Doa Ismul A'dzam: Amalan nan Mustajab– Imam Thabarani dalam Kitab ad-Du’a bahwa di dalam Al-Qur’an terdapat ayat-ayat nan mengandung nama Allah nan paling agung alias dikenal dengan Ismul A’dzam, nan andaikan dibaca dan dipanjatkan dalam doa, mempunyai keistimewaan luar biasa. Kedua ayat nan mengandung Ismul A’dzam ini ada dalam surat Ali Imran ayat 1 dan al-Baqarah ayat 163;
قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: اسم الله الأعظم في هاتين الآيتين: ﴿الم. الله لا إله إلا هو﴾ [آل عمران 2:1] و﴿وإلهكم إله واحد﴾ [البقرة 163].»
Artinya; Rasulullah bersabda: “Nama Allah nan Maha Agung (Ismul A’dzam) terdapat dalam kedua ayat ini: ‘Alif Lam Mim. Allah, tiada Tuhan selain Dia’ [Ali ‘Imran 2:1] dan ‘Dan Tuhanmu adalah Tuhan nan Maha Esa’ [Al-Baqarah 163].”
Makna dari kedua ayat nan disebutkan Rasulullah juga sangat menarik dan agung. Ayat pertama, “Allah, tiada Tuhan selain Dia”, menegaskan keesaan Allah dan menumbuhkan kesadaran bahwa segala angan dan permohonan hanya ditujukan kepada-Nya.
Ayat kedua, “Dan Tuhanmu adalah Tuhan nan Maha Esa”, memperkuat kepercayaan bahwa Allah adalah satu-satunya penguasa alam semesta nan Maha Kuasa dan Maha Esa.
Doa Ismul A’dzam
Untuk itu, sebagai Muslim kita dianjurkan memanjatkan angan dengan Ismul A’dzam. Pasalnya, angan ini sebagaimana dijelaskan oleh Imam Thabrani mempunyai keutamaan, bahwa siapa nan membacanya bakal mendapatkan keistimewaan dan doanya bakal diijabah oleh Allah.
Lebih jauh, Imam Thabrani mengatakan ada beberapa contoh angan Ismul A’dzam, nan bisa dibaca. Salah satunya adalah:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِأَنِّي أَشْهَدُ أَنَّكَ أَنْتَ اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، الْأَحَدُ الصَّمَدُ، الَّذِي لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ
Artinya; “Ya Allah, sesungguhnya saya memohon kepada-Mu dengan menyatakan bahwa saya bersaksi bahwa Engkau-lah Allah, tiada Tuhan selain Engkau, nan Maha Esa, nan Maha Kekal, nan tidak beranak dan tidak diperanakkan, dan tidak ada nan setara dengan-Nya.”
Selanjutnya ada juga angan berikut;
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِأَنَّ لَكَ الْحَمْدَ، لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، الْحَنَّانُ الْمَنَّانُ، بَدِيعُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ، يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ، يَا حَيُّ، يَا قَيُّومُ
Artinya; “Ya Allah, sesungguhnya saya memohon kepada-Mu dengan menyatakan bahwa bagi-Mu segala puji, tiada Tuhan selain Engkau, nan Maha Pengasih, Maha Pemberi Nikmat, Pencipta langit dan bumi, wahai nan Maha Mulia dan Maha Pemurah, wahai nan Maha Hidup, wahai nan Maha Berdiri Sendiri (Maha Penopang segala sesuatu).”
Ada juga angan lain, nan dijelaskan sebagai angan ismul a’dzham;
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِأَسْمَائِكَ الْحُسْنَى كُلِّهَا مَا عَلِمْتُ مِنْهَا وَمَا لَمْ أَعْلَمْ، وَبِاسْمِكَ الْعَظِيمِ الْأَعْظَمِ، وَبِاسْمِكَ الْكَبِيرِ الْأَكْبَرِ
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya saya memohon kepada-Mu dengan seluruh Asmaul Husna-Mu, baik nan saya ketahui maupun nan tidak saya ketahui, dengan nama-Mu nan Maha Agung, nan Paling Agung, dan dengan nama-Mu nan Maha Besar, nan Terbesar.”
Dengan membaca angan ismul a’dzam, seorang hamba dapat meneguhkan iman, mendekatkan diri kepada Allah, dan memohon segala kebutuhan serta keberkahan hidup. Wallahu ‘alam.
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·