Musim Kemarau! Perumdam Tirta Mukti Pastikan Pasokan Air 50 Ribu Pelanggan di Cianjur Tetap Aman

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Peristiwa, BANGBARA.COM – Di tengah musim kemarau nan mulai melanda Kabupaten Cianjur, Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti memastikan pasokan air bersih bagi sekitar 50 ribu pelanggan tetap berjalan.

Meski demikian, penurunan debit air pada sejumlah sumber air permukaan menyebabkan pengedaran di beberapa wilayah belum sepenuhnya optimal.

Direktur Utama Perumdam Tirta Mukti Kabupaten Cianjur, Syamsul Hadi, mengatakan penurunan debit air mulai dirasakan dalam sepekan terakhir, terutama di wilayah nan mengandalkan sumber air permukaan sebagai pasokan utama.

Menurutnya, kondisi tersebut berakibat pada berkurangnya volume air nan diterima sebagian pengguna di sejumlah kecamatan, seperti Pacet, Karangtengah, Cilaku, Ciranjang, dan Sindangbarang.

Baca Juga: Ini Dia Kesejukan di Kaki Gunung Gede, Air Terjun Cibeureum Jadi Destinasi Favorit Wisatawan di Cianjur

"Kami terus berupaya melakukan perbaikan agar debit air tetap normal," ujar Syamsul Hadi.

Untuk mengatasi hambatan tersebut, Perumdam telah melakukan beragam langkah teknis, di antaranya memindahkan titik pompa ke letak nan mempunyai debit air lebih tinggi sehingga pengedaran kepada pengguna dapat tetap berlangsung.+

Syamsul Hadi (Sumber foto  FB Syamsul Hadi)

Syamsul Hadi (Sumber foto FB Syamsul Hadi)

Selain itu, perusahaan juga mengerahkan tiga unit mobil tangki air guna membantu penyaluran air bersih ke wilayah nan mengalami gangguan pengedaran akibat menurunnya debit sumber air.

Tidak hanya melayani pengguna jaringan perpipaan, Perumdam Tirta Mukti juga turut membantu masyarakat nan terdampak kekeringan melalui pengedaran air bersih ke beragam wilayah.

Hingga saat ini, lebih dari 250 ribu liter air bersih telah disalurkan ke 13 kecamatan nan mengalami krisis air selama musim kemarau.

Penyaluran support tersebut dilakukan bekerja sama dengan BPBD Kabupaten Cianjur, PMI Cianjur, serta beragam lembaga mengenai agar kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi.

Baca Juga: Kasus Debu Kapur Cipatat-Padalarang Diselidiki, Dinkes KBB Kerahkan Pemeriksaan Kesehatan Massal Warga

"Kami bekerja sama dengan BPBD Cianjur, PMI Cianjur, dan lembaga mengenai lainnya guna mendistribusikan air bersih ke wilayah terdampak tandus mulai dari utara hingga selatan selama dapat dilalui kendaraan besar," jelas Syamsul Hadi.

Ia menambahkan, Perumdam bakal terus memantau perkembangan kondisi sumber air dan melakukan beragam langkah antisipasi andaikan musim tandus berjalan lebih lama dari perkiraan.

Selengkapnya
Sumber Informasi Berita Bangbara
Informasi Berita Bangbara