Minggu lalu, terjadi kegemparan nan cukup besar ketika dikabarkan bahwa Coyote vs Acme, movie live-action/animasi dari Warner Bros. dibatalan untuk tujuan perpajakan serta pertimbangan memberatkan lainnya, dan tidak bakal dirilis oleh studio tersebut – baik di bioskop maupun melalui Max, platform streaming mereka. Namun, sekarang movie tersebut telah mendapatkan keringanan. Menurut laporan Matthew Belloni dari Puck.com, Warner Bros. telah berbalik arah dan memutuskan untuk menjual movie tersebut kepada pihak nan berminat, daripada menghapus movie tersebut dari peredaran.
Proyek Coyote vs Acme nan digawangi oleh John Cena ini tampaknya bakal bernasib sama dengan movie Batgirl nan bernasib buruk, nan dibatalkan meskipun sudah nyaris mencapai tahap akhir pascaproduksi. Namun, sekarang tampaknya perihal ini tidak bakal terjadi, lantaran setelah menerima reaksi keras dari komposer, sutradara, dan para fans movie ini, mungkin ada angan untuk memandang movie ini dalam waktu dekat di platform lain.
Seperti nan dilaporkan sebelumnya, Coyote vs Acme bakal membawa karakter Looney Tunes, Wile E. Coyote, ke layar lebar, dan telah mendapatkan beberapa pujian dari penayangan uji cobanya. Namun, menurut rincian nan diungkapkan oleh Deadline, movie ini tidak dilihat sebagai opsi nan layak untuk streaming di Max, rilis bioskop, alias untuk dijual ke platform streaming lain. Sebaliknya, tampaknya WBD telah melakukan penghapusan sebesar $30 juta dari anggaran movie nan dilaporkan sebesar $70 juta.
Ada banyak aspek nan menyebabkan rencana awal untuk membatalkan Coyote vs Acme, tetapi tidak diragukan lagi bahwa penampilan jelek Warner Bros. di box office tahun ini memainkan peran nan sangat besar.
Diumumkan oleh Warner Bros Pictures pada bulan Agustus 2018, Coyote Vs. Acme akan disutradarai oleh Dave Green, sementara Chris McKay dari The Lego Batman Movie awalnya menandatangani perjanjian untuk memproduseri sebelum dia meninggalkan proyek tersebut pada Desember 2020.
Coyote v. Acme akan menceritakan kisah seorang pengacara apes nan mengambil Wile E. Coyote sebagai kliennya. Cayote nan merupakan karakter animasi ikonik tersebut mau menuntut Acme lantaran banyak produk cacatnya. Namun, keadaan berubah ketika bos dari mantan firma norma sang pengacara rupanya mewakili Acme dalam gugatan tersebut.
2 tahun yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·