Apa yang Perlu Diperhatikan Saat Mengganti Tingkat Viskositas Oli Industri

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
"Pabrik kami menggunakan sistem pelumasan terpusat, dan kami mau mengganti tingkat viskositas oli industri. Apakah Anda mempunyai saran tentang parameter apa nan perlu diperhatikan pada sistem pelumasan jenis ini saat beranjak dari satu tingkat viskositas oli industri ke tingkat viskositas oli industri lainnya?"

Jelas, parameter pertama nan perlu dipantau adalah viskositas, nan merupakan sifat bentuk terpenting dari pelumas. Viskositas menentukan ketebalan dan kekuatan lapisan pelumas pada mesin. Beberapa sensor aliran seperti sensor pemantauan dan umpan kembali sensitif terhadap viskositas.

Mungkin susah untuk menghilangkan semua pelumas sebelumnya, nan dapat menyebabkan masalah lantaran kontaminasi silang. Melakukan kajian unsur komplit dari kedua pelumas sebelum penggantian bakal bermanfaat. Ini bakal menetapkan dasar untuk komparasi selanjutnya.

Jika pelumas berasal dari produsen pelumas nan sama tetapi hanya mempunyai viskositas nan berbeda, satu-satunya parameter nan perlu dipantau adalah viskositas. Jika bukan itu masalahnya, ada aspek lain nan perlu Anda pertimbangkan, termasuk perubahan indeks viskositas dan oksidasi.

Perlu diingat bahwa perubahan viskositas bakal berakibat pada ketebalan lapisan pelumas. Mengganti oli industri dengan viskositas nan lebih tinggi alias terlalu kental dapat menyebabkan gesekan internal oli industri, ialah proses oli industri saling mendorong sehingga menyebabkan peningkatan panas dan penurunan efisiensi operasional. Viskositas nan terlalu tinggi juga dapat menyebabkan peningkatan gesekan fluida internal, tekanan pelumas nan lebih tinggi, laju aliran nan lebih rendah, dan peningkatan beban pada motor listrik.

Di sisi lain, oli industri dengan viskositas nan terlalu rendah (oli industri nan lebih encer) dapat menyebabkan kondisi batas. Ini berfaedah lapisan oli industri nan memisahkan dua permukaan logam nan bekerja menjadi terlalu tipis untuk menjaga keduanya tetap terpisah. Bahkan partikel mini alias asperiti dalam oli industri bakal menggores dan mengikis permukaan ini, sehingga menghasilkan serpihan di mesin Anda. Ketika viskositas terlalu rendah, perihal itu juga dapat menyebabkan peningkatan gesekan antara permukaan logam, tekanan pelumas nan lebih rendah, dan laju aliran nan lebih tinggi.

Baca Juga : Mengapa Viskositas pada Oli Industri Menurun

Kebijakan terbaik saat mengubah viskositas oli industri adalah dengan menguji oli industri Anda lebih sering untuk memastikan Anda tidak mengalami kegagalan peralatan nan fatal. Anda juga kudu menghubungi mahir industri untuk memverifikasi bahwa oli industri nan Anda pilih sesuai untuk mesin Anda berasas semua parameter, termasuk suhu lingkungan, beban, kecepatan, dan laju aliran.

 
Selengkapnya
Sumber Informasi Otomotif Deltalube
Informasi Otomotif Deltalube