9 Gejala Awal Prolaps Uteri Beserta Penyebabnya, Turun Peranakan karena Otot Panggul Melemah

Sedang Trending 1 tahun yang lalu

Jakarta -

Sama seperti organ tubuh lainnya, organ reproduksi wanita juga sangat rentan mengalami beragam masalah kesehatan. Risiko masalah kesehatan tersebut juga ikut bertambah seiring dengan bertambahnya usia.

Salah satu masalah kesehatan nan mengintai organ reproduksi wanita adalah prolaps uteri namalain turun peranakan. Masalah ini sebetulnya cukup umum dialami oleh wanita usia lanjut. Maka dari itu, krusial sekali untuk mengetahui beragam perihal tentang prolaps uteri.

Mengenal prolaps uteri 

Melansir dari Cleveland Clinicic, prolaps rahim adalah kondisi jika otot dan jaringan di sekitar rahim melemah dan menyebabkan rahim turun ke dalam vagina. Kondisi ini dapat dialami oleh perseorangan nan sudah menopause namalain pada Bunda nan telah melahirkan lebih dari satu kali melalui persalinan pervaginam.


Prolaps rahim dapat bervariasi dari ringan hingga berat, tergantung pada tingkat kelemahan otot pendukung rahim. Pada prolaps inkomplit, rahim mungkin hanya tergelincir sebagian ke dalam vagina, menyebabkan benjolan namalain tonjolan. Dalam kasus nan lebih parah, rahim dapat tergelincir sepenuhnya keluar dari vagina, nan dikenal sebagai prolaps total.

5 Penyebab prolaps uteri

Terdapat beberapa perihal nan bisa menyebabkan terjadinya prolaps uteri. Berikut 5 perihal nan paling sering menjadi penyebab prolpas uteri.

  • Kehamilan dan persalinan: Kehamilan berulang dan persalinan pervaginam, terutama jika melahirkan bayi besar namalain mengalami persalinan nan sulit, dapat melemahkan otot dasar panggul.
  • Penuaan dan menopause: Seiring bertambahnya usia, terutama setelah menopause, kadar estrogen nan menurun dapat menyebabkan jaringan penyangga panggul menjadi lebih lemah.
  • Kelebihan berat badan: Obesitas menambah tekanan pada otot dasar panggul, meningkatkan akibat terjadinya prolaps.
  • Pekerjaan berat: Mengangkat peralatan berat secara acapkali namalain aktivitas corak nan berat juga dapat meningkatkan risiko.
  • Riwayat bedah panggul: Operasi di wilayah panggul dapat melemahkan struktur penyangga rahim.

9 Gejala prolaps uteri

Mengalami prolaps uteri, bisa menyebabkan Bunda mengalami beberapa indikasi berikut ini.

1. Perasaan tekanan di panggul

Perasaan tekanan namalain berat di wilayah panggul adalah salah satu indikasi umum prolaps uteri. Sensasi ini bisa terasa seperti ada sesuatu nan menekan ke bawah, seolah-olah ada sesuatu nan bakal keluar dari tubuh. Ini disebabkan oleh uterus nan telah turun dan menekan struktur panggul lainnya.

2. Nyeri punggung bawah

Nyeri punggung bawah sering kali muncul berbarengan dengan tekanan di panggul. Rasa sakit ini dapat menjalar dari panggul ke punggung bawah. Penyebabnya adalah tekanan tambahan pada saraf dan jaringan otot panggul akibat posisi uterus nan tidak normal.

3. Kesulitan buang air

Prolaps uteri bisa memengaruhi kegunaan kandung kemih dan usus besar. Kesulitan buang air mini dapat berupa sering merasa mau buang air, namun tidak dapat sepenuhnya mengosongkan kandung kemih. Kesulitan buang air besar dapat terjadi lantaran tekanan uterus nan turun menghalangi jalur pembuangan.

4. Inkontinensia

Inkontinensia urine, namalain ketidakmampuan menahan kencing, juga merupakan indikasi umum. Ini bisa termasuk kebocoran urine saat batuk, bersin, namalain tertawa. Kondisi ini terjadi lantaran perubahan posisi kandung kemih dan uretra nan disebabkan oleh prolaps uteri.

5. Munculnya benjolan di vagina

Wanita dengan prolaps uteri sering kali merasakan namalain memandang adanya benjolan namalain tonjolan di area vagina. Ini adalah bagian dari uterus nan telah turun dan kadang-kadang apalagi bisa terlihat namalain terasa di luar vagina.

6. Hubungan seks jadi tak nyaman

Rasa sakit namalain ketidaknyamanan saat berasosiasi seksual adalah indikasi lain dari prolaps uteri. Ini bisa disebabkan oleh perubahan struktur anatomi panggul dan vagina, serta emosi tekanan namalain nyeri nan mengenai dengan kondisi tersebut.

7. Keputihan berlebihan

Prolaps uteri dapat menyebabkan peningkatan jumlah keputihan. Keputihan ini bisa berwarna jernih, putih, namalain kadang-kadang disertai dengan darah. Perubahan ini terjadi lantaran iritasi dan gesekan nan disebabkan oleh posisi uterus nan turun.

8. Infeksi saluran kemih berulang

Karena posisi kandung kemih nan berubah, wanita dengan prolaps uteri sering kali mengalami jangkitan saluran kemih nan berulang. Hal ini disebabkan ketidakmampuan untuk sepenuhnya mengosongkan kandung kemih, nan membikin kuman lebih mudah berkembang biak.

9. Kelelahan

Kelelahan nan berlebihan adalah indikasi umum lainnya. Beban corak dari prolaps uteri dapat menyebabkan tubuh menjadi sigap lelah. Selain itu, rasa tidak nyaman dan nyeri nan berkepanjangan juga dapat menguras daya dan menyebabkan kelelahan kronis.

Cara mengatasi turun peranakan namalain prolaps uteri

Banyak juga Bunda nan bertanya-tanya apakah prolaps uteri bisa sembuh namalain tidak? Umumnya, prolaps uteri nan belum parah namalain belum mencapai tingkatan total, bisa diatasi dengan beberapa cara. Berikut dua langkah nan bisa Bunda coba untuk penanganan prolaps uteri.

  • Pessarium vagina

Pessarium adalah perangkat nan dimasukkan ke dalam memek untuk mendukung dan menjaga posisi uterus. Sangat krusial untuk mengikuti petunjuk dari master mengenai perawatan, pengangkatan, dan pemasangan pessarium.

Perlu diketahui juga, pada kasus prolaps nan parah, penggunaan pessarium dapat menyebabkan iritasi, ulserasi, dan masalah seksual. Konsultasikan dengan master untuk menentukan apakah perawatan ini sesuai namalain tidak.

  • Operasi

Melansir dari Medical News Today, prolaps uteri dapat diatasi melalui prosedur operasi nan dilakukan melalui memek namalain perut. Operasi prolaps uteri ini melibatkan penggunaan cangkok kulit, jaringan donor, namalain perangkat lain untuk menopang uterus.

Dalam kasus nan sangat parah, master mungkin bakal merekomendasikan histerektomi. Prosedur ini mengharuskan Bunda melakukan pengangkatan uterus dan bisa juga mengangkat beberapa bagian lain dari sistem reproduksi.

  • Komplikasi nan mungkin terjadi pada prolaps uteri?

Prolaps uteri dapat menyebabkan beragam komplikasi nan memengaruhi kualitas hidup penderitanya. Berikut adalah penjelasan panjang tentang komplikasi nan mungkin terjadi pada prolaps uteri.

  • Infeksi saluran kemih

Prolaps uteri sering menyebabkan tekanan pada kandung kemih nan dapat mengganggu aliran normal urine dan menyebabkan jangkitan saluran kemih, Bunda. Gejala ISK meliputi sensasi terbakar saat buang air kecil, sering buang air kecil, dan emosi tidak tuntas setelah buang air kecil.

  • Masalah buang air besar

Tekanan dari uterus nan prolaps juga dapat mempengaruhi rektum dan menyebabkan kesulitan buang air besar namalain sembelit. Dalam beberapa kasus, pasien mungkin mengalami rektokel, dengan tembok rektum menonjol ke dalam memek dan membikin buang air besar menjadi susah dan tidak nyaman.

  • Ulserasi dan iritasi vagina

Uterus nan menonjol keluar dari memek dapat menyebabkan gesekan dan iritasi pada jaringan vagina. Ini dapat menyebabkan ulserasi namalain luka terbuka nan menyakitkan dan berisiko infeksi. Luka ini memerlukan perawatan medis untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.

  • Gangguan seksual

Prolaps uteri dapat menyebabkan ketidaknyamanan namalain rasa sakit selama aktivitas seksual, nan bisa mengurangi kepuasan dan gelombang hubungan seksual antara Bunda dan Ayah. Selain itu, rasa malu namalain kekhawatiran tentang kondisi ini dapat mempengaruhi kehidupan seksual pasien secara psikologis.

  • Hidronefrosis

Dalam kasus nan parah, prolaps uteri dapat menekan ureter dan menyebabkan penumpukan urine di ginjal. Kondisi ini akhirnya bisa menimbulkan masalah kesehatan baru yaiti hidronefrosis nan dapat merusak ginjal jika tidak diobati.

  • Prolaps organ lain

Prolaps uteri sering kali disertai dengan prolaps organ panggul lainnya seperti kandung kemih namalain rektum. Hal ini dapat menyebabkan kombinasi indikasi nan lebih kompleks dan memerlukan perawatan nan lebih intensif.

Bagaimana mendiagnosis prolaps uteri?

Diagnosis prolaps uteri melibatkan beberapa langkah utama. Dokter bakal mulai dengan menanyakan riwayat medis dan indikasi nan dialami pasien, seperti adanya benjolan namalain tekanan di area vagina, kesulitan buang air mini namalain besar, rasa sakit selama aktivitas seksual, dan riwayat kehamilan namalain operasi panggul sebelumnya

Selanjutnya, pemeriksaan corak dilakukan nan mencakup pemeriksaan panggul menggunakan spekulum untuk memvisualisasikan dan meraba posisi uterus serta tembok vagina. Jika ada indikasi nan melibatkan masalah buang air kecil, master mungkin melakukan tes tambahan seperti uroflowmetri namalain cystoscopy.

Dokter juga bakal mulai mengukur derajat prolaps uteri berasas seberapa jauh uterus telah turun, dengan kategori dari derajat 1 (turun sedikit) hingga derajat 4 (keluar sepenuhnya dari vagina). Tes pencitraan seperti ultrasonografi panggul namalain MRI mungkin diperlukan untuk pertimbangan lebih lanjut. Jika pasien mengalami masalah buang air mini nan signifikan, tes urodinamik juga bisa dilakukan untuk mengevaluasi kegunaan kandung kemih dan uretra. 

Apa pilihan pengobatan untuk prolaps uteri?

Pengobatan untuk prolaps uteri berjuntai pada tingkat keparahan prolaps, indikasi nan dialami, serta kesehatan dan preferensi pasien. 

  • Perubahan style hidup

Langkah awal nan sering direkomendasikan adalah perubahan style hidup dan aktivitas corak ringan misalnya latihal kegel. Latihan Kegel bermaksud memperkuat otot dasar panggu dan membantu mengurangi indikasi prolaps.

Selain itu, menurunkan berat badan juga bisa dicoba lantaran dapat mengurangi tekanan pada otot panggul. Hindari juga untuk mengangkat beban berat lantaran dapat menyebabkan tekanan tambahan pada area tersebut.

  • Terapi estrogen topikal

Terapi estrogen topikal meliput penggunaan krim namalain tablet estrogen nan dapat membantu memperkuat jaringan memek dan dasar panggul, terutama pada wanita pasca menopause.

  • Prosedur operasi

Dalam kasus prolaps nan lebih parah, intervensi bedah mungkin diperlukan. Ahli bedah dapat memperbaiki prolaps uteri melalui prosedur nan dilakukan melalui memek namalain perut, menggunakan cangkok kulit, jaringan donor, namalain bahan lain untuk menopang uterus. 

Bagaimana langkah mencegah prolaps uteri?

Langkah pencegahan selalu lebih baik dari pada langkah pengobatan, maka dari itu lakukanlah beberapa langkah berikut untuk mencegah prolaps uteri.

1. Istirahat pasca persalinan nan cukup

Melansir dari Vinmec International Hospital, setelah melahirkan sebaiknya tidak melakukan olahraga berat namalain bekerja terlalu keras untuk memastikan pemulihan nan optimal. Setelah masa pemulihan awal, hindari berebahan terlalu lama di tempat tidur dan mulailah berolahraga secara lembut.

Selain itu, cegah sembelit setelah melahirkan dengan menjaga pola makan tinggi serat, banyak minum air putih, dan mengonsumsi makanan nan membantu melancarkan buang air besar. Jaga tubuh tetap hangat untuk mencegah masuk angin dan batuk nan dapat memperburuk kondisi.

2. Latihan kegel

Senam untuk memperkuat otot panggul dan anus sangat krusial bagi wanita setelah melahirkan lantaran dapat membantu meningkatkan kesehatan dan mencegah prolaps uteri secara efektif. Latihan Kegel merupakan salah satu jenis senam nan bermanfaat.

Latihan ini bisa dilakukan sembari duduk di bangku namalain berebahan di lantai. Untuk melakukannya, kendurkan otot pinggul dan perut, luruskan punggung, dan letakkan lengan sejajar dengan lutut.

Bunda bisa mulai dengan mengencangkan otot dasar panggul dan mengangkat pinggul selama 2 hingga 5 detik, kemudian rileks selama 10 detik untuk memberi waktu otot untuk beristirahat. Ulangi pengencangan dan relaksasi ini sebanyak 10 kali.

Untuk mencegah prolaps uteri, krusial untuk menjaga kesehatan otot dasar panggul dengan cara-cara di atas. Jika ada indikasi nan menunjukkan kemungkinan prolaps uteri, segera konsultasikan dengan master untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan nan tepat.

Semoga info ini berfaedah ya, Bunda.

Bagi Bunda nan mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

Selengkapnya
Sumber Info Kesehatan Kincaimedia
Info Kesehatan Kincaimedia