Trik mengepel lantai pakai cuka dapur, hasilnya bersih, kesat, dan wangi tahan lama

Sedang Trending 10 jam yang lalu
Trik mengepel lantai pakai cuka dapur, hasilnya bersih, kesat, dan wangi tahan lama

cara mengepel lantai | foto ilustrasi: Gemini AI

- Merawat kebersihan lantai rumah jadi salah satu perihal krusial dalam menjaga lingkungan tempat tinggal tetap sehat dan nyaman. Lantai nan bersih membikin tampilan rumah lebih menarik, sekaligus mencegah penumpukan debu dan kotoran nan bisa berakibat pada kesehatan, terutama bagi penunggu rumah nan rentan alergi alias mempunyai gangguan pernapasan.

Menyapu Saja Tidak Cukup, Lantai Tetap Perlu Dipel Rutin

Agar lantai betul-betul bersih, menyapu setiap hari saja tidak cukup. Lantai rumah perlu dipel secara rutin lantaran debu dan kotoran bisa menumpuk dengan mudah pada permukaannya, sehingga proses mengepel menjadi langkah tambahan nan tidak bisa dilewatkan.

Masalah nan Sering Muncul Saat Mengepel Lantai

Meski rutin dipel, lantai tidak selalu jadi lebih bersih dan nyaman. Dalam beberapa kasus, lantai justru menjadi licin alias malah berbau setelah dipel. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh kain pel nan sebenarnya sudah kotor, alias racikan sabun pembersih nan digunakan kurang tepat.

Salah satu langkah umum nan sering dilakukan untuk membikin lantai lebih kesat adalah mencampurkan sabun cuci piring dengan cairan pembersih lantai. Sabun cuci piring memang dikenal bisa membikin permukaan lantai jadi lebih kesat dan bersih.

Trik Alternatif dari YouTube untuk Lantai Lebih Kesat

Selain sabun cuci piring, ada pilihan bahan dapur lain nan juga efektif membikin lantai jadi lebih kesat, seperti nan ditunjukkan oleh akun YouTube BABY OFFICIAL. Dalam salah satu videonya, dia membagikan langkah mengepel lantai rumah menggunakan satu bahan dapur tambahan agar hasilnya lebih awet kesatnya.

Dikutip BrilioFood dari YouTube BABY OFFICIAL pada Selasa (16/6/2026), bahan dapur nan dimaksud adalah cuka masak. Sifat masam pada cuka membantu mengangkat noda dan kotoran, sekaligus meninggalkan lapisan tipis nan membikin permukaan lantai terasa lebih kesat. Karena itu, cuka masak cocok digunakan untuk membersihkan lantai nan licin alias berminyak, seperti lantai dapur.

Langkah-Langkah Mengepel Lantai dengan Cuka

1. Siapkan air panas sebagai campuran utama

Trik mengepel lantai pakai cuka dapur, hasilnya bersih, kesat, dan wangi tahan lama

trik mengepel lantai pakai cuka
YouTube/BABY OFFICIAL

Rebus air hingga mendidih, lampau tuangkan ke dalam ember sebagai dasar campuran pembersih.

2. Tambahkan cairan pembersih lantai dan cuka

Masukkan cairan pembersih lantai dan cuka masak secukupnya ke dalam ember berisi air panas. Aduk-aduk campuran tersebut menggunakan kain pel agar tercampur rata.

3. Pel lantai dan biarkan kering dengan sendirinya

Trik mengepel lantai pakai cuka dapur, hasilnya bersih, kesat, dan wangi tahan lama

trik mengepel lantai pakai cuka
YouTube/BABY OFFICIAL

Gunakan kain pel nan sudah dicelupkan ke dalam campuran tersebut untuk membersihkan seluruh permukaan lantai. Campuran air panas dan cuka bakal membantu mengangkat noda lebih mudah sekaligus memberikan aroma segar nan tahan lama. Setelah selesai, biarkan lantai mengering secara alami agar hasilnya lebih bersih dan kesat.

Pemilik akun YouTube BABY OFFICIAL membagikan pengalamannya, "Ketika saya cobain ya memang sangat lumayan, biasanya sehari lenyap di pel kayak kena debu lagi ketika pakek air panas dan di tambahin cuka lebih keset gitu mom dan tahan lama."

FAQ

1. Apakah cuka masak kondusif digunakan untuk semua jenis lantai?

Cuka condong kondusif untuk lantai keramik alias lantai nan tahan terhadap masam ringan. Untuk lantai berbahan marmer, granit, alias kayu berlapis vernis, sebaiknya hindari penggunaan cuka lantaran sifat asamnya bisa merusak permukaan dalam jangka panjang.

2. Berapa komparasi cuka dan air nan ideal untuk mengepel?

Tidak ada patokan baku, namun umumnya cuka digunakan secukupnya sebagai campuran tambahan, bukan sebagai bahan utama, sehingga aromanya tidak terlalu menyengat saat lantai mengering.

3. Apakah campuran cuka dan air panas bisa menggantikan sabun pembersih lantai sepenuhnya?

Campuran ini lebih cocok digunakan sebagai bahan tambahan untuk meningkatkan hasil kesat, bukan sebagai pengganti penuh cairan pembersih lantai, terutama untuk lantai nan sangat kotor alias berminyak.

4. Apakah aroma cuka bakal tertinggal lama di lantai setelah dipel?

Aroma cuka umumnya bakal menghilang setelah lantai betul-betul kering dan tergantikan dengan aroma cairan pembersih lantai nan digunakan, sehingga tidak bakal tertinggal secara permanen.

5. Seberapa sering trik ini sebaiknya dilakukan agar lantai tetap kesat?

Trik ini bisa diterapkan secara rutin, misalnya setiap kali mengepel, namun bisa disesuaikan dengan kondisi lantai dan tingkat kekotorannya agar hasilnya tetap optimal tanpa berlebihan.

(brl/tin)

Selengkapnya
Sumber Info Kuliner briliofood
Info Kuliner briliofood