– Harga Ethereum melemah nyaris 3 persen hari ini di tengah meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap aksi jual whale dan lembaga besar.
Tekanan jual tersebut muncul ketika sejumlah wallet besar terpantau memindahkan Ethereum dalam jumlah besar ke exchange, memicu spekulasi potensi selloff lanjutan.

Data terbaru dari platform pencari transaksi on-chain Lookonchain menunjukkan beberapa whale dan lembaga mulai melepas kepemilikan ETH mereka.
Whale dan Institusi Kirim ETH ke Binance
Menurut Lookonchain, wallet nan mengenai dengan perusahaan manajemen aset digital Metalpha memindahkan 27.000 ETH senilai sekitar US$ 62,78 juta ke bursa mata uang digital Binance.
Di saat nan sama, whale lain dengan alamat wallet “0x8Ad4” juga mengirim 14.062 ETH alias sekitar US$32,82 juta ke exchange nan sama.
Transfer besar ke exchange biasanya dipandang pasar sebagai potensi sinyal jual lantaran aset menjadi lebih siap diperdagangkan.
Sentimen pasar semakin tertekan setelah sebelumnya whale terkenal Garrett Jin juga dilaporkan memindahkan ETH senilai nyaris US$396 juta ke Binance.
Akumulasi Whale Ethereum Mulai Menurun
Analis mata uang digital Ali Martinez juga menyoroti perubahan besar dalam perilaku whale Ethereum.
Menurutnya, golongan whale nan memegang antara 1.000 hingga 10.000 ETH telah mengurangi eksposur mereka secara signifikan sejak Oktober 2025.
Sebelumnya, golongan ini sempat meningkatkan kepemilikan dari 12,95 juta ETH pada April 2025 menjadi puncak 15,95 juta ETH di Oktober 2025.
Baca Juga: Bitcoin Tembus US$80.000, Tapi Santiment Malah Wanti-Wanti Trader
Namun sejak saat itu, total kepemilikan mereka turun menjadi sekitar 12,52 juta ETH, alias turun sekitar 21,5 persen.
Perubahan arah tersebut dinilai menjadi salah satu aspek nan menekan sentimen pasar Ethereum dalam beberapa bulan terakhir.
Martinez menilai Ethereum sekarang memerlukan gelombang permintaan baru dari lembaga maupun penanammodal ritel jika mau kembali mengejar sasaran US $3.000.
ETH Masih Kesulitan Tembus Resistance
Saat tulisan ini ditulis, ETH diperdagangkan di sekitar US$ 2.293 setelah kandas mempertahankan support krusial di area US$ 2.400.
Analis mata uang digital Ted Pillows mengatakan lemahnya permintaan spot tetap menjadi halangan utama reli Ethereum.
Menurutnya, selama permintaan pasar belum pulih secara signifikan, ETH kemungkinan tetap bakal menghadapi tekanan turun dalam jangka pendek.
Meski begitu, sebagian pelaku pasar tetap optimis terhadap prospek jangka panjang Ethereum, terutama lantaran adanya akumulasi besar dari perusahaan seperti Bitmine nan dinilai tetap membantu menopang nilai aset tersebut.
Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.
Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.
8 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·