Mobil matik nan beredar di pasaran saat ini, umumnya menggunakan transmisi matik konvensional (AT) dan CVT (Continuously Variable Transmission). Tidak sedikit calon pembeli mobil bingung kudu pilih nan mana. Agar tidak bingung lagi, kami bakal berikan sedikit pedoman agar tidak salah pilih.
Dari sisi efisiensi bahan bakar, CVT sedikit lebih unggul daripada konvensional. CVT nan punya langkah kerja menyesuaikan rasio gigi secara instan saat kecepatan mobil berubah. Ditambah rasio gigi nan dimiliki transmisi CVT tidak terbatas dengan menyesuaikan putaran antara dua pulley CVT nan dihibungkan dengan belt. Hal ini membikin efisiensi konsumsi bahan bakar lebih efisien. Sedangkan pada matik konvensional rasio gigi nan dapat digunakan sebatas jumlah gigi nan ada untuk setiap kecepatan. Transmisi CVT juga diuntungkan dengan konstrusinya nan lebih ringan.
Sedankan dari perspektif pandang kenyamanan, transmisi CVT jelas lebih unggul dibandingkan konvensional. Perpindahan gigi CVT terasa lebih halus, kerena pindahnya gigi berasas rasio dan putaran mesin lebih stabil.
Dari segi performa, transmisi matik konvensional lebih baik. Hal ini memang lantaran transmisi CVT di-design untuk kenyamanan berkendara. Dalam perihal melibas medan nan berat dan tanjakan nan ekstrem, matik konvensional lebih bisa diandalkan.
Tidak ketinggalan dari sisi perawatan. Transmisi CVT menuntut pergantian oli nan lebih sigap daripada konvensional. Umumnya setiap 20 ribu kilometer kudu diganti. Hal ini lantaran oli nan kotor alias tidak layak menyebabkan getaran berlebih alias slip. Seperti nan kita ketahui CVT bekerja dengan 2 pulley dan belt. Untuk transmisi konvensional, jika ada kerusakan bakal lebih mudah mendapatkan komponen dan bisa diganti komponen nan rusak saja. Sedangkan CVT dengan struktur nan lebih kompleks, menuntut penggantian menyeluruh jika terjai kerusakan. Ujungnya pada biaya nan sangat besar.
Baca juga : Kelebihan dan Kekurangan Matic Konvensional VS CVT pada Mobil
Menyinggung perawatan transmisi matik konvensional, salah satu caranya adalah dengan mengganti oli transmisi berbobot tinggi untuk gearbox transmisi otomatis dan powershift. Deltalube 799 ATF cocok untuk digunakan kendaraan nan memenuhi persyaratan spesifikasi transmisi Dexron III. Formulanya dirancang memberikan perlindungan terhadap aus nan unggul untuk semua mobil penumpang dan light duty truck.
2 tahun yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·