BANGBARA.COM - Pernahkah Anda menerima pesan seperti “Pesanan Anda sedang dikirim, cek resinya di sini” padahal Anda tidak pernah berbelanja? Hati-hati, itu bisa jadi penipuan dengan modus social engineering. Penipu menyamar sebagai jasa pengiriman alias toko online dengan tampilan nan mirip asli, bermaksud untuk membikin korban mengklik link rawan nan bisa mencuri info pribadi dan menguras rekening alias batas kredit.
Modus penipuan ini dimulai dengan pesan tiruan nan dikirimkan melalui WhatsApp, SMS, alias email, nan menyatakan bahwa paket sedang dikirim alias sudah dikirim. Jika pesan tersebut diabaikan, pelaku bakal menghubungi korban melalui telepon dan mendesaknya untuk mengklik link, dengan ancaman biaya tambahan jika tidak segera dilakukan.
Setelah korban mengklik link alias mengunduh aplikasi palsu, info pribadi dan OTP bisa dicuri, serta akun finansial dapat diambil alih oleh pelaku. Pesan penipuan ini sangat meyakinkan lantaran menggunakan logo resmi, bahasa profesional, dan mengenai kebiasaan shopping online, sehingga banyak orang menjadi lengah.
Untuk mencegahnya, jangan sembarangan mengklik link nan mencurigakan, cek pesanan melalui aplikasi resmi, aktifkan Two-Factor Authentication (2FA), dan laporkan jika ada perihal nan mencurigakan. Bagi pengguna Akulaku, hubungi Call Center 1500920 untuk verifikasi alias melaporkan penipuan. Waspada adalah langkah terbaik untuk melindungi diri di era digital.
10 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·