni Likuid Dolar (BSLD), reksa biaya pasar duit nan berinvestasi pada instrumen pasar duit dan pengaruh utang berdenominasi dolar AS dengan tenor di bawah satu tahun. Sejak peluncurannya pada Juli 2025 hingga Juni 2026, BSLD mencatat imbal hasil 3,14% dalam dolar AS. Instrumen ini menawarkan likuiditas tinggi dan fleksibilitas, sehingga dapat menjadi pilihan bagi penanammodal nan mau membangun eksposur dolar secara berjenjang sesuai profil akibat dan tujuan finansial masing-masing.

Sumber: VRITIMES

Selengkapnya
Sumber Informasi Berita Bangbara
Informasi Berita Bangbara