Roti Okko dinyatakan mengandung Natrium Dehidroasetat, ini 11 efek samping jika dikonsumsi

Sedang Trending 1 tahun yang lalu
Roti Okko dinyatakan mengandung Natrium Dehidroasetat, ini 11 pengaruh samping jika dikonsumsi

pixabay.com

- Berdasarkan pernyataan resmi pada Rabu, 23 Juli 2024, BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) mengungkapkan hasil temuan mereka mengenai roti Okko. Setelah melakukan pengetesan terhadap sampel nan diambil dari akomodasi produksi dan distribusi, ditemukan kandungan natrium dehidroasetat dalam produk roti tersebut.

BPOM menegaskan bahwa bahan ini, nan termasuk dalam kategori bahan kosmetik, tidak tercantum dalam daftar komposisi saat produk didaftarkan. Lebih lanjut, natrium dehidroasetat bukan merupakan bahan tambahan pangan nan diizinkan menurut izin BPOM Nomor 11 Tahun 2019 nan mengatur tentang Bahan Tambahan Pangan.

Hasil investigasi mengungkapkan, perbedaan antara komposisi nan tercantum saat produk didaftarkan dengan ketika dipasarkan. Lebih lanjut, BPOM menemukan bahwa perusahaan kreator roti tersebut tidak mematuhi standar Good Manufacturing Practice (GMP) untuk pengolahan makanan.

Sebagai konsekuensinya, BPOM menginstruksikan PT Abadi Rasa Food selaku produsen roti Okko untuk menghentikan peredaran produk mereka. Lebih lanjut, perusahaan tersebut diwajibkan untuk memusnahkan roti Okko nan telah diproduksi dan melaporkan hasil pemusnahan kepada BPOM.

Lantas apa saja pengaruh samping natrium dehidrosetat jika telanjur dikonsumsi? Berikut BrilioFood lansir pengaruh mengonsumsi bahan kosmetik tersebut, dari beragam sumber pada Kamis (25/7).

1. Iritasi pada saluran pencernaan.

Roti Okko dinyatakan mengandung Natrium Dehidroasetat, ini 11 pengaruh samping jika dikonsumsi

foto: pexels.com

Dapat menyebabkan rasa tidak nyaman, mual, dan gangguan pencernaan. Zat ini dapat memengaruhi keseimbangan pH sistem pencernaan. Perubahan pH nan mendadak alias signifikan bisa menyebabkan ketidaknyamanan dan mual.

2. Reaksi alergi.

Beberapa orang mempunyai sistem kekebalan tubuh nan lebih sensitif terhadap zat-zat tertentu, termasuk natrium dehidroasetat. Tubuh mungkin mengenali natrium dehidroasetat sebagai unsur asing dan memicu respons imun, nan dapat menyebabkan indikasi alergi. Reaksi alergi sering bisa seperti pelepasan histamin dalam tubuh, nan dapat menyebabkan gatal-gatal dan ruam kulit.

3. Gangguan keseimbangan elektrolit.

Roti Okko dinyatakan mengandung Natrium Dehidroasetat, ini 11 pengaruh samping jika dikonsumsi

foto: Instagram/@galerihusna2020

Dapat memengaruhi kadar natrium dalam tubuh, mengganggu keseimbangan elektrolit. Zat ini mengandung natrium, nan merupakan salah satu elektrolit krusial dalam tubuh. Ketika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan, dapat meningkatkan kadar natrium dalam darah. Perubahan kadar natrium dapat memengaruhi osmolaritas darah, nan pada gilirannya dapat mengganggu keseimbangan cairan dan elektrolit lainnya.

4. Sakit kepala.

Mengandung natrium nan dapat menganggu keseimbangan elektrolit dalam tubuh. Perubahan mendadak dalam kadar natrium bisa memicu sakit kepala. Beberapa orang mungkin mempunyai sensitivitas unik terhadap unsur aditif makanan, termasuk natrium dehidroasetat. Reaksi ini bisa manifestasi dalam corak sakit kepala.

5. Pusing.

Roti Okko dinyatakan mengandung Natrium Dehidroasetat, ini 11 pengaruh samping jika dikonsumsi

foto: pexels.com

Dapat menyebabkan rasa pusing alias vertigo. Zat natrium dehidroasetat mungkin berpengaruh pada kegunaan sistem saraf pusat, khususnya area nan mengenai dengan keseimbangan dan orientasi spasial. Gangguan ini bisa mengakibatkan sensasi pusing alias vertigo.

6. Mual dan muntah.

Gangguan pada sistem pencernaan bisa menyebabkan mual dan muntah. Zat natrium dehidroasetat dapat mengiritasi lapisan saluran pencernaan, terutama lambung dan usus. Iritasi ini merangsang reseptor di tembok lambung nan memicu refleks mual dan muntah. Penting untuk dicatat bahwa intensitas pengaruh ini dapat bervariasi antar individu. Jika seseorang mengalami mual dan muntah berkepanjangan setelah terpapar natrium dehidroasetat, disarankan untuk mencari support medis.

7. Diare.

Roti Okko dinyatakan mengandung Natrium Dehidroasetat, ini 11 pengaruh samping jika dikonsumsi

foto: pexels.com

Konsumsi berlebihan dapat menyebabkan diare. Penting untuk diingat bahwa pengaruh ini umumnya terjadi pada konsumsi berlebihan. Dalam jumlah mini nan diizinkan sebagai pengawet makanan, natrium dehidroasetat biasanya tidak menyebabkan masalah signifikan bagi kebanyakan orang. Namun, jika Anda mengalami diare alias indikasi pencernaan lainnya setelah mengonsumsi produk nan mengandung unsur ini, sebaiknya hentikan dan konsultasikan dengan dokter.

8. Gangguan kegunaan hati.

Penggunaan jangka panjang alias dosis tinggi bisa memengaruhi kegunaan hati. Hati adalah organ utama nan bertanggung jawab untuk mendetoksifikasi zat-zat asing dalam tubuh. Paparan terus-menerus terhadap natrium dehidroasetat dapat membebani sistem detoksifikasi hati. Penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan akumulasi unsur ini dalam jaringan hati, nan berpotensi mengganggu kegunaan normal sel-sel hati.

9. Gangguan kegunaan ginjal.

Dapat membebani ginjal dalam proses pembuangan unsur ini dari tubuh. Natrium dehidroasetat adalah unsur tambahan nan tidak alami bagi tubuh. Ginjal berkedudukan krusial dalam menyaring dan membuang zat-zat asing alias toksin dari darah. Ginjal kudu bekerja ekstra untuk memfiltrasi unsur ini dari darah. Proses ini dapat meningkatkan beban kerja ginjal, terutama jika dikonsumsi dalam jumlah besar alias secara terus-menerus.

10. Perubahan tekanan darah.

Bisa juga berpengaruh pada tekanan darah lantaran kandungan natriumnya. Ketika Anda mengonsumsi natrium berlebih, tubuh condong menahan lebih banyak air untuk mempertahankan keseimbangan. Dengan begitu, volume darah total juga bakal meningkat.

Jika volume darah lebih tinggi, berfaedah jantung kudu bekerja tambah keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Kombinasi kerja jantung nan lebih berat dan tekanannya kian tinggi pada pembuluh darah dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah.

11. Kelelahan.

Roti Okko dinyatakan mengandung Natrium Dehidroasetat, ini 11 pengaruh samping jika dikonsumsi

foto: pexels.com

Beberapa orang mungkin mengalami rasa capek nan tidak biasa setelah mengonsumsi unsur ini. Natrium dehidroasetat dapat memengaruhi keseimbangan elektrolit dalam tubuh, terutama kadar natrium. Ketidakseimbangan elektrolit dapat menyebabkan kelelahan. Tubuh perlu bekerja ekstra untuk memproses dan mengeluarkan unsur kimia ini, terutama hati dan ginjal. Proses ini dapat menguras daya tubuh.

Trik memilih roti bungkusan nan menyehatkan tubuh.

Berikut adalah beberapa trik memilih roti bungkusan nan sehat dan tinggi nutrisi.

1. Periksa bahan utama.

Pilih roti dengan bahan utama tepung gandum utuh (whole wheat flour) alias tepung biji-bijian lainnya. Bahan ini kaya serat dan nutrisi.

2. Perhatikan daftar bahan.

Semakin pendek daftar bahan, umumnya semakin baik. Hindari roti dengan banyak bahan tambahan nan susah diucapkan.

3. Cek kandungan serat.

Pilih roti dengan kandungan serat minimal 3 gram per porsi. Serat baik untuk pencernaan dan membikin kenyang lebih lama.

4. Perhatikan gula tambahan.

Hindari roti dengan kadar gula tinggi. Cari roti dengan gula di bawah 5 gram per porsi.

5. Periksa kandungan natrium.

Pilih roti dengan natrium rendah, idealnya di bawah 200 mg per porsi.

6. Cari protein.

Roti dengan kandungan protein nan baik (minimal 3-4 gram per porsi) lebih mengenyangkan dan bergizi.

7. Perhatikan fortifikasi.

Beberapa roti diperkaya vitamin dan mineral tambahan, nan bisa menjadi nilai plus.

8. Hindari pengawet buatan.

Pilih roti dengan pengawet alami alias tanpa pengawet jika memungkinkan.

9. Cek kalori.

Perhatikan jumlah kalori per porsi, terutama jika Anda sedang mengontrol asupan kalori.

10. Perhatikan tekstur.

Roti dengan corak padat umumnya lebih bergizi dibandingkan nan sangat ringan dan berongga.

Dengan memperhatikan poin-poin ini, Anda dapat memilih roti bungkusan nan lebih sehat dan bergizi untuk dikonsumsi sehari-hari. Jangan lupa untuk tetap mengonsumsi roti sebagai bagian dari diet seimbang, ya.

(brl/lut)

Selengkapnya
Sumber Info Kuliner briliofood
Info Kuliner briliofood