Kekurangan Keausan Poles

Sedang Trending 2 tahun yang lalu

Permukaan mesin nan dipoles dapat meningkatkan keahlian peralatan dengan mengurangi gesekan dan meningkatkan efisiensi. Ada banyak langkah untuk memoles permukaan mesin, dan hasilnya tergantung pada hasil nan diinginkan. Namun, masalah dapat muncul jika Anda tidak memahami langkah nan tepat untuk memoles permukaan alias gimana aspek pemilihan oli industri diperhitungkan.

Meskipun pemolesan dapat memberikan faedah dalam banyak hal, perihal ini juga dapat menjadi proses negatif jika terjadi secara tidak sengaja. Pemolesan nan tidak disengaja dapat terjadi ketika konsentrasi kontaminan padat mencapai titik tertentu baik dalam ukuran maupun jumlah partikel keras.

Saat mesin beroperasi, campuran oli industri dan partikel ini bergerak ke seluruh sistem. Partikel-partikel ini mulai memotong permukaan mesin, meninggalkan goresan mini linier nan pada akhirnya menghasilkan permukaan nan halus.

Contoh lain gimana pemolesan dapat terjadi secara tidak sengaja adalah ketika salah pemilihan paket aditif dari oli industri untuk suatu peralatan. Banyak oli industri roda gigi mengandalkan penambahan aditif tekanan ekstrim (EP) untuk membantu melumasi bagian nan bergerak dalam kondisi pelumasan batas. Beberapa aditif EP ini berkarakter garang secara kimia dan betul-betul menyantap alias mengotori bagian-bagian mesin, sehingga menyebabkan pemolesan kimia.

Jika paket aditif dari oli industri sesuai dengan mesin, reaksi kimia ini bakal berjalan ringan, dan lapisan logam lunak nan dibentuk oleh proses pemolesan dapat berfaedah dalam mengurangi keausan mesin selama kondisi pelumasan batas.

Jika paket aditif dari oli industri tidak sesuai dengan mesin, keausan bahan kimia nan diakibatkannya menjadi terlalu ekstrem, sehingga menghilangkan lebih banyak logam di permukaan dan pada akhirnya mengurangi profil permukaan mesin. Saat profil permukaan dibentuk ulang, bagian-bagiannya tidak saling menyatu dan dalam beberapa kasus dapat menyebabkan kegagalan nan sangat besar.

Mesin nan paling rentan terhadap pemolesan kimia garang adalah mesin nan menggunakan logam lunak alias paduan logam nan lebih lunak. Contoh nan bagus adalah roda gigi cacing. Seringkali cacing terbuat dari baja, sedangkan roda gigi cacing terbuat dari kuningan alias paduan tembaga.

Baca juga : Tips Memilih Oli Industri Metalworking

Aditif EP nan garang secara kimia bakal menyerang tembaga lunak. Proses pemolesan ini biasanya bakal melampaui pemolesan permukaan nan ringan dan berubah menjadi korosi kimia nan parah, nan pada akhirnya menyebabkan kegagalan mesin.

Selengkapnya
Sumber Informasi Otomotif Deltalube
Informasi Otomotif Deltalube