Lolos Seleksi Ketat, Mayor Jadi Sapi Kurban Presiden Prabowo Subianto dari Bandung Barat

Sedang Trending 1 jam yang lalu


KBB, BANGABARA.COM – Seekor sapi berukuran jumbo asal Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), mencuri perhatian setelah terpilih menjadi hewan kurban Presiden RI Prabowo Subianto pada Iduladha 1447 Hijriah.

Sapi jenis Simmental berjulukan Mayor itu mempunyai berat mencapai 1,05 ton dengan tinggi sekitar 160 sentimeter di usia tiga tahun.

Hewan ternak milik Dede (48), penduduk Kampung Pasirkuning, Desa Pasirlangu, tersebut dinyatakan lolos seleksi ketat hewan kurban kepresidenan setelah melalui serangkaian pemeriksaan kesehatan dan fisik.

Dede mengaku bangga lantaran untuk pertama kalinya sapi miliknya dipilih langsung sebagai hewan kurban presiden.

“Alhamdulillah, senang dan bangga. Baru pertama kali mendaftar langsung terpilih jadi hewan kurban Pak Presiden,” ujar Dede saat ditemui di kandangnya, Rabu, 20 Mei 2026.

Mayor diketahui dibeli Dede dari peternak di area Lembang saat usianya sekitar dua tahun.

Selama dipelihara, sapi tersebut rutin diberikan pakan berbobot berupa rumput pilihan, konsentrat, vitamin, serta pengawasan kesehatan berkala.

Menurut Dede, perawatan konsisten menjadi aspek utama menjaga kondisi sapi tetap sehat dan tumbuh maksimal.

“Yang krusial kualitas pakan dijaga, ditambah konsentrat dan pemeriksaan rutin agar tetap sehat,” katanya.

Sebelum dinyatakan layak sebagai hewan kurban presiden, Mayor kudu melewati sejumlah tahapan pemeriksaan kesehatan.

Mulai dari tes darah, pemeriksaan penyakit mulut dan kuku (PMK), Lumpy Skin Disease (LSD), hingga pengecekan kondisi bentuk secara menyeluruh.

“Mulut, kuku, semua diperiksa. Intinya dipastikan betul-betul sehat,” jelasnya.

Setelah lolos seluruh tahapan seleksi, pihak Sekretariat Presiden membeli sapi tersebut dengan nilai Rp110 juta.

Mayor dijadwalkan dikirim setelah Hari Raya Iduladha dan diperuntukkan bagi masyarakat Kabupaten Bandung Barat.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan KBB, Wiwin Aprianti, mengatakan proses seleksi hewan kurban presiden berjalan cukup ketat.

Selengkapnya
Sumber Informasi Berita Bangbara
Informasi Berita Bangbara