Dalam banyak kasus, jenis masalah pelumasan nan sama terjadi pada turbin angin nan muncul pada peralatan serupa di semua jenis lingkungan industri. Namun, ada pengecualian. Turbin angin sering beraksi di lingkungan nan keras dengan suhu ekstrem, kondisi cuaca nan menantang, dan perawatan nan terputus-putus. Lingkungan ekstrem ini memerlukan oli industri roda gigi unik nan dapat melumasi pada suhu tinggi alias rendah dan menangani beragam kecepatan pengoperasian.
Perlu diingat bahwa pada turbin angin, seluruh nacelle, rotor hub, dan rotor blade semuanya bergerak dan mempunyai titik rotasi untuk mengendalikan arah dan pitch posisi serta mengatur kecepatan. Jika memungkinkan, alas pada titik-titik ini kudu dilumasi dengan sistem terpusat, tetapi banyak nan memerlukan pelumasan ulang secara manual. Dalam kedua kasus tersebut, kurangnya pemeriksaan rutin alias pelumasan ulang dapat menyebabkan mode kegagalan nan terus berlanjut.
Selain itu, alas sering kali terkontaminasi berat oleh debu, kotoran, alias kelembapan lingkungan. Masalah-masalah nan melekat ini ditambah dengan kecepatan nan lebih lambat dan pemantauan kondisi nan minimal merupakan resep untuk kegagalan nan mahal. Dalam aplikasi ini, beberapa teknologi perawatan prediktif dapat digunakan, termasuk kajian gemuk.
Perawatan pada komponen krusial lainnya di nacelle, seperti kotak roda gigi dan generator, bakal menghadapi keanehan operasional dan kondisi lingkungan nan ekstrem nan sama. Komponen-komponen ini memerlukan lebih banyak perhatian, serta oli industri khusus, untuk mengatasi kondisi ekstrem dan untuk mendeteksi tanda-tanda awal kegagalan. Kotak roda gigi diketahui mengalami keausan awal alias foaming ketika oli industri nan tepat tidak dipilih alias ketika interval pembuangan terlalu berjauhan. Mengambil tindakan proaktif, seperti inspeksi rutin dan pengambilan sampel oli industri, dapat membantu menghindari perkembangan kegagalan ini.
Karena akses ke nacelle selama pengoperasian biasanya tidak disarankan, lakukan upaya untuk mengumpulkan sampel oli industri dalam waktu 10-15 menit setelah sistem dihentikan dan oli industri tetap dianggap “panas”. Ini bakal memungkinkan Anda untuk mendapatkan sampel nan representatif.
Baca Juga : Menentukan Asal Usul Serpihan Keausan pada Oli Industri Turbin
Terakhir, keandalan semua komponen nan dilumasi pada turbin angin kudu menjadi perhatian, terlepas dari kreasi turbin. Meskipun kondisi operasional dan lingkungannya unik, turbin angin berisiko mengalami masalah nan sama seperti nan ditemukan pada sistem industri lainnya. Masalah ini meliputi kontaminasi silang oli industri, kurangnya tindakan pengendalian kontaminasi, dan kurangnya perhatian terhadap degradasi oli industri. Semua masalah ini dapat diatasi dengan praktik terbaik pelumasan.
1 tahun yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·