Pada awalnya motor jenis matic dirancang untuk menjelajah di jalan perkotaan. Segala kepraktisan nan ditawarkan memang sangat cocok untuk berkendara di jalan-jalan kota nan kerap diwarnai kemacetan. Namun seiring perkembangan zaman, motor matic berevolusi menjadi kendaraan nan bisa melibas beragam medan, apalagi ke wilayah perbukitan sekalipun.
Saat menjelajah menuju wilayah perbukitan, power motor matic sangat diandalkan agar dapat melibas tanjakan curam. Namun saat turun dari wilayah perbukitan, rem motor matic bakal bekerja keras. Seperti nan diketahui, motor matic tidak mempunyai engine brake layaknya motor manual. Oleh karena itu kami bakal memberikan sedikit tips gimana melakukan pengereman dengan motor matic di jalan menurun. Menurut kami ini krusial agar motor tidak kandas kegunaan alias rem blong, sehingga bisa dengan selamat sampai tujuan.
Yang pertama tentu kondisi rem dari motor matic itu sendiri. Sebelum melakukan perjalanan, pastikan rem berfaedah dengan baik. Cek kampas dan minyak rem apakah dalam kondisi ideal.
Saat melaju di jalan menurun nan cukup curam, usahakan untuk selalu mejaga kecepatan kendaraan. Bila terlalu sigap bakal membikin keahlian rem telalu berat, minyak rem rentan mendidih sehingga terjadi rem blong. Bila terlalu lambat, rentan bakal kehilangan keseimbangan.
Berikutnya adalah memaksimalkan kegunaan rem pada motor matic. Saat di jalan menurun, gunakan rem depan dan belakang secara bergantian alias bersamaan. Rem depan nan kuat menahan laju motor dan rem belekang untuk menjaga keseimbangan. Bila dirasa motor tetap melaju, gunakan keduanya secara bersamaan.
Sebisa mungkin hindari pengereman mendadak, perihal ini krusial agar roda motor tidak terkunci dan berujung pada kehilangan traksi. Posisikan jari senyaman mungkin agar mudah menjangkau tuas rem, perihal ini agar lebih cekatan saat diperlukan.
Baca juga : Tips Merawat Rem Motor Matic Agar Tetap Aman di Jalan
Posisi badan saat melakukan pengereman juga bisa menjadi aspek cukup menentukan. Jaga posisi badan selalu dalam keadaan tegak lurus, pandangan selalu ke depan agar siap dalam kondisi apapun. Tak lupa tatap rileks, lantaran jika dalam keadaan tegang condong kurang sigap.
Bila dirasa jalan menurun sangat panjang, sehingga motor sudah bekerja terlalu berat, ada baiknya untuk berakhir sesaat di tempat nan aman. Tujuannya agar suhu minyak rem dapat berangsur normal dan bisa Kembali bekerja secara optimal.
1 tahun yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·