
cara mengasah pisau | foto ilustrasi: Gemini AI
- Pisau dapur nan tumpul memang bikin aktivitas masak jadi kurang nyaman. Potongan jadi nggak rapi, butuh tenaga lebih, apalagi bisa rawan lantaran pisau jadi mudah selip. Tapi tenang, Anda nggak kudu langsung beli pisau baru.
Dikutip dari akun TikTok @savitryw ternyata, ulekan nan biasa Anda pakai buat menghaluskan ramuan juga bisa dimanfaatkan untuk menajamkan pisau. Permukaan ulekan nan agak kasar bisa berfaedah seperti batu asahan sederhana nan cukup efektif untuk kondisi darurat.
Cara ini cocok banget buat Anda nan butuh solusi sigap tanpa perangkat khusus. Selama dilakukan dengan teknik nan tepat, pisau bisa kembali lebih tajam dan siap dipakai lagi di dapur.
Langkah Menajamkan Pisau
1. Cuci dan keringkan ulekan, pastikan permukaannya bersih dari sisa ramuan alias minyak.
2. Pegang ulekan dengan posisi stabil, bisa ditaruh di meja alias dipegang kuat.
3. Tempelkan sisi pisau ke permukaan ulekan dengan perspektif sekitar 15–20 derajat.
4. Gesekkan pisau dari pangkal ke ujung secara perlahan mengikuti permukaan ulekan.

foto: TikTok/@savitryw
5. Ulangi aktivitas tersebut sekitar 10–15 kali pada satu sisi pisau.
6. Balik pisau, lampau lakukan perihal nan sama pada sisi lainnya.
7. Bilas pisau dengan air bersih, lampau keringkan sebelum digunakan kembali.

foto: TikTok/@savitryw
Tips Agar Pisau Tajam Maksimal
- Gunakan tekanan ringan agar mata pisau tidak sigap rusak.
- Jaga perspektif pengasahan tetap konsisten agar hasilnya lebih maksimal.
- Pilih ulekan dengan tekstur nan tetap agak kasar, bukan nan sudah halus.
- Lakukan pengasahan secukupnya saja, jangan berlebihan.
- Setelah diasah, simpan pisau di tempat kering agar tetap tajam lebih lama.
FAQ
1. Apakah semua ulekan bisa digunakan?
Bisa, selama permukaannya tetap mempunyai tekstur kasar. Ulekan batu biasanya lebih efektif dibanding nan terlalu halus.
2. Apakah hasilnya sama seperti pakai batu asahan?
Tidak sepenuhnya sama, tapi cukup membantu untuk menajamkan pisau nan mulai tumpul ringan.
3. Berapa lama waktu nan dibutuhkan?
Sekitar 2–5 menit saja, tergantung kondisi pisau.
4. Apakah langkah ini merusak ulekan?
Tidak, selama digunakan dengan tekanan wajar dan tidak berlebihan.
5. Kapan sebaiknya pisau diasah lagi?
Saat Anda mulai merasa pisau susah memotong alias hasil potongan tidak rapi.
Penulis: Anggita Cahya Rosdiana
Bio: Alumni Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Magelang nan mempunyai pengalaman dalam penulisan tulisan ilmiah nan telah dipublikasikan, serta aktif menulis tulisan blog pribadi. Beberapa tulisan mengangkat topik kopi, seperti robusta dan arabika, sebagai bagian dari eksplorasi minat. Saat ini, tertarik mengembangkan penulisan pada topik kuliner dan lifestyle, serta mempunyai kesukaan pada bagian komunikasi digital.
(brl/tin)
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·