Daftar Bahan Jas Hujan Motor yang Tersedia di Pasaran

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Karena musim hujan tetap lanjut, memilih jas hujan nan tepat merupakan investasi keselamatan dan kenyamanan. Terutama bagi pengendara motor alias pekerja lapangan nan sering terpapar cuaca ekstrem. Di pasaran, jas hujan tidak hanya dibedakan berasas modelnya, tetapi nan paling utama adalah material alias bahan penyusunnya. Yuk, intip sama-sama mengenai beragam jenis bahan jas hujan nan tersedia di pasaran, komplit dengan karakteristik, kelebihan, dan kekurangannya.

Bahan PVC (Polyvinyl Chloride)

PVC merupakan bahan nan paling umum dan mudah ditemukan. Sering disebut sebagai jas hujan “plastik tebal”. Bahan ini punya karakter bertekstur licin, rapat air sepenuhnya, dan biasanya sambungannya menggunakan sistem press (pemanasan) bukan jahitan.
Kelebihan:

  • 100% Waterproof: Benar-benar menolak air.
  • Harga Ekonomis: Paling ramah di kantong.
  • Mudah Dibersihkan: Cukup disiram air dan dilap, kotoran langsung hilang.

Kekurangan:

  • Tidak Bernapas: Sangat gerah lantaran panas tubuh terperangkap di dalam.
  • Kaku: Cenderung mengeras jika cuaca sangat dingin dan bisa pecah/retak seiring waktu.

Bahan Karet (Rubber)

Jas hujan karet sering dianggap sebagai “standar tertinggi” bagi pengendara motor harian di Indonesia lantaran ketangguhannya.Memiliki karakter tebal, lentur (elastis), dan mempunyai berat nan cukup berat.

Kelebihan:

  • Sangat Awet: Tidak mudah sobek meski terkena tarikan kuat.
  • Tanpa Jahitan: Biasanya menggunakan teknik full press, sehingga akibat rembes di sela-sela sangat minim.
  • Proteksi Maksimal: Sangat efektif menahan hujan angin besar nan sangat deras.

Kekurangan:

  • Berat: Membebani bahu jika dipakai dalam waktu lama.
  • Panas: Mirip PVC, sirkulasi udara di dalamnya nyaris nol.
  • Bau: Memiliki aroma karet nan unik nan terkadang mengganggu.

Bahan Parasut (Nylon)

Bahan ini sering digunakan untuk jas hujan nan mengedepankan kepraktisan lantaran sifatnya nan tipis. Karakternya lembut, sangat ringan, dan biasanya mempunyai lapisan coating anti-air di bagian dalamnya.

Kelebihan:

  • Sangat Ringan: Mudah dilipat menjadi ukuran kecil, cocok disimpan di bagasi motor nan sempit.
  • Cepat Kering: Karena tipis, dia tidak menyimpan air dalam waktu lama.

Kekurangan:

  • Risiko Rembes: Karena menggunakan jahitan, air bisa masuk melalui lubang jarum jika tidak dilapisi seam seal (isolasi jahitan).
  • Lapisan Mengelupas: Seiring waktu, lapisan anti-air di dalamnya bisa rontok jika sering terlipat kasar.

Bahan Taslan

Taslan adalah bahan sintetis modern nan sering digunakan untuk jas hujan premium alias jaket outdoor (pendaki gunung).Punya karakter mempunyai pengaruh “daun talas” (air langsung menggelinding jatuh) dan terlihat seperti kain biasa, bukan plastik.

Kelebihan:

  • Modis: Bisa digunakan sebagai jaket harian meskipun tidak hujan.
  • Nyaman: Jauh lebih sejuk dibandingkan bahan karet alias PVC.
  • Kuat: Tahan terhadap gesekan dan tidak mudah sobek.

Kekurangan:

  • Harga Lebih Tinggi: Investasi awalnya cukup mahal.
  • Perawatan Khusus: Tidak boleh dicuci dengan deterjen serbuk alias mesin cuci lantaran bisa merusak serat anti-airnya.

Baca Juga : Sebelum Jalan, Pastikan Benda-benda Ini Ada di Kendaraan

Bahan Gore-Tex

Ini adalah material paling canggih nan memadukan teknologi rapat air dengan sirkulasi udara nan luar biasa. Terdiri dari membran mikroskopis nan lubangnya lebih mini dari molekul air, tapi lebih besar dari molekul uap keringat.

Kelebihan:

  • Breathable: Anda tetap kering dari hujan tapi tidak basah oleh keringat sendiri.
  • Performa Ekstrem: Standar internasional untuk pendaki gunung dan pekerja profesional.

Kekurangan:

  • Sangat Mahal: Biasanya hanya ditemukan di merek-merek perlengkapan petualangan ternama.
Selengkapnya
Sumber Informasi Otomotif Deltalube
Informasi Otomotif Deltalube