Kebiasaan Buruk yang Bikin Komstir Motor Cepat Rusak

Sedang Trending 1 tahun yang lalu

Komstir punya peranan krusial pada handling sepeda motor. Komstir alias nan berjulukan steering head, memungkinkan roda depan dapat berbelok kanan-kiri. Jika komstir rusak, bukan saja manuver motor nan jadi terganggu, namun juga bisa sampai menyebabkan kecelakaan lho. Komstir secara umum punya umur nan panjang, namun ada beberapa aspek alias kebiasaan nan bikin komstir motor jadi sigap rusak. Apa saja itu? Simak tulisan ini selengkapnya.

Gaya Berkendara

Faktor style berkendara, bisa dibilang nan paling berpengaruh terhadap keawetan komponen komstir motor. Jika kalian nan sering melibas lubang jalan tanpa kompromi, jelas bikin komstir sigap rusak. Selain melibas lubang, melintasi polisi tidur alias speed bump secara sembarangan juga bisa membebani komstir sehingga mudah oblak alias rusak.

Tumbukan nan terjadi secara berulang, bisa membikin bola gotri dan sangkar komstir jadi sigap aus. Untuk itu, sebaiknya kalian sebisa mungkin mengelak dengan kondusif saat berhadapan dengan lubang. Dan jika tidak bisa dihindari, kurangi kecepatan dengan kondusif agar tidak terjadi tumbukan nan terlalu kuat.

Penyetelan nan Salah

Umumnya komstir sepeda motor bisa disetel kerapatannya. Jika diset rapat maka setang motor bakal lebih terasa berat saat dibelokkan. Sebaliknya jika mur pengunci komstir dibuat renggang, maka setang motor bakal terasa ringan. Namun jika komstir disetel terlalu renggang, bisa bikin komstir jadi sigap oblak alias rusak lho Bro Deltalube.

Baca Juga : Penyebab Handling Sepeda Motor Sulit Dikendalikan

Komstir nan diset terlalu renggang membikin terlalu banyak jarak bebas alias free play, sehingga bola gotri dan sangkarnya jadi mudah beradu saat motor terkena tumbukan. Jika sampai terjadi keausan, maka komstir bakal jadi oblak. Untuk itu saat menyetel komstir sebaiknya diperhatikan agar tidak menyetelnya terlalu kendur alias renggang.

Selengkapnya
Sumber Informasi Otomotif Deltalube
Informasi Otomotif Deltalube