Bitcoin terlihat kembali bergerak naik ke wilayah di atas $42.000 nan berbareng dengan sentimen positif nan datang dari perekonomian Amerika.
Sentimen positif ini merupakan hasil dari penentuan suku kembang referensi Amerika nan dikabarkan tidak bergerak naik dan tetap tetap seperti bulan lalu, memberi ruang untuk aset berisiko bergerak naik kembali menjelang akhir tahun.

Penentuan Suku Bunga Acuan Amerika
Pada awal hari ini, Amerika telah resmi menentukan suku kembang referensi serta membeikan pandangan mengenai potensi penentuan suku kembang untuk tiga tahun ke depan.
Terlihat bahwa saat ini suku kembang referensi Amerika tetap stagnan tetap seperti bulan lampau ialah pada 5,5% memberi angan bahwa perekonomian Amerika tetap pulih secara perlahan dan tidak memburuk di akhir tahun.

Data Suku Bunga Acuan Amerika
Dalam penentuan suku kembang referensi awal hari ini, Amerika juga memberi beberapa pernyataan melalui komite FOMC Bank Sentral Amerika, nan menyatakan bahwa suku kembang referensi kedepannya bakal terus bergerak turun berbareng pemulihan perekonomian.
Dengan suku kembang referensi nan terus bergerak turun, proyeksi ahli ekonomi di pasar finansial saat ini adalah kemungkinan Dolar Amerika bakal kembali bergerak turun dan pemulihan nilai dan nilai dari aset berisiko.
Dalam tiga tahun ke depan, suku kembang referensi bakal turun secara perlahan dengan sasaran suku kembang referensi Amerika tetap sama seperti nan ditetapkan oleh Jerome Powell, Kepala Bank Sentral Amerika, ialah pada 2,5%.
Terlihat bahwa pada Tahun 2024, proyeksi suku kembang referensi bakal berada pada 4,6% nan kemungkinan bakal tercapai pada akhir tahun.
Sehingga, perlu diingat bahwa dalam satu tahun ke depan meski diproyeksikan turun, suku kembang referensi tersebut tetap tinggi dan tetap ada potensi suku kembang referensi bergerak naik dan turun hingga akhirnya mencapai sasaran 4,6%.
Potensi volatilitas ini datang dengan banyaknya kejadian nan bakal dilaksanakan pada 2024 termasuk pemilihan presiden baru untuk Amerika nan umumnya menyebabkan volatilitas tinggi bagi perekonomiannya.
Pemilihan presiden ini tidak hanya terjadi di Amerika namun nyaris di seluruh dunia, sehingga kemungkinan besar perekonomian bumi bakal bergerak secara volatil, nan secara langsung bakal mempengaruhi kebanyakan aset di pasar keuangan.
Namun dalam dua hingga tiga tahun ke depan, perekonomian bumi bakal melakukan penyesuaian sehingga ada kemungkinan semua bakal kembali normal dan mulai pulih terutama setelah menjauh dari krisis di 2020 setelah pandemi.
Oleh lantaran itu sasaran suku kembang referensi di 2,5% tetap dapat tercapai namun butuh waktu nan lama sehingga kemungkinan apresiasi nilai untuk kebanyakan aset berisiko juga tetap mungkin namun butuh waktu nan lama.
Analisis Bitcoin
Untuk saat ini meski suku kembang referensi bergerak turun dan nilai mulai naik, tetap banyak trader dan penanammodal nan memilih menunggu dan belum membuka posisi.
Hal ini kemungkinan disebabkan oleh waktu saat ini nan menjelang akhir pekan sehingga menuju akhir pekan umumnya volatilitas relatif tinggi dan jika baru membuka posisi kemungkinan bakal berujung kerugian.
Data Open Interest Bitcoin Futures
Asumsi tersebut didukung oleh kondisi info open interest perjanjian futures Bitcoin nan terlihat bergerak turun dalam dua hari terakhir, menuju dan setelah pengumuman suku kembang referensi Amerika.
Terlihat bahwa dalam beberapa hari terakhir sebelum pengumuman suku kembang acuan, open interest bergerak naik berbareng dengan nilai Bitcoin namun turun saat open interest bergerak turun.
Pergerakan ini dapat membikin open interest sebagai info nan baik untuk memprediksi pergerakan Bitcoin, sehingga dengan info open interest nan turun, maka wajar jika kebanyakan trader lebih memilih menunggu dan tidak membuka posisi.
Grafik Mingguan BTCUSD
Dalam diagram mingguan, terlihat bahwa saat ini candlestick nan terbuka mulai merah, dan candlestick merah ini merupakan nan pertama sejak Oktober 2023, memberi pertanda adanya potensi koreksi.
Potensi koreksi juga ditambah dengan area Bitcoin nan harganya mulai terlihat jenuh, nan bisa dilihat dari parameter RSI. Oleh lantaran itu, untuk saat ini tetap ada kemungkinan Bitcoin bergerak turun untuk normalisasi harga.
Hal ini disebabkan candlestick harian tidak mudah berubah arah, dan saat berubah arah ada kemungkinan arahnya bakal terlihat jelas. Jika candlestick tertutup merah pada pekan ini, ada kemungkinan menuju akhir tahun Bitcoin bakal bergerak turun kembali.
Muhammad Syofri
Trader Forex dan Bitcoin nan sudah bergulat di bagian trading dari tahun 2013. Sering menulis tulisan tentang blockchain, forex dan cryptocurrency.
2 tahun yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·