Cara Mengatasi Telat Haid saat Menyusui secara Alami

Sedang Trending 1 tahun yang lalu

BANGBARA.COM - Setelah melahirkan, banyak ibu nan mengalami perubahan hormon nan memengaruhi siklus menstruasi, salah satunya adalah keterlambatan haid. Hal ini terutama terjadi pada ibu nan sedang menyusui, lantaran produksi hormon prolaktin nan mendukung ASI juga dapat menekan ovulasi dan memperlambat siklus menstruasi. Kondisi ini biasanya berjalan selama masa menyusui, dan menstruasi dapat kembali normal saat bayi mulai makan makanan padat.

Beberapa faktor, seperti berat badan nan tidak ideal, bisa memengaruhi keterlambatan menstruasi. Oleh lantaran itu, menjaga berat badan dalam rentang nan sehat sangat krusial untuk membantu memperlancar siklus haid. Namun, penurunan berat badan nan drastis alias kekurangan berat badan juga dapat menyebabkan menstruasi menjadi tidak teratur, sehingga krusial untuk menyeimbangkan berat badan secara alami.

Olahraga secara teratur juga dapat berkedudukan dalam mengatur siklus menstruasi, apalagi untuk wanita dengan kondisi seperti sindrom ovarium polikistik (PCOS). Selain itu, beberapa bahan alami seperti jahe dan kayu manis telah lama digunakan untuk meredakan nyeri menstruasi dan mengatur siklus menstruasi. Jahe dapat membantu meredakan indikasi menstruasi, sementara kayu manis terbukti berfaedah dalam mengatasi masalah siklus nan tidak teratur, meskipun riset lebih lanjut diperlukan.

Buah nanas juga diketahui dapat mendukung kelancaran menstruasi lantaran kandungan bromelain nan dapat membantu melunakkan lapisan rahim dan merangsang menstruasi tepat waktu. Meskipun demikian, krusial untuk tetap memantau kondisi tubuh dan berkonsultasi dengan master jika telat haid terus bersambung setelah masa menyusui selesai. Untuk info lebih lanjut tentang kesehatan wanita, kunjungi blog Yoona alias lihat produk kesehatan di Yoona Shop.

Sumber : VRITIMES

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian alias keseluruhan tulisan
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Kholilulloh

Tags

Selengkapnya
Sumber Informasi Berita Bangbara
Informasi Berita Bangbara
↑