Ingin tanaman kangkung subur dan berdaun lebar? Cukup pakai pupuk dari rendaman ampas dapur ini

Sedang Trending 5 bulan yang lalu
Ingin tanaman kangkung subur dan berdaun lebar? Cukup pakai pupuk dari rendaman jejak dapur ini

foto: Instagram/@risna_normaliana93

- Kangkung jadi salah satu sayuran favorit banyak orang lantaran mudah tumbuh dan sigap panen. Banyak nan menanamnya sendiri di rumah, baik di pot, ember, alias langsung di tanah, lantaran perawatannya nan terbilang sederhana. Tapi meski terlihat mudah, hasilnya kadang tidak selalu sesuai harapan.

Tanaman kangkung nan tidak dirawat dengan baik biasanya tumbuh kurus, daunnya kecil-kecil, dan warnanya condong pucat. Kondisi ini bisa terjadi lantaran kurang nutrisi, penyiraman nan tidak teratur, alias media tanam nan miskin unsur hara. Padahal, dengan sedikit perhatian ekstra, daun kangkung bisa tumbuh lebih lebar dan segar.

Perawatan sederhana seperti pemberian pupuk organik, pengaturan sinar matahari, hingga teknik penyiraman nan tepat bisa membikin kangkung tumbuh subur. Tak perlu bahan kimia, cukup manfaatkan bahan alami nan ada di dapur untuk menyuburkan tanah dan memperlebat daun. Dengan begitu, hasil panen kangkung dari laman rumah bisa terasa lebih maksimal dan menyehatkan.

Nah, mau tahu apa bahan dapur nan bisa dipakai sebagai pupuk organik untuk suburkan tanaman kangkung? Simak ulasannya lebih lanjut nan telah BrilioFood rangkum dari IG @risna_normaliana93 pada Jumat (7/11).

Cara suburkan tanaman kangkung.

1. Rendam kulit bawang dalam air cucian beras.

Ingin tanaman kangkung subur dan berdaun lebar? Cukup pakai pupuk dari rendaman jejak dapur ini

foto: Instagram/@risna_normaliana93

Langkah pertama, siapkan beberapa lembar kulit bawang merah alias bawang putih, lampau masukkan ke dalam wadah berisi air cucian beras. Air cucian beras ini kaya bakal nutrisi seperti vitamin B dan mineral nan baik untuk pertumbuhan daun. Kombinasi dua bahan ini bisa jadi pupuk alami nan efektif untuk menyuburkan kangkung tanpa bahan kimia.

2. Fermentasi selama 1–2 hari di tempat sejuk.

Ingin tanaman kangkung subur dan berdaun lebar? Cukup pakai pupuk dari rendaman jejak dapur ini

foto: Instagram/@risna_normaliana93

Setelah semua bahan tercampur, tutup wadah rapat-rapat dan diamkan di tempat nan teduh selama satu hingga dua hari. Proses fermentasi ini bakal membantu mengurai nutrisi dari kulit bawang agar lebih mudah diserap oleh tanaman. Pastikan wadah tidak terkena sinar mentari langsung agar hasil fermentasinya tidak rusak.

3. Encerkan larutan dengan air bersih.

Ingin tanaman kangkung subur dan berdaun lebar? Cukup pakai pupuk dari rendaman jejak dapur ini

foto: Instagram/@risna_normaliana93

Begitu proses fermentasi selesai, saring air rendaman tersebut dan tambahkan air bersih dengan komparasi 1:10. Pengenceran ini krusial agar tidak terlalu kuat dan kondusif bagi akar tanaman. Jika terlalu pekat, bisa membikin tanah jadi masam dan menghalang pertumbuhan kangkung.

4. Siram tanaman secara rutin seminggu sekali.

Ingin tanaman kangkung subur dan berdaun lebar? Cukup pakai pupuk dari rendaman jejak dapur ini

foto: Instagram/@risna_normaliana93

Gunakan larutan pupuk alami ini untuk menyiram tanaman kangkung setiap seminggu sekali. Lakukan di pagi alias sore hari agar nutrisi lebih mudah diserap tanpa menguap. Dalam beberapa minggu, daun kangkung bakal tampak lebih hijau, lebar, dan tumbuh lebih sigap dibanding biasanya.

FAQ Seputar faedah POC kulit bawang.

Kulit bawang rupanya bisa diubah menjadi pupuk organik cair (POC) nan berfaedah besar untuk tanaman. Selain mudah dibuat, bahan ini juga ramah lingkungan dan membantu memanfaatkan limbah dapur agar tidak terbuang percuma.

1. Apa kandungan utama dalam POC kulit bawang nan berfaedah untuk tanaman?

Kulit bawang mengandung senyawa flavonoid, sulfur, dan kalsium nan membantu memperkuat akar serta mempercepat pertumbuhan daun. Selain itu, kandungan antimikroba alaminya juga bisa mencegah jamur dan kuman jahat di media tanam.

2. Apakah POC kulit bawang bisa digunakan untuk semua jenis tanaman?

Bisa, pupuk ini cocok untuk nyaris semua jenis tanaman, baik sayuran daun seperti kangkung dan bayam, maupun tanaman hias. Hanya saja, untuk tanaman kembang sebaiknya dosisnya dikurangi agar tidak merangsang pertumbuhan daun berlebihan.

3. Seberapa sering POC kulit bawang sebaiknya diberikan ke tanaman?

Idealnya, POC kulit bawang disiramkan ke tanaman seminggu sekali agar nutrisinya terserap maksimal tanpa membikin tanah jenuh. Kalau tanaman terlihat pucat alias pertumbuhannya lambat, bisa ditambah menjadi dua kali seminggu.

4. Apakah POC kulit bawang bisa dicampur dengan bahan organik lain?

Bisa banget. POC kulit bawang bisa dikombinasikan dengan air cucian beras, jejak kopi, alias sedikit gula merah untuk menambah nutrisi. Campuran ini apalagi bisa mempercepat proses fermentasi dan meningkatkan kadar unsur hara dalam pupuk.

5. Bagaimana langkah menyimpan POC kulit bawang agar tahan lama?

Simpan pupuk dalam botol tertutup rapat dan letakkan di tempat nan sejuk serta teduh. Hindari sinar mentari langsung agar mikroorganisme baik di dalamnya tetap aktif. Dengan penyimpanan nan benar, POC kulit bawang bisa tahan hingga satu bulan tanpa kehilangan manfaatnya.

(brl/lea)

Selengkapnya
Sumber Info Kuliner briliofood
Info Kuliner briliofood