Jakarta -
Keguguran adalah pengalaman nan sangat menyedihkan bagi banyak perempuan. Ketika angan menyambut kehadiran Si Kecil tiba-tiba terhenti, beragam emosi seperti kesedihan, kecewa, dan kebingungan sering kali menghampiri.
Proses pengobatan setelah keguguran bukan hanya melibatkan aspek fisik, tetapi juga mental dan emosional. Banyak wanita nan merasa perlu waktu untuk betul-betul pulih dan menerima realita nan terjadi.
Selain proses pengobatan emosional, tubuh juga memerlukan waktu untuk kembali ke kondisi normal. Hal ini termasuk perubahan hormon nan kembali ke tingkat sebelum kehamilan.
Namun, terkadang terjadi kebingungan ketika hasil test pack tetap menunjukkan positif setelah keguguran. Hasil test pack positif setelah keguguran tentunya bisa menambah kekhawatiran dan kebingungan pada Bunda nan telah mengalami kehilangan.
Penyebab test pack tetap positif setelah keguguran
Tes kehamilan bekerja dengan langkah mendeteksi hormon human chorionic gonadotropin alias hCG dalam tubuh. Hormon hCG ini diproduksi oleh plasenta selama kehamilan dan biasanya mencapai puncaknya pada minggu sepuluh hingga 12 kehamilan. Test pack mendeteksi keberadaan hormon ini untuk menentukan apakah seseorang sedang mengandung namalain tidak.
Setelah keguguran, kadar hCG tidak langsung kembali ke nol. Butuh waktu bagi tubuh untuk membersihkan hormon ini dari sistem.
Lamanya waktu nan dibutuhkan untuk kadar hCG kembali normal bervariasi pada setiap perempuan, tetapi biasanya berkisar antara beberapa hari hingga beberapa minggu. Selama periode ini, hasil tes kehamilan tetap bisa menunjukkan positif, meskipun kehamilan telah berakhir.
"Tingkat hCG dapat tetap tinggi hingga empat hingga enam minggu setelah aborsi namalain keguguran," kata Erin DuMontier, master mahir kandungan di BJC Medical Group and Missouri Medical Center, dikutip The Bump.
Penyebab lain test pack tetap positif setelah keguguran
Selain lantaran kadar hormon hCG nan tetap tinggi setelah keguguran, rupanya terdapat beberapa penyebab lain nan membikin hasil test pack tetap positif setelah keguguran. Berikut beberapa penyebabnya dilansir dari laman resmi Parents.
1. Hamil lagi
Salah satu kemungkinan kenapa hasil test pack tetap menunjukkan positif adalah lantaran kehamilan baru. Setelah keguguran, tubuh Bunda bisa kembali berovulasi dan mengandung lagi sebelum periode menstruasi berikutnya terjadi.
Jika hubungan seksual terjadi dalam periode ini, kemungkinan terjadinya kehamilan baru cukup tinggi. Dalam perihal ini, tes kehamilan bakal mendeteksi hormon hCG dari kehamilan baru tersebut, bukan dari kehamilan nan sebelumnya mengalami keguguran.
2. Keguguran tidak lengkap
Penyebab lain dari hasil test pack nan tetap positif adalah keguguran tidak lengkap. Hal ini terjadi ketika jaringan kehamilan tidak sepenuhnya keluar dari rahim selama keguguran.
Sisa jaringan ini bisa terus menghasilkan hormon hCG nan bakal membikin hasil tes kehamilan tetap positif. Keguguran tidak komplit memerlukan perhatian medis untuk memastikan bahwa semua jaringan kehamilan telah dikeluarkan untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.
3. Kehamilan molar
Kehamilan molar adalah kondisi langka saat jaringan abnormal tumbuh di dalam rahim sebagai pengganti embrio nan normal. Kondisi ini juga bisa menyebabkan hasil tes kehamilan tetap positif lantaran jaringan molar menghasilkan hormon hCG dalam jumlah nan signifikan. Kehamilan molar memerlukan penanganan medis unik untuk menghilangkan jaringan abnormal dan mencegah komplikasi kesehatan lainnya.
Cara mengatasi hasil test pack tetap positif setelah keguguran
Mengatasi hasil test pack nan tetap positif setelah keguguran memerlukan konsultasi dengan tenaga medis. Langkah pertama adalah memastikan bahwa hasil tes betul-betul tetap menunjukkan positif dan tidak ada kesalahan dalam pengujian.
Jika hasilnya memang tetap positif, master mungkin bakal melakukan tes darah untuk mengukur kadar hCG secara lebih jeli dan memantau perubahan kadar hormon tersebut dari waktu ke waktu. Jika diduga ada sisa jaringan kehamilan, prosedur medis seperti kuretase mungkin diperlukan untuk membersihkan rahim.
Dalam kasus kehamilan molar, penanganan medis nan tepat kudu dilakukan untuk menghilangkan jaringan abnormal dan mencegah komplikasi lebih lanjut. Jika ditemukan kehamilan baru, master bakal memberikan pedoman dan perawatan nan diperlukan untuk memastikan kesehatan kehamilan nan baru tersebut.
Keguguran adalah pengalaman nan berat dan menantang. Hasil tes kehamilan nan tetap positif setelah keguguran bisa menambah kebingungan dan kecemasan.
Memahami penyebab dan langkah mengatasinya dapat membantu Bunda nan mengalami keguguran untuk lebih tenang. Konsultasi dengan tenaga medis adalah langkah krusial untuk memastikan penanganan nan tepat dan pemulihan nan optimal.
Semoga info ini berfaedah ya, Bunda.
Bagi Bunda nan mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)
1 tahun yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·