Bank Raya Optimis Pertumbuhan Bisnis Digital 2026

Sedang Trending 5 jam yang lalu

BANGBARA.COM - PT Bank Raya Indonesia Tbk (Bank Raya; kode saham AGRO) ikut berperan-serta dalam Public Expose Live 2026 nan digelar secara virtual pada 9 Juni 2026 oleh PT Bursa Efek Indonesia berbareng PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia, dengan support Otoritas Jasa Keuangan. Acara ini menjadi sarana bagi Bank Raya untuk menyampaikan keahlian finansial Kuartal I 2026 sekaligus memaparkan strategi upaya dan penemuan nan diarahkan untuk memperkuat pertumbuhan berkelanjutan. Direktur Utama Bank Raya, Ida Bagus Ketut Subagia, dan Direktur Bisnis, Kicky Andrie Davetra, mempresentasikan arah pengembangan bank nan menekankan jasa digital mudah diakses, relevan, dan andal bagi UMKM, komunitas, maupun pengguna individu.

Bank Raya menerapkan strategi dobel dalam mengakselerasi upaya digital: pemanfaatan dan eksplorasi. Strategi pemanfaatan memaksimalkan potensi upaya di dalam ekosistem BRI Group melalui sinergi internal, sedangkan strategi eksplorasi memperluas pasar melalui kerjasama dengan mitra eksternal nan mempunyai potensi pertumbuhan. Bagus menekankan bahwa transformasi digital nan dijalankan Bank Raya berfokus pada penemuan produk, disiplin keuangan, dan penguatan esensial agar ekspansi upaya tetap seimbang dengan manajemen akibat nan terjaga, menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham.

Hingga Kuartal I 2026, Bank Raya mencatat keahlian digital nan terus meningkat, dengan penyaluran angsuran digital Rp8,14 triliun (naik 29% YoY) dan outstanding angsuran digital Rp3,14 triliun (naik 33,1%). Produk unggulan seperti Pinang Dana Talangan menunjukkan pertumbuhan signifikan, dengan penyaluran Rp7,25 triliun dan outstanding Rp1,15 triliun, dimanfaatkan oleh lebih dari 52 ribu Agen BRILink serta Agen Gadai. Dana Pihak Ketiga mencapai Rp8,44 triliun, didukung oleh pertumbuhan biaya murah giro dan tabungan, termasuk Digital Saving nan meningkat 63,9% menjadi Rp2,30 triliun. Rasio likuiditas dan permodalan tetap kuat dengan LDR 81,64%, LCR 442,55%, NSFR 164,71%, dan CAR 41,80%.

Bank Raya juga menguatkan tata kelola teknologi info dan keamanan info dengan penerapan ISO/IEC 27001:2022 ISMS, serta mengangkat prinsip Good Corporate Governance nan berdasarkan transparansi, akuntabilitas, dan independensi. Rekognisi nasional dan internasional membuktikan komitmen ini, termasuk World's Best Bank Awards 2026 dari Forbes, Indonesia Digital Innovation Awards 2026, dan beragam penghargaan mengenai penemuan digital. Dengan Aplikasi Raya nan menyediakan lebih dari 100 fitur, Bank Raya terus mendorong inklusi finansial digital dan menghadirkan produk simpanan maupun pinjaman fully digital seperti Pinang, nan mempermudah pengelolaan finansial pribadi maupun upaya serta mendukung organisasi dan UMKM.

Sumber: VRITIMES

Add as a preferred source on Google

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian alias keseluruhan tulisan
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Kholilulloh

Tags

Selengkapnya
Sumber Informasi Berita Bangbara
Informasi Berita Bangbara