Penyebab Payudara Nyeri Sebelah Kanan, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Sedang Trending 2 tahun yang lalu

Jakarta -

Nyeri tetek sering dirasakan seperti berdebar dan terasa tajam. Apa sebenarnya penyebab nyeri sebelah kanan nan kerap muncul? Cari tahu lebih lanjut, yuk.

Rasa sakit pada tetek mungkin tak semua dirasakan perempuan. Tetapi, sebagian dari mereka merasakan nyeri tetek nan digambarkan sebagai nyeri tekan, berdenyut, tajam, menusuk, nyeri terbakar namalain sesak pada jaringan payudara. Rasa sakitnya kerap terus menerus namalain hanya terjadi sesekali, dan dapat terjadi pada siapa saja.

Penyebab tetek nyeri sebelah kanan

Berbagai penyebab tetek nyeri sebelah kanan bisa disebabkan beragam aspek ya, Bunda. Perubahan kadar hormon salah satunya juga dapat menyebabkan perubahan pada saluran susu namalain kelenjar susu. Perubahan pada saluran namalain kelenjar ini dapat menyebabkan kista tetek sehingga dapat menimbulkan rasa sakit.


Terkadang, penyebab pasti nyeri tetek tidak dapat teridentifikasi, namun ada beberapa aspek nan dapat meningkatkan risikonya. Biasanya, nyeri tetek lebih sering terjadi pada orang nan belum mengalami menopause, meskipun bisa juga terjadi setelah menopause. 

Faktor lain nan dapat meningkatkan akibat nyeri tetek meliputi beberapa perihal berikut ini:

1. Ukuran payudara

Orang nan mempunyai tetek besar mungkin mengalami nyeri tetek non-siklik nan berangkaian dengan ukuran payudaranya. Nyeri leher, bahu, dan punggung mungkin menyertai nyeri tetek nan disebabkan oleh tetek besar.

2. Operasi payudara

Nyeri tetek nan berasosiasi dengan operasi tetek dan pembentukan jejak luka terkadang tetap terasa setelah sayatan sembuh.

3. Ketidakseimbangan masam lemak

Ketidakseimbangan masam lemak di dalam sel dapat memengaruhi sensitivitas jaringan tetek terhadap sirkulasi hormon seperti dikutip dari laman Mayo Clinic.

4. Penggunaan obat

Obat hormonal tertentu, termasuk beberapa perawatan infertilitas dan pil KB oral, mungkin berasosiasi dengan nyeri payudara. Nyeri tetek adalah kemungkinan pengaruh samping terapi hormon estrogen dan progesteron nan digunakan setelah menopause.

5. Konsumsi kafein berlebihan

Meskipun diperlukan lebih banyak penelitian, beberapa orang merasakan adanya perbaikan pada nyeri tetek saat mereka mengurangi namalain menghilangkan kafein.

Cara mengatasi nyeri pada payudara

Sering kali, nyeri pada tetek tidak memerlukan pengobatan khusus. Tetapi, ketika rasa sakit semakin tak terkendali, Bunda dapat mengonsumsi obat seperti asetaminofen, ibuprofen, natrium naproksen, aspirin, dan diklofenak.

Jika nyeri tetek semakin parah, master mungkin menyarankan Danazol namalain Tamoxifen, nan merupakan dua obat resep. Namun kedua obat ini juga mempunyai pengaruh samping tertentu, oleh lantaran itu krusial untuk berkonsultasi dengan master sebelum meminumnya, untuk menentukan apakah obat tersebut layak untuk kasus spesifik seperti dikutip dari laman Clevelandclinic.

Selain pengobatan medis, Bunda juga dapat meredakan nyeri nan muncul dengan langkah berikut ini:

1. Mengenakan bra nan pas dan suportif.
2. Mengonsumsi suplemen vitamin E dan multivitamin lainnya.
3. Menghilangkan kafein.
4. Menghindari produk tembakau.
5. Menerapkan panas ke area nan paling menyakitkan di payudara.
6. Mengonsumsi suplemen magnesium.
7. Mengoleskan krim anti nyeri seperti trolamin salisilat.
8. Lakukan relaksasi.

Infografis 6 Penyebab Puting Payudara Nyeri Saat Pertama Kali MenyusuiPenyebab Puting Payudara Nyeri Saat Pertama Kali Menyusui/ Foto: HaiBunda/Novita Rizki

Berbagai kondisi sakit dan nyeri tetek nan perlu diwaspadai

Nyeri tetek pada sebagian kondisi memang menjadi perihal normal ya, Bunda. Saat kondisinya semakin parah dengan tingkat nyeri semakin banyak, bisa jadi ini pertanda kondisi serius. 

Perlu Bunda ketahui bahwa nyeri tetek pada wanita bisa menjadi salah satu tanda peringatan kanker payudara. Ketika indikasi timbul, pasien kudu segera mencari pertolongan medis untuk menyingkirkan penyebab nyeri seperti dikutip dari laman Vejthani.

Nyeri tetek sendiri dibedakan menjadi dua jenis sebagai berikut:

1. Nyeri tetek siklis berasosiasi dengan siklus menstruasi. Ini merupakan jenis nyeri tetek nan paling sering ditemukan pada perempuan. Rasa sakit ini terjadi lantaran ketidakseimbangan hormon dalam tubuh dan dimulai saat ovulasi dan melangkah hingga menstruasi dimulai. Rasa sakitnya terkadang bisa terjadi di seluruh area payudara, di satu sisi namalain keduanya, dan bisa menjalar ke area ketiak.

2. Nyeri tetek non-siklus tidak berasosiasi dengan siklus menstruasi . Rasa sakitnya nyaris selalu konstan namalain lebih parah di area tertentu nan disebabkan oleh beberapa perihal adalah kelainan payudara, misalnya kanker payudara, tumor namalain benjolan pada payudara, kista payudara, cedera payudara, Mastitis, bisul payudara, indikasi mengenai menyusui, dan pengaruh samping pembesaran payudara.

Selain itu, kelainan tetek nan disebabkan oleh aspek luar, misalnya ketegangan namalain cedera otot dada, kostokondritis, trauma namalain cedera pada dada dan tulang rusuk.

Pemeriksaan tetek sendiri sebaiknya dilakukan sebulan sekali, tujuh hari setelah siklus menstruasi. Memeriksa penampilan corak tetek di cermin untuk mengetahui adanya lesung pipi namalain penonjolan pada kulit sangatlah penting.

Amati apakah ada distorsi nan terlihat pada bentuk, ukuran, tekstur namalain warna, namalain jika ada keluarnya cairan nan tidak biasa seperti darah namalain cairan seperti nanah namalain apalagi susu dari puting. 

Jika ditemukan kelainan pada pemeriksaan namalain mengalami nyeri tetek nan tidak biasa, segera konsultasikan ke master untuk mendapatkan pemeriksaan nan tepat. Saat ini kita mempunyai teknologi mammogram digital 3D nan dipadukan dengan pemeriksaan tambahan seperti USG, nan bakal meningkatkan kecermatan diagnosis.

Ciri-ciri tetek sehat

Ketika berbincang tentang kesehatan payudara, sering kali wanita tidak banyak mengetahui mengenai karakter tetek sehat nan sesungguhnya. Yuk, cari tahu lebih lanjut agar bisa menjaga kesehatan tetek dengan baik:

1. Gumpalan nan konsisten

Ketika memikirkan tanda-tanda kanker pada wanita, banyak orang menyebut benjolan di tetek sebagai salah satu penyebab utama kanker. Ini bisa membingungkan.

Meskipun betul jika benjolan baru tiba-tiba terbentuk, Bunda kudu memeriksakannya ke dokter, sebagian besar benjolan tetek adalah perihal nan wajar. Jika nan Bunda rasakan hanyalah benjolan nan sama di kedua tetek dalam jangka waktu lama, Bunda tidak perlu khawatir.

2. Kulit bersih

Jika menyangkut kesehatan tetek dan tubuh secara umum, kulit bersih adalah kulit nan sehat. Kulit tetek secara alami semestinya lebih namalain kurang rata dan halus.

Sekali lagi, konsistensi adalah kuncinya. Benjolan dan tanda lahir nan selalu ada tidak menjadi masalah. Perubahan mendadak pada kulit tetek kudu dilaporkan ke dokter.

Ini bukanlah tanda umum kanker payudara, namun mungkin merupakan masalah medis nan berbeda. Perubahan kulit sebagai tanda kanker pada wanita relatif jarang terjadi. Meski begitu, kulit nan bersih merupakan parameter terbaik kesehatan tetek nan baik.

3. Suhu merata

Saat tubuh sehat, sirkulasi menyebabkan suhu menjadi konsisten di mana-mana, termasuk di payudara. Payudara kudu hangat seperti bagian tubuh lainnya. Melaporkan kehangatan nan tidak wajar kepada master dapat membantu mencegah kanker payudara. Panas bisa menjadi tanda jangkitan namalain kondisi lain. Secara umum, suhu tetek Bunda kudu terasa alami dan selaras dengan suhu seluruh tubuh.

4. Tidak ada keluarnya cairan

Satu-satunya perihal nan kudu keluar dari puting adalah susu. Jika tidak sedang menyusui, semestinya tidak ada cairan nan keluar dari puting Bunda. Keputihan jika Bunda tidak sedang mengandung namalain menyusui bisa menjadi pertanda beragam hal, mulai dari pengaruh samping pengobatan hingga kanker. Temui master untuk melakukan observasi lebih lanjut ya, Bunda.

5. Bebas rasa sakit

Payudara semestinya tidak sakit setiap hari. Seperti biasa, selalu ada pengecualian untuk setiap aturan. Banyak wanita mengalami nyeri pada tetek sebelum namalain selama menstruasi. Jika ini normal bagi Bunda, maka tidak ada nan perlu dikhawatirkan.

Hal terpenting nan perlu diingat dalam menjaga kesehatan tetek adalah konsistensi. Payudara setiap orang sedikit berbeda, jadi krusial untuk mengetahui apa nan normal bagi Bunda.

Setelah Bunda menetapkan dasar tersebut, bakal jauh lebih mudah untuk menjaga kesehatan tetek dan mencegah kanker payudara. Selalu laporkan setiap perubahan mendadak ke master sesegera mungkin. Sekalipun tidak ada masalah serius, lebih baik segera memeriksakan diri daripada membiarkan penyakit semakin parah.

Cara menjaga tetek sehat agar terhindar dari nyeri

Jika nyeri tetek jelas berbudi pekerti rutin seperti jelang siklus haid, namalain jika Bunda sudah memeriksakan  diri ke master dan mengesampingkan kondisi serius, berikut beberapa langkah untuk membantu mengatasi nyeri namalain mencegahnya bertambah parah:

1. Makan makanan rendah lemak dan tinggi serat

Pola makan tinggi lemak dapat memperburuk nyeri tetek dan terdapat bukti bahwa perihal tersebut dapat meningkatkan akibat kanker payudara. Selain itu, kita sudah tahu bahwa makan dengan betul dapat membantu tubuh merasa lebih baik dan hidup lebih lama.

2. Batasi kafein

Meskipun belum dapat disimpulkan secara pasti, beberapa penelitian menunjukkan bahwa nyeri tetek pada wanita bakal berkurang jika mereka melewatkan kafein namalain mengurangi jumlah konsumsinya seperti dikutip dari laman Elcaminohealth.

3. Tingkatkan vitamin B6 dan vitamin E

Kedua vitamin tersebut terbukti membantu mengurangi nyeri payudara. Vitamin E juga melindungi tetek Bunda dari kerusakan akibat radikal bebas nan dapat menghancurkan sel.

4. Pastikan bra nan dikenakan pas

Salah satu penyebab paling umum nyeri tetek non-siklik adalah bra nan tidak pas. Cobalah bra sebelum membelinya dan dapatkan support dari penjual berpengalaman. Pastikan bra nan Bunda pilih mendukung dan nyaman, dan jika Bunda sedang berolahraga namalain berolahraga, kenakan bra olahraga berbobot baik.

5. Batasi asupan natrium (garam)

Ini lantaran garam dapat menyebabkan retensi cairan, nan dikaitkan dengan nyeri payudara.

Bagi Bunda nan mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

Selengkapnya
Sumber Info Kesehatan Kincaimedia
Info Kesehatan Kincaimedia