BANGBARA.COM - Igloo, perusahaan insurtech full-stack satu-satunya di Asia Tenggara nan membangun prasarana digital komplit untuk industri asuransi, sekarang menghadirkan Igi, asisten AI unik asuransi perjalanan, di platform konsumen mereka, igloo.co.id. Igi dirancang untuk memandu pengguna sepanjang proses pembelian, mulai dari pemilihan destinasi, komparasi paket, rekomendasi nan disesuaikan dengan profil perjalanan, hingga pembayaran dan publikasi polis, semuanya melalui satu jendela percakapan. Berbeda dengan chatbot FAQ alias jasa support pasca-pembelian nan umum, Igi berfaedah sebagai pemasok penjualan otonom nan bisa menangani seluruh proses transaksi secara langsung, sembari tetap menjaga sinkronisasi dengan laman web agar pengguna dapat beranjak antarmuka tanpa kehilangan konteks. Jika ada pertanyaan nan memerlukan hubungan manusia, Igi mengalihkan percakapan ke tim telesales melalui WhatsApp.
Peluncuran Igi menandai transformasi platform konsumen Igloo di Indonesia, dari sekadar katalog produk menjadi ekosistem asuransi berbasis AI. Selama beberapa tahun terakhir, Igloo telah menerapkan teknologi AI pada beragam fungsi, termasuk rekomendasi produk, pemrosesan klaim, penemuan potensi kecurangan, hingga support penjualan. Igi menjadi salah satu pemasok pertama nan dibangun unik untuk melayani konsumen dari awal hingga akhir, mencerminkan visi Igloo dalam memanfaatkan AI untuk mengoperasikan prasarana asuransi secara otonom. Hasil awal peluncuran menunjukkan tren positif: sejak awal Mei, tingkat penyelesaian pembelian melalui Igi tercatat 44% lebih tinggi dibandingkan hubungan nan hanya menggunakan situs web. Pendekatan hibrida Igi, nan menggabungkan pedoman percakapan AI dengan tampilan web nan familiar, terbukti meningkatkan kenyamanan dan kepercayaan konsumen saat membeli produk asuransi.
Selain itu, pada tahap pembayaran, konversi pengguna nan mengikuti pengalaman hibrida AI dan antarmuka web mencapai 1,7 kali lebih tinggi dibandingkan proses konvensional. Hal ini menegaskan bahwa kombinasi pedoman percakapan dan pengalaman digital berdikari dapat mempermudah pengambilan keputusan konsumen. Raunak Mehta, Co-Founder dan CEO Igloo, menyatakan bahwa Igi merupakan perwujudan prasarana AI-native nan dikembangkan Igloo selama setahun terakhir, dirancang untuk memahami kebutuhan perjalanan pengguna dan menyelesaikan transaksi dalam hitungan menit. Inisiatif ini menjadi langkah awal untuk menutup kesenjangan perlindungan di Indonesia, di mana kebanyakan masyarakat belum pernah membeli produk asuransi, sekaligus menyederhanakan proses pembelian nan selama ini dianggap rumit.
Penetrasi asuransi di Indonesia tetap rendah, hanya mencapai 2,7%, dan asuransi perjalanan termasuk kategori nan jarang diadopsi, meskipun perjalanan internasional mulai pulih pascapandemi. Hambatan utama meliputi bahasa nan kompleks pada laman produk, keharusan membandingkan paket secara manual, dan terbatasnya jasa di luar jam operasional. Igi datang untuk mengatasi masalah ini dengan jasa nan beraksi 24/7 dan pedoman nan mudah dipahami. Ke depan, Igloo berencana memperluas akses Igi ke WhatsApp, serta menerapkan model penjualan berbasis percakapan ini pada produk lain, seperti asuransi kendaraan bermotor dan kecelakaan diri. Peluncuran Igi menjadi bagian dari upaya jangka panjang Igloo untuk memperluas jangkauan perlindungan asuransi melalui AI, sembari mendorong pengalaman nan lebih sederhana, inklusif, dan berfokus pada kebutuhan pelanggan.
Sumber: VRITIMES
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian alias keseluruhan tulisan
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Editor: Abdul Kholilulloh
5 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·